Peran Pengedar Sabu ke Karyawan Bank Didalami

Pemprov Diminta Ikut Bertindak


Senin, 18 April 2016 - 04:19:48 WIB

PADANG, HALUAN — Ter­ungkapnya kasus peredaran narkoba jenis sabu yang me­ngait­kan oknum karyawan bank di Sumbar makin menguatkan tabir peredaran barang haram ini sudah menyasar ke seluruh lapisan masyarakat. Se­be­lum­nya, beberapa profesional, juga berurusan dengan polisi seperti oknum guru hingga oknum penegak hukum sendiri.

“Pemeriksaan terhadap “FS” yang anak mantan pim­pinan bank itu masih kami lakukan. Namun, pemeriksaan terhadap “P” selaku pengedar sabu ke “FS” masih kami da­lami untuk pen­gem­ba­ngan,” sebut Kanit I Sat Res­narkoba Polresta Padang, Iptu Heritsyah saat dihubungi Ha­luan.

Dari pengakuan sementara, ternyata “P” sudah melakukan aktifitas peredaran narkoba sudah cukup lama. Bahkan, tahun 2009 lalu, ia pernah ditahan karena kasus serupa. “FS” sendiri dari hasil pe­merik­saan urine sudah di­nya­takan positif. Informasi awal yang berhasil dikumpulkan Haluan, “FS” merupakan ka­ryawan bank yang bertugas di salah satu kantor cabang di luar Kota Padang.

Saat tertangkap Rabu(13/4) lalu, di kediamann FS di Wis­ma Indah, Tabing, petugas mengamankan satu paket sabu sedang seberat dua gram, satu unit timbangan digital, pirek kaca, plastik kemas sabu, tiga unit telepon genggam jenis Samsung dan Nokia.

Menanggapi makin marak­nya peredaran narkoba di Sum­bar, anggota DPRD menilai butuh langkah luar biasa oleh pemerintah provinsi untuk me­mutus mata rantai narkoba di Sumbar.

Wakil Ketua Komisi V DPRD Sumbar Novrizon me­nuturkan, untuk memberikan efek jera perlu diberikan tin­dakan tegas bagi para pengedar narkoba tersebut. Apakah itu pejabat, dari unsur Polisi, TNI dan pelajar sekalipun hingga para profesional.

“Jangan pandang bulu lagi. Hal ini sudah sangat merusak generasi muda di Sumbar. Kita bersama semua elemen ma­sya­rakat juga harus bahu mem­bahu menyelematkan generasi muda dari bahaya na­r­ko­ba,” tukas politisi partai De­mokrat ini.

Novrizon juga mendukung dilakukannya tes urin kepada seluruh pejabat yang ada di lingkungan Provinsi Sumbar. Karena melalui langkah ini akan dapat memutus mata rantai narkoba.

Badan Narkota Nasional Provinsi (BNNP) mencatat ada 63.352 orang pengguna nar­koba di Sumbar dimana 20.906 merupakan pelajar. Untuk pekerja itu 22.179 orang dan pengangguran/IRT sebanyak 20.272 orang. Bahkan guru SD pun pernah ditangkap karena memakai narkoba.

Kategorikan ke dalam cara pakai, coba-coba pakai se­banyak 27.587 orang, pemakai teratur 15.895 orang, melalui suntik 1.965 orang dan non suntik 18.175 orang. Semen­tara yang baru bisa dire­h­a­bilitasi baru 1.433 orang melalui rumah sakit dan IPWL yang ada.

Sementara, Ketua Komisi V BIdang Kesejahteraan DPRD Sumbar, Apris mengatakan butuh langkah luar biasa dari Pemerintah daerah untuk mem­berantas narkoba di Sumbar. Apa yang dilakukan saat ini kata Apris belum menunjukkan hasil yang luar biasa.

“Kepada Gubernur Sum­bar kita berharap agar bisa me­­ngeluarkan edaran ke ka­bu­paten/kota untuk melakukan tes urin. Ini salah satu langkah yang bisa dilakukan untuk meminimalisir peredaran nar­koba, khususnya untuk pe­jabat,” kata politisi dari Partai Nasdem ini kepada Haluan Minggu, (17/4) malam melalui sambungan telepon di Padang.

Apris juga meminta agar seluruh anggota DPRD Sum­bar juga melakukan hal yang sama dengan melakukan tes urin.  (h/isr)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Ahad, 22 Maret 2020 - 06:05:41 WIB

    Wali Kota Padang Dorong Pemprov Sumbar Tutup Sementara BIM

    Wali Kota Padang Dorong Pemprov Sumbar Tutup Sementara BIM PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah mengusulkan kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk menutup sementara jalur penerbangan Internasional sebagai upaya pencegahan Covid-19..
  • Kamis, 09 Januari 2020 - 18:14:04 WIB

    Wow, Pemprov Sumbar akan Sulap Muaro Batang Arau Jadi Magnet Kapal-kapal Pesiar

    Wow, Pemprov Sumbar akan Sulap Muaro Batang Arau Jadi Magnet Kapal-kapal Pesiar Pemprov Sumbar bakal mengembangkan pelabuhan Muaro Batang Arau menjadi ikon baru untuk menarik wisatawan dan menggairahkan roda perekonomian masyarakat. Pelabuhan yang merupakan jalur transit dari Eropa ke Jawa itu bakal disu.
  • Kamis, 06 Desember 2018 - 10:31:48 WIB

    Pelajari Penertiban Hiburan Malam, Pemko Kunker ke Pemprov Jakarta 

    Pelajari Penertiban Hiburan Malam, Pemko Kunker ke Pemprov Jakarta  PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Keberhasilan Pemprov DKI Jakarta menutup tempat hiburan malam bermasalah tanpa menimbulkan polemik dan kegaduhan mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Salah satunya dari Pemko Padang..
  • Kamis, 06 Desember 2018 - 10:31:48 WIB

    Pelajari Penertiban Hiburan Malam, Pemko Kunker ke Pemprov Jakarta 

    Pelajari Penertiban Hiburan Malam, Pemko Kunker ke Pemprov Jakarta  PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Keberhasilan Pemprov DKI Jakarta menutup tempat hiburan malam bermasalah tanpa menimbulkan polemik dan kegaduhan mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Salah satunya dari Pemko Padang..
  • Kamis, 22 Maret 2018 - 02:30:51 WIB
    SOAL MEGATHRUST

    BMKG Ingatkan Pemprov

    BMKG Ingatkan Pemprov PADANG, HALUAN — Ancaman gempa dahsyat belum surut di Sumbar mengingat potensi Megathrust Mentawai masih harus disikapi oleh Pemprov Sumbar.  Melihat kondisi itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)  meng.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]