Mayoritas Usaha di Payakumbuh Belum Berizin


Selasa, 19 April 2016 - 03:13:04 WIB

PAYAKUMBUH,HALUAN — Perekonomian Kota Payakumbuh semakin berkembang. Hal itu bisa terlihat dengan menjamurnya rumah makan/restoran, kuliner, home industri dan yang lainnya. Namun, dibalik sehatnya ekonomi itu, ternyata masih ditemukan sejumlah usaha yang belum memiliki izin UKL-UPL dan SPPL.

Kakan Lingkungan Hidup, Payakumbuh Ir. Syamsurial, ketika dihubungi di ruang kerjanya, Senin (18/4), meneyebut, sejumlah pengusaha belum memiliki izin UKL-UPL (Upaya Pe­ngelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan dan SPPL atau Surat Pernyataan Lingkungan).

Dikatakan, setiap pengurusan izin ling­kungan yang diterbitkan kantor Lingkungan Hidup (KLH) untuk seluruh usaha dan kegiatan masyarakat tidak dipungut biaya alias gratis. Bebas biaya berdasarkan Perwako No 92 tahun 2013 tentang setiap usaha/kegiatan wajib memiliki izin lingkungan.

 Menurut dia, setiap yang akan berdampak lingkungan wajib mengurus rekomendasi izin lingkungan ke KLH. Karena ini merupakan persyaratan izin yang akan dikeluarkan Badan Penanaman Modal Daerah dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPMD-PTSP).

 “KLH siap memberikan pelayanan prima dalam setiap pengurusan izin lingkungan. Dalam kepengurusan UKL-UPL berjalan selama 14 hari, sedangan urusan SPPL dapat diterbitkan setelah 7 hari, jika segala persya­ratannya sudah lengkap,” ujar Syamsurial.

Agar tidak tumbuh persoalan dikemudian hari, diiimbau kepada seluruh pelaku usaha sesegeranya mengurus izin tersebut ke KLH. “Kami siap memberikan pelayanan prima. Sejak diterbitkan SK Perwako kepedulian masyarakat sangat tinggi hingga mencapai 180 persen,” ulasnya.

Sekretaris BPMD-PTSP Payakumbuh, Indra Syofyan, di ruang kerjanya, kemarin menga­takan, segala urusan perizinan yang dire­komendasi KLH tidak perlu menunggu waktu lama, hanya satu hari dapat diambil dan bisa ditunggu jika segala persyaratannya sudah lengkap.

Dalam April ini, BPMD-PTSP juga akan melounching kartu identitas usaha gratis Sedangkan yang membayar itu hanya ketika mengeluarkan HO. “Saat ini, diakui tingginya partisipasi masyarakat untuk mengurus segala perizinan,” ulasnya.

Dua pelaku usaha kuliner di Kecamatan Payakumbuh Barat, Gusman (36) dan Yuliati (43), ketika dikonfirmasikan terkait izin lingkungan, mengakui memang belum mengan­tongi UKL-UPL dan SPPL. Meski demikian, dia berjanji dalam beberapa hari ini akan mengurusnya. (h/zkf)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]