Pekanbaru Banjir

Pasar Bawah Berubah Jadi Pasar Air Mata


Senin, 18 April 2016 - 16:52:29 WIB
Pasar Bawah Berubah Jadi Pasar Air Mata PENGENDARA sepeda motor melintasi genangan air yang membanjiri ruas jalan di Pekanbaru, Riau, Minggu (17/4). Buruknya drainase membuat kawasan tersebut kerap digenangi banjir ketika hujan turun. (ANTARA)

PEKANBARU, HALUAN — Hujan lebat yang meng­guyur Kota Pekanbaru sejak subuh hingga Minggu (17/4) pagi, mengakibatkan terendamnya beberapa ruas jalan dan perumahan warga. Salah satunya di basement Pasar Bawah yang menga­lami ketinggian air men­capai 1 meter. Bahkan seo­rang pedagang di sana me­nyebut Pasar Bawah beru­bah menjadi pasar air mata.

“Basah semua, tahun ini yang parah, tak ada jual beli mana mau orang beli kayak gini, kalau begini terus pasar ini bisa kembali berganti nama, dulunya pasar bawah sekarang pasar wisata, sekarang pasar wisata jadi pasar air mata. Tolonglah pemerintah tanggap dengan nasib kami ini “ katanya dengan nada kesal, Minggu (17/4).

Dari pantauan Haluan Riau di lokasi, hingga Minggu petang, meski tiga mobil penyedot air milik Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Keba­karan (BPBPK), diturunkan untuk membantu menyedot air, namun belum sepenuhnya tuntas me­ngeringkan genangan air di jalan sekitar dan basemen di pasar yang terletak di Jalan Senapelan itu.

Beberapa petugas dari BPBPK dibantu pengelola pasar tampak masih melakukan penye­dotan dari dua sisi jalan masuk pasar yakni, Jalan Akbar (pintu utara) dan Jalan Moh Yatim yang disiagakan dua unit mobil pe­nyedot. Ditambah satu unit mo­bil disiagakan di Jalan Akbar. Sementara disekitar lokasi terli­hat para pedagang sibuk me­mindahkan barang ketempat tinggi dan lebih aman.

Kepala BPBPK Kota Pekan­baru Burhan Gurning, dikon­firmasi mengatakan, sudah menu­runkan tiga unit mobil penyedot air dengan personel sebanyak 30 orang dikerahka menyedot gena­ngan dibasemen untuk dialirkan ke Sungai Siak, ada juga ditu­gaskan untuk menarik selang dan mengawasi mesin penyedot.

Hingga pukul 17.00 WIB, personel BPBPK masih berji­baku menyedot genangan dilantai dasar, seluruh petugas dipos Jalan Cempaka, kata Gurning, diturunkan ke pasar bawah. Menurut Gurning tergenangnya air dilantai dasar diduga kuat akibat saluran air yang mengarah ke drainase tersumbat.

“Kalau lancar pasti tak meng­genang air disana, selain pasar bawah, kita juga menyebar pulu­han petugas di beberapa titik banjir. Seperti di Jalan Suka Karya, Ahmad Yani, Dharma Bakti dan di sekitar Sungai Batak Kecamatan Tenayan Raya.

Banjir serupa juga terjadi di Jalan Dwikora, Kelurahan Suka­mulya, Kecamatan Sail, dilokasi itu puluhan rumah warga teren­dam banjir hingga sepinggang orang dewasa. Tak ada aktivitas yang bisa dilakukan selain me­nguras dan memindahkan ba­rang- barang ketempat tinggi dan kerumah tetangga.

“Hancur bang, tiap hujan saja selalu begini, kami tak bisa jualan, TV kami saja terendam, dagangan harian hanyut semua ke Sungai Sail. Ini sudah banjir kedua setelah minggu kemarin, tapi tidak separah ini,” kata Wiwid, ibu rumah tangga bersa­ma warga lain, ditanya permasalahan.

Lurah Sukamulya, Rosmiati, dikonfirmasi terkait musibah yang dialami warga menjelaskan, untuk daerah itu, Pemko Pekan­baru sudah berencana untuk membuat parit tapi masih berupa galian saja. Atas musibah itu, Rosmiati justru menyebut sudah memperingatkan warga untuk tidak membuang sampah sem­barangan.

“ Hujannya memang lebat, saya lihat beberapa parit banyak tersumbat, jadi bagaimanalah lagi kan, saya selaku lurah berharap agar masyarakat tidak membuang sampah kedalam parit. Mengenai kerugian materi, kita akan cari­kan solusi. Tapi kita lihat dululah nanti, Senin,(18/4), kalau me­mang banyak kerugian, kita akan minta bantuan Dinas Sosial. Senin nanti akan kami pantau dan data warga yang terkena banjir itu,” kata Rosmiati.

Sementara itu Camat Sail, Tri Seprana Putra, saat dikonfirmasi Haluan Riau menanyakan berapa jumlah warga yang terkena banjir tersebut. Ditanyakan apa upaya pihak kecamatan terhadap warga yang terkena banjir, Putra hanya menjawab, akan mengungsikan ketempat aman seperti musola dan tempat lain.

“ Ada berapa warga pak yang terkena banjir? nanti akan kita ungsikan ke musola, bila ada yang sakit, nanti kita bantu obat- obatan kerjasama dengan Pus­kesmas, nanti kita pantau,” singkatnya.(hr/her)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat, 31 Januari 2020 - 19:51:41 WIB

    Pasar Van Der Capellen Ramaikan Malam Minggu di Batusangkar

    Pasar Van Der Capellen Ramaikan Malam Minggu di Batusangkar BATUSANGKAR, HARIANHALUAN.COM -- Setelah satu tahun lebih mengisi Minggu pagi masyarakat kota Batusangkar, Pasar Van Der Capellen sebagai destinasi digital GenPi yang dikemas dengan nuansa saisuak (tempo dulu), kini akan turu.
  • Senin, 31 Oktober 2016 - 00:37:03 WIB

    Dinas Pasar Usulkan Denda Rp500 Ribu untuk PKL

    Pekanbaru, Haluan — Aksi kucing-kucing yang ditunjukkan pedagang kaki lima Pasar Senapelan (dulu Pasar Kodim) membuat ge­ram Dinas Pasar. Peraturan daerah (perda) baru pun dirancang. Membeli dan men­­jual di daerah terla.
  • Selasa, 09 Agustus 2016 - 03:18:01 WIB

    Gula di Pasaran Natuna Masih Mahal

    Gula di Pasaran Natuna Masih Mahal NATUNA, HALUAN — Keberadaan gula di Natuna sudah banyak beredar di pasaran, hanya saja pedagang dan kon­sumen masih mengeluh karena harga gulanya masih mahal..
  • Rabu, 27 Juli 2016 - 03:36:26 WIB

    Pasar Ikan Siantan Akan Jadi 2 Lantai

    ANAMBAS, HALUAN — Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) berencana akan melaksanakan revitalisasi Pasar Ikan Siantan. Pasalnya kondisi satu-satunya pasar ikan yang ada di Kota Tarempa sudah mulai mem­prihatink.
  • Selasa, 21 Juni 2016 - 03:08:52 WIB

    Daging Impor Serbu Pasar Tradisional

    Daging Impor Serbu Pasar Tradisional DUMAI, HALUAN — Pasca naiknya harga di pasaran, daging impor ilegal mulai membanjiri sejumlah pasar tradisional di Kota Dumai. Masyarakat diminta hati-hati dalam mengonsumsinya, ka­rena bahan pangan tersebut diduga tidak s.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]