Peningkatan Kapasitas Organisasi Perempuan

Anggota Organisasi Belum Terlatih


Senin, 18 April 2016 - 16:12:23 WIB

PADANG, HALUAN—Sejak dulu, kaum perempuan sudah mengenal organisasi yang dipelopori oleh Kartini, untuk memperjuangkan pendidikan yang layak dan kesempatan perempuan mencari nafkah. Di era reformasi yang tidak ada lagi penghambat, organisasi perempuan terus bermunculan yang bergerak diberbagai profesi, kemasyarakatan dan keagamaan.

Namun keberadaan organisasi perempuan itu, tak berkembang sesuai harapan. Jumlah organisasi perempuan yang eksis masih berfluktuatif dari tahun ke tahun. Realitas ini disebabkan berbagai hal, diantaranya pola kerja dalam tata kelola sumber daya pada masing-masing organisasi dalam lingkaran pengambil kebijakan.

“Karena itu, SDM organisasi perempuan harus ditingkatkan,” ujar Ernalis, Kabid Pengarustmaan Gender Badan Pemberdayaan Perempuan dan KB Sumbar, saat jadi narasumber Peningkatan Kapasitas dan Jaringan Organisasi Perempuan di Sumbar, Sabtu (16/4) di Padang.

Sebab,  ada kalanya perempuan yang duduk dalam organisasi itu belum terlatih dan teruji ke­mam­puannya. Karena itu, perempuan yang aktif dalam organisasi perem­puan, berkewajiban meningkatkan kemampuan dan kapasitas diri dalam berorganisasi.

Dikatakan, setiap anggota orga­nisasi termasuk organisasi perem­puan harus bisa mendedikasikan dirinya untuk kemajuan perem­puan dan anak. Caranya, dengan memperbaiki tantangan yang meng­hambat kemajuan perem­puan dan perkembangan anak dengan program yang jelas, te­rencana dan terukur.

Selain itu, organisasi perem­puan sebagai lembaga yang peduli nasib perempuan dan anak, maka harus mampu mengembangkan organisasi dengan selalu mem­pedomani berbagai peraturan perundangan yang memperhatikan masalah perempuan dan anak dalam pembangunan.

“Dalam peningkatan kapasitas organisasi perempuan dan lembaga pemberdayaan perempuan, sangat diperlukan sosok seorang perem­puan yang mampu membawa or­ganisasi ke arah yang lebih baik,” katanya.

Hal ini, tentu akan berdampak terhadap peningkatan kuantitas dan kualitas kemandirian orga­nisasi perempuan, sehingga nan­tinya akan mampu bermitra de­ngan pemerintah dalam menjalan­kan program pemberdayaan pe­rem­puan, eksistensi organisasi perempuan sangat dibutuhkan oleh pemerintah sebagai mitra dan ujung tombak yang ampuh dalam menjalankan program pemba­ngunan.

Kegiatan ini diikuti sekitar 60 peserta yang merupakan unsur ketua dan sekretaris organisasi perempuan di Sumbar. Mereka diberikan materi tentang Strategi dan Kebijakan Badan Pember­dayaan Perempuan dalam Meng­gan­deng Organisasi Perempuan sebagai mitra kerja, Komunikasi Efektif, Capacity Building Orga­nisasi Perempuan dan Manajemen Organisasi. (h/vie)

 

 

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]