WNI Diculik di Perairan Fhilipina


Senin, 18 April 2016 - 03:16:26 WIB

JAKARTA, HALUAN — Warga Negara Indonesia (WNI) kem­bali menjadi korban penculikan di perairan Fhilipina. Me­nang­gapi hal tersebut, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan korps TNI siap melakukan tindakan tegas un­tuk membebaskan semua WNI yang disandera.

“Saya sebagai Panglima TNI sudah menyiapkan pa­su­kan untuk melakukan tin­da­kan tegas baik di laut, di darat sampai di hutan saya siap. Saya juga sudah mengerahkan dua Kapal Perang yaitu KRI Badau dan KRI Sla­met Riyadi ke daerah per­ba­tasan,” tegas Jen­deral TNI Ga­tot Nurmantyo dalam kete­ra­ngan tertulis yang dite­ri­ma Republika.co.id, Ahad (17/4).

Panglima TNI juga me­nyam­paikan akan mel­ak­sa­na­kan koordinasi dengan Pangl­ima Angkatan Bersenjata Fili­pina dan Malaysia untuk ber­sama-sama melakukan Patroli ter­koordinasi.  “Tetapi apabila terjadi se­suatu di wilayah negara Ma­laysia dan Filipina, maka saya akan melakukan koordinasi, siapa yang cepat maka dia yang boleh kesana. Ini adalah lang­kah-langkah yang segera dila­kukan,” kata Panglima TNI.

Perjanjian yang akan dibuat nantinya, menurut Panglima TNI adalah kesepakatan ang­katan bersenjata negara te­tangga bisa menindak cepat ancaman yang ada di de­kat­nya. 

“Apabila Indonesia dan Filipina sudah melakukan MoU untuk melakukan kerja sama Patroli Terkoordinasi, maka pasti akan aman. Tetapi sekarang kan tidak aman, ka­rena itu diluar wilayah Negara Ke­satuan Republik Indo­nesia,” ucap Panglima TNI.

Disamping itu, Panglima TNI akan segera mungkin me­laksanakan koordinasi dengan Panglima Diraja Malaysia dan Filipina, karena wilayah itu berbatasan dengan tiga negara. “Filipina  akan melakukan operasi besar-besaran di Kepu­lauan Zulu. Operasi yang dilakukan negara tetangga kita tunggu saja,” pungkas Panglima TNI. (h/rol)

loading...

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu, 17 Oktober 2020 - 14:34:00 WIB

    Sukoso: Dalam UU Ciptaker, Auditor Halal Harus WNI dan Beragama Islam

    Sukoso: Dalam UU Ciptaker, Auditor Halal Harus WNI dan Beragama Islam HARIANHALUAN.COM - Viral di media sosial rekaman video seseorang yang menyampaikan bahwa Pasal 14 UU No 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal (JPH) dihapus dalam UU Cipta Kerja. Pasal 14 mengatur tentang syarat auditor h.
  • Senin, 05 Oktober 2020 - 13:39:25 WIB

    Pulang ke Tanah Air, Pemerintah Fasilitasi Repatriasi 29 WNI dari Suriname

    Pulang ke Tanah Air, Pemerintah Fasilitasi Repatriasi 29 WNI dari Suriname HARIANHALUAN.COM – Di tengah situasi pandemi COVID-19 yang terus meningkat setiap harinya di Suriname dan Guyana, KBRI Paramaribo tetap berupaya untuk melakukan perlindungan WNI, salah satunya membantu repatriasi para WNI .
  • Sabtu, 19 September 2020 - 15:10:14 WIB

    62 WNI Migran Korban PHK Dapat Layanan Rehsos

    62 WNI Migran Korban PHK Dapat Layanan Rehsos HARIANHALUAN.COM — Kementerian Sosial Republik Indonesia melalui Rumah Perlindungan dan Trauma Center (RPTC)  Ditjen Rehabilitasi Sosial memberikan layanan rehabilitasi sosial kepada 62 Warga Negara Indonesia Migran (WNI-.
  • Selasa, 08 September 2020 - 06:38:23 WIB

    Ribuan WNI Dideportasi dari Malaysia Sepanjang Tahun 2020

    Ribuan WNI Dideportasi dari Malaysia Sepanjang Tahun 2020 HARIANHALUAN.COM - Pemerintah Malaysia telah mendeportasi 1.137 warga negara Indonesia (WNI) sepanjang tahun 2020. Dilansir dari laman Kementerian Luar Negeri, WNI yang dideportasi itu adalah mereka tersangkut masalah hukum d.
  • Senin, 31 Agustus 2020 - 23:06:33 WIB

    KBRI Abu Dhabi Desak Pemulangan WNI ABK

    KBRI Abu Dhabi Desak Pemulangan WNI ABK HARIANHALUAN.COM – Indonesia melalui Perwakilan-Perwakilannya selalu memantau dan memastikan para WNI dalam keadaan baik terutama di negara-negara dimana COVID-19 masih menjadi perhatian. KJRI Dubai temui 12 WNI yang bekerj.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]