Relokasi Pedagang Rujak Tanpa Biaya


Senin, 18 April 2016 - 02:55:53 WIB

BATAM CENTRE , HALUAN  — Walikota Batam H Muhammad Rudi  membantah relokasi 36 pedagang rujak dipungut biaya Rp40 juta. Ia menegaskan relokasi peda­gang rujak tanpa biaya sepeser pun.

“ Tidak ada biaya apapun untuk relokasi 36 pedagang rujak. Yang jelas usai Lebaran mereka dengan sukarela pindah sendiri ke sana (Seraya Atas).” kata Rudi yang ditemui di Dataran Engku Putri,  Jumat (15/4).

Rencananya, pedagang rujak tersebut akan direlokasi ke lahan milik PKP di Seraya Atas.

Menurut Rudi, pedagang rujak tersebut minta relokasi ditunda sementara waktu mengingat semakin dekatnya bulan puasa dan Lebaran. Setelah itu, mereka akan pindah dengan sendirinya tanpa diminta.

“Kami khawatir mereka dimanfaatkan oleh oknum tertentu. Namun saya sudah perintahkan Kadis UKM untuk melakukan crosscek” katanya.

Relokasi, lanjut Rudi, tetap jalan dan hal itu sudah dibincangkan dengan pemilik lahan bahwa lokasi mereka akan digunakan untuk pedagang rujak menjelang dapat alternatif lain.

Rudi menyebutkan, nantinya seluruh pedagang yang berjualan di jalur hijau akan disatukan sesuai lokasi wilayah masing-masing. Rencana ini sudah pernah dibahas dengan sejumlah stakeholder. Namun, kata dia, lokasi belum bisa disebutkan karena masih tahap negosiasi.

“Misalnya pedagang Jodoh dan Nagoya kita satukan di satu tempat sehingga lokasi baru tersebut menjadi ramai,” ujarnya.

Intinya setiap pedagang di jalur hijau yang akan direlokasi, solusinya sudah dipikirkan dan bukan sekedar digusur tanpa ada solusi. Tujuannya agar kedepan Batam bisa lebih baik lagi. Kepala Dinas  UKM Batam Febrialin akan memanggil seluruh pedagang rujak yang akan direlokasi. Ia akan menegaskan tidak ada pembayaran atau pun pungutan bagi mereka yang direlokasi.

“ Pedagang hanya diminta uang jaminan Rp1 juta dan itu untuk biaya listrik dan air. Uang tersebut nantinya bisa diambil lagi. Sedangkan untuk uang sewanya hanya Rp500 ribu per bulan,” katanya. Rudi juga mengatakan, dirinya sudah membincangkan masalah ini dengan PKP untuk meminta keringanan selama setahun ini. Setelah itu sesuai aturan mereka  yakni sebesar Rp700 ribu per bulan. (h/par)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu, 20 April 2016 - 02:24:34 WIB

    Pedagang Pasar Kaget Tolak Direlokasi

    Pedagang Pasar Kaget Tolak Direlokasi PEKANBARU, HALUAN — Pasca digusur beberapa waktu lalu, Senin (18/4) puluhan pedagang Pasar Kaget Rumbai Bukit mendatangi kantor Walikota dan gedung DPRD Kota Pekanbaru untuk menyampaikan aspirasi terkait rencana Pemko Pekan.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]