Pemko Kembali Himpun Aspirasi Perantau


Selasa, 19 April 2016 - 02:46:53 WIB

SAWAHLUNTO, HALUAN — Pemerintah Sawahlunto kem­bali menggelar pertemuan dengan para perantau asal Sawahlunto, yang berada di Jakarta, di bawah naungan Badan Koordinasi Ikatan Ke­luarga Sawahlunto Jakarta dan Sekitarnya (Bakor – IKSJ), di Jakarta, pekan lalu.

Dalam pertemuan yang berlangsung lebih dari tiga jam itu, baik pemerintah maupun Bakor IKSJ sama-sama ber­keinginan melakukan kerja sama, dalam upaya percepatan pembangunan kota seluas 279,­5 kilometer persegi, bekas tambang batubara terbuka tersebut.

Sebagai organisasi induk, yang memayungi berbagai ika­tan keluarga dari Kota Sawah­lunto, Bakor IKSJ meminta agar terjalin kerja sama, berupa sharing informasi terkait per­kembangan daerah maupun tanah rantau.

“Kami minta informasi perkembangan kota, untuk disosialisasikan di tengah ma­syarakat Sawahlunto di peran­tauan,” ujar pengurus Bakor IKSJ, di bawah pimpinan H. Zulkarnain Oeyoeb dan sek­retaris Jasyanto Sahoer.

Informasi akan perkem­bangan Kota Sawahlunto, sa­ngat dibutuhkan Bakor IKSJ, pasalnya organisasi yang mewa­dahi banyak ikatan keluarga dan paguyuban tersebut, meng­alami kevakuman hampir enam tahun terakhir.

Menanggapi keinginan ter­se­but, Walikota Sawahlunto, Ali Yusuf berkeinginan dila­kukannya MoU antara Peme­rintah Sawahlunto dengan Bakor IKSJ, dengan tujuan untuk memperjelas kegiatan yang akan dilakukan serta tanggung jawab masing-ma­sing.

Ali Yusuf yang didampingi beberapa kepala satuan kerja perangkat daerah, juga sempat melakukan ekspos terhadap perkembangan pembangunan, yang dilakukan Sawahlunto dalam beberapa waktu tera­khir.

Mulai dari semakin tu­runnya persentase angka ke­miskinan Sawahlunto yang berada di posisi 2,25, atau berada di posisi ketiga terkecil nasional, hingga angka per­tumbuhan perekonomian Sa­wahlunto yang ada di atas pertumbuhan perekonomian Provinsi Sumbar.

Di sisi lain, di tengah upaya meningkatkan kunjungan wisa­tawan ke Sawahlunto sebagai kota tujuan wisata, menurut Ali Yusuf, di bawah pimpinannya, pemerintah juga begitu all out dalam mempromosikan keka­yaan tradisional Sawahlunto, yakni kerajinan tenun songket Silungkang.

Tidak hanya di tatanan nasional, promosi kerajinan yang kini memiliki hampir seribu pengerajin, yang terse­bar di empat kecamatan itu, juga menyasar internasional, dengan menggandeng pe­ngu­saha nasional.

“Sebagai warga masyarakat Sawahlunto yang berada di perantauan, pemerintah ber­harap perantau ikut menjadi promotor bagi berbagai produk kerajinan yang dihasilkan ma­syarakat di kampung halaman,” ujar Ali Yusuf.

Selain itu, Walikota Ali Yusuf, juga mengharapkan peran Bakor IKSJ untuk men­jadikan kawasan Silungkang sebagai sentra perdagangan menjadi pusat grosir layaknya Aur Kuning Bukittinggi.

Dalam pertemuan Bakor dan Pemerintah Sawahlunto, hadir Persatuan Keluarga Si­lung­kang (PKS), Ikatan Warga Talawi (IWT), Ikatan Warga Kolok (Iwako), Ikatan Ke­luarga Kubang Jakarta (IKKJ), Ikatan Keluarga Lumindai, serta Ikatan Keluarga Sa­wah­lunto Kota (IKSK).

Zulfikar Thaher, salah seo­rang pengurus Bakor IKSJ, berharap, pertemuan dengan pemerintah tersebut, dapat berjalan secara berkelanjutan. Termasuk dilakukannya perte­muan dengan DPRD Sawah­lunto.(h/dil)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]