Disdik Kepri Diduga Tahan Dana Hibah


Sabtu, 16 April 2016 - 05:03:16 WIB

TANJUNGPINANG, Haluan — Dinas Pendidikan Provinsi Kepri (Disdik Kepri) dituding menahan dan menghambat proses pencaian dana hibah sebesar Rp15 miliar yang dialokasikan untuk pendanaan Kam­pus Universitas Maritim Raja Ali Haji (Umrah). Hal tersebut dikatakan Rektor Umrah Prof Syaf­sir Akhlus di Tan­jung­pinang, Jum’at (15/4).

Syafsir Akhlus mengatakan bahwa pihaknya telah berkali-kali mencoba men­cairkan dana hibah tersebut untuk segera dipergunakan untuk membayar gaji para dosen dan staf. Namun hingga kini pen­cairan belum dapat dilakukan.”Kami tidak tahu kenapa penyebabnya, yang jelas kami sudah mengupayakan dan memohon ber­kali-kali agar proses tersebut dapat dilak­sanakan untuk dapat kami gunakan,” ungkap Syafsir Akhlus kembali.

Dilanjutkan Syafsir, dana hibah tersebut akan dipergunakan untuk membayar tun­jangan dosen dan staf IMRAH mulai dari unsur terkecil hingga tertingga yang sudah sejak enam bulan yang lalu hingga saat ii belum dibayarkan. Serta berbagai kegiatan lainnya yang hingga kini masih belum dapat terlaksana. “Saya prihatin dengan kondisi ini, karena hal ini berkibat, munculnya banyak persepsi negatif. Bahkan pimpinan di Umrah-pun terkena dampaknya,” tegasnya.

Ditegskannya secara administrasi, Um­rah sudah menyerahkan seluruh per­syaratan yang dibutuhkan untuk mengajukan pen­cairan dana hibah itu. Bahkan surat rekomendasi pencairan dana hibah itu sudah ditandatangani pihak terkait.

Namun dana hibah itu tidak akan pernah cair jika Kepala Disdik Kepri tidak me­nan­datangani admisnistrasi pencairan.”Sejak awal, jajaran Umrah ditugaskan untuk menangani permasalahan itu, tetapi tetap tidak terealisasi, karena tergantung Disdik Kepri. Saya tidak mengerti kenapa Disdik Kepri menahannya,” ujar Syafsir.

Menurutnya, berulang kali pejabat Umrah yang menangani permasalahan itu juga telah menemui Kepala Dinas Pen­didikan Tanjungpinang Yatim Mustafa. Namun tidak memperoleh hasil yang positif, sesuai harapan para dosen dan staf. “Untuk itu, saya mengimbau Kepala Dinas Pen­didikan Kepri tolong memperhatikan nasib keluarga besar Umrah, karena tidak ada hambatan lain,” lanjut Syafsir.  (hk)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 03 Mei 2016 - 02:52:44 WIB

    Disdik Riau Salurkan Soal UN SMP

    PEKANBARU, HALUAN — Dinas Pendidikan Provinsi Riau mulai menyalurkan soal-soal Ujian Nasional (UN) tingkat SMP/MTS/SMPT/SMP LB, se-Kabupaten Kota, Senin (2/5) hingga hari Rabu (4/5)..
  • Sabtu, 12 Maret 2016 - 03:36:53 WIB

    Disdik Meranti Validasi Data Guru

    MERANTI, HALUAN—Ke­pala Dinas Pendidikan dan Kebu­dayaan Kabu­paten Ke­puluan Meranti M Arif MN mengaku pi­haknya masih melakukan va­lidasi data guru maupun se­kolah di tingkat SMA/ SMK yang akan segera diserahkan ke.
  • Jumat, 26 Februari 2016 - 02:14:38 WIB
    Belum Bayar Uang Sekolah

    Kadisdik: Siswa Jangan Dilarang UN

    PEKANBARU, HALUAN—Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Pekanbaru, Abdul Jamal, menegaskan, kepada seluruh kepala se­kolah di Kota Pekanbaru, agar tidak melarang siswa untuk mengikuti ujian,lantaran be­lum bisa melunasi.
  • Sabtu, 06 Februari 2016 - 03:48:50 WIB

    Disdik Batam Siap Gelar UN Online

    BATAM, HALUAN—Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam mengaku telah siap menggelar ujian nasional (UN) online atau model Computer Bassist Test (CBT)..
  • Senin, 11 Januari 2016 - 02:45:01 WIB

    Disdik Tetapkan 13 Dewan Pendidikan Riau

    PEKANBARU, HALUAN — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Riau telah me­ne­tapkan sebanyak 13 orang se­bagai Dewan Pendidikan Provinsi Riau masa bahkti 2016-2021. Penetapan na­ma tersebut sesuai dengan Surat Keputusan Pelaks.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]