Wabup Perintahkan Dirikan Posko Pencegahan DBD


Selasa, 19 April 2016 - 02:43:14 WIB

Arosuka, Haluan—Me­nindaklanjuti merebaknya kasus Demam Berdarah De­ngue (DBD)sejak sebulan terakhir di wilayah kabupaten Solok, wakil Bupati Solok Yulfadri Nurdin meminta kepala SKPD terkait untuk mendirikan posko untuk pen­cegahan penyebaran penyakit mematikan itu. Langkah ini dilakukan menyusul mere­baknya penyakit ini hingga menelan korban jiwa dan sejumlah warga harus men­dapat perawatan insentif di RSU Solok beberapa waktu lalu.

Keputusan ini diambil, kata wabup setelah dirinya menggelar rapat mendadak di kantor BPBD Kabupaten So­lok, Rabu tanmggal 13 April lalu, setelah pihaknya me­m­bezuk sejumlah warga  yang terkena virus demam ber­darah. Rasa pedulinya se­makin bangkit ketika jumlah pasien DBD yang menginap di RSU Solok telah mencapai 20orang yang berasal dari wilayah Kecamatan Singkarak dan Kecamatan Kubung.

Menyaksikan kondisi itu, mantan ketua komisi IV DP­RD Sumbar dan wakil ketua DPRD kab Solok itu langsung memanggil sejumlah kepala dinas terkait, diantaranya kepala BPBD, Kepala Dinas Kesehatan dan Direktur RS­UD Arosuka. “ Kita tidak ingin wabah demam berdara semakin berkembang. Karena itu diinstruksikan dinas teknis melakukan pencegahan,” te­gas Wabup Solok Yulfadri Nurdin ketika di konfirmasi selesai kegiatan coffe morning diMakodim 0309 Solok, Jum­at (15/4).

Sebagai solusi dari anca­man wabah DBD tersebut, Yulfadri menekankan pen­tingnya kepedulian  bersama antar warga setempat. Disam­ping itu, Dinas Kesehatan diperintahkan mendirikan posko di lokasi-lokasi yang dianggap rawan sebaran nya­muk Aedes aegypti sebagai penyebar penyakit DBD.

Kecuali menggugah kepe­dulian, Yulfadri mengins­truksikan petugas dinas Kese­hatan agar selalu berada di posko DBD yang didirikan di nagari yang ditengarai rawan berkembangnya Aedes aegy­pti. Dengan adanya posko, petugas dengan cepat me­nangangi warga yang teri­n­dikasi DBD. “ Dinas Kese­hatan harus serius menangani wabah DBD ini. Kita tidak mau korban berjatuhan lagi,” kata Yulfadri.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, satu keluarga masyarakat jorong Kapuah, nagari Sumani, Kecamatan X Koto Singkarak,  harus me­nginap di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Solok kare­na diserang puluhan warga Sumani diserang penyakit Deman Berdarah Dangue (DBD),. Satu diantara korban Ernawati (62) dikhabarkan meninggal dunia  setelah sebelumnya juga sempat men­dapat rawatan di RS Tentara Solok. (h/ndi)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]