Satu Lagi Penderita Gangguan Jiwa Dirujuk ke RS Gadut


Selasa, 19 April 2016 - 03:13:44 WIB
Satu Lagi Penderita Gangguan Jiwa  Dirujuk ke RS Gadut Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi ketika melepas Cemi ke RS Jiwa Padang, Minggu (17/4). (ZUL)

LIMAPULUH KOTA, HALUAN —  Cemi (17) masyarakat Jorong Sipatai, Nagari Taram, Keca­matan Harau yang mengalami ganguan jiwa sekaligus cacat mendapat perhatian Bupati Li­mapuluh Kota, Irfendi Arbi. Yang bersangkutan segera me­lalui perawatan di RS Jiwa Gadut Padang.

“Masyarakat jangan sampai membiarkan kalau ada diantara warga yang butuh bantuan me­nyangkut penyakit kejiwaan dan cacat dalam kehidupannya ter­paksa dimasung, merantai atau mengurung di rumah akibat ekonomi harus memberitahukan camat,” ujar bupati Irfendi Arbi ketika melepas Cemi ke RS Jiwa Padang, Minggu (17/4).

Dikatakan, apapun alasannya tindakan pemasungan, merantai atau mengurung penderita gang­guan jiwa  tetap tak dibenarkan. Setelah mendapat laporan ten­tang pemasungan tersebut, Irf­endi Arbi langsung datang ke lokasi dan membawa Cemi untuk diobati. “Apapun alasannya, tindakan pemasungan tidak da­pat dibenarkan,” katanya.

Kadis Kesehatan dr.Adel Nifiarman menyebut, orangtua Cemi beralasan, dia terpaksa mengurung anaknya karena di­kha­watirkan melarikan diri dari rumah dan tindakannya akan membahayakan warga sekitar. Padahal orang tuanya itu me­ngaku tidak tega untuk melihat anaknya dipasung.

Menurut dia, pemahaman masyarakat masih rendah ten­tang gangguan jiwa. Selain itu, juga disebabkan banyak pen­derita yang disembunyikan oleh keluarga. “Bisa jadi karena malu dilihat orang lain. Makanya disembunyikan,” papar Adel Nofiarman

Namun, seharusnya pen­deri­ta sakit jiwa tidak dipasung. Sebab pemasungan itu semakin membuat gangguan jiwa yang dialami penderita semakin pa­rah. Kebanyakan mereka yang dipasung itu, akhirna me­nga­muk, tambahnya.

Sejauh ini, kata Adel, untuk menahan laju penyakit gangguan jiwa, Dinkes melakukan berbagai upaya, mulai preventif dan pasca. Untuk upaya prefentif dengan menerjunkan petugas untuk memonitor warga yang dikha­watirkan memiliki kecen­deru­ngan mengalami gangguan jiwa. Selain itu, Dinkes gencar mela­kukan sosialisasi ke masyarakat tentang penyakit ini, termasuk ciri-ciri dan cara penanganannya. (h/zkf)

loading...

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 22 Oktober 2020 - 18:39:31 WIB

    Bupati Pasaman Canangkan Kesatuan Gerak PKK KB Kes 2020

    Bupati Pasaman Canangkan Kesatuan Gerak PKK KB Kes 2020 HARIANHALUAN.COM - Meski di tengah pandemi Covid-19, Bupati Pasaman Yusuf Lubis tetap mencanangkan kesatuan gerak Pemberdayaan Kesejahteran Keluarga (PKK) Keluarga Berencana Kesehatan (KB Kes) tahun 2020. .
  • Selasa, 20 Oktober 2020 - 22:56:32 WIB

    Berinovasi, Jorong di Nagari Kurnia Selatan Berlakukan Layanan Satu Pintu

    Berinovasi, Jorong di Nagari Kurnia Selatan Berlakukan Layanan Satu Pintu HARIANHALUAN.COM - Sebanyak 16 kejorongan di Nagari Kurnia Selatan Kecamatan Sungai Rumbai, Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, memberlakukan layanan satu pintu bagi masyarakat nagari tersebut yang membutuhkan layanan admi.
  • Rabu, 07 Oktober 2020 - 19:49:28 WIB

    Satu Unit Ekskavator untuk Normalisasi Batang Kamumuan Padang Pariaman Rusak

    Satu Unit Ekskavator untuk Normalisasi Batang Kamumuan Padang Pariaman Rusak HARIANHALUAN.COM - Satu unit alat berat ekskavator untuk pekerjaan normalisasi Batang Kamumuan di Nagari Koto Tinggi Kuranji Hilir, Sungai Limau Kabupaten Padang Pariaman terpaksa istirahat di samping kantor wali nagari setem.
  • Sabtu, 03 Oktober 2020 - 18:33:50 WIB

    Terindikasi Politik Uang, Masyarakat Laporkan Salah Satu Cagub Sumbar

    Terindikasi Politik Uang, Masyarakat Laporkan Salah Satu Cagub Sumbar HARIANHALUAN.COM - Salah satu Calon Gubernur (Cagub) dilaporkan oleh sejumlah warga ke Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Sumatera Barat oleh sejumlah warga yang mengaku berasal dari Kelurahan Parupuk Tabing, Sabtu (3/10/2020).
  • Jumat, 02 Oktober 2020 - 12:11:10 WIB

    BPS: Tak Ada Satupun Wisman ke Sumbar Agustus 2020

    BPS: Tak Ada Satupun Wisman ke Sumbar Agustus 2020 HARIANHALUAN.COM - Badan Pusat Statistik (BPS) Sumbar mencatat tidak ada satupun wisatawan mancanegara (wisman) yang datang ke Sumbar melalui Bandara Internasional Minangkabau (BIM) karena adanya pandemi virus Corona atau Cov.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]