Cacing Sutra Langka

Ribuan Benih Lele Terancam Mati


Selasa, 19 April 2016 - 03:21:26 WIB
Ribuan Benih Lele Terancam Mati

PARIAMAN, HALUAN - Sekitar 60 ribu ekor benih lele Sangkuriang F2 baru umur 2 haru setelah menetas terancam tum­buh tidak sempurna dan mati, karena kesulitan pakan utama berupa  cacing sutera yang biasa­nya dipasok dari dua daerah,  Kota Padang dan Bukitinggi.

“Kita kesulitan pakan utama benih ikan yang berumur sehari dan dua hari setelah menetas di BBI Kota Pariaman ini,”  kata Kepala UPT BBI Kota Pariaman, Ilham menjawab Haluan, Senin (18/4).

Cacing sutera biasanya di pasok dari Kota Padang dan Bukitinggi, namun pasokan dari Padang sejak pasca banjir, kondisinya sulit didapat, begitupun dengan paso­kan dari Bukitinggi, juga sulit.

Untuk mengganti cacing sutera itu, sementara benih yan baru menetas 1dan2 hari itu diberika pakan alternatif yang bernama spirulina.

Pakan ini tidak bisa bertahan lama, karena tidak pakan utama, jadi petugas di BBI ini berupaya terus  untuk dapat pasokan cacing sutera guna penyelamatan benih lele sagkuriang yang baru menetas tersebut.

Balai Benih Ikan (BBI) Kota Pariaman, tahun ini tidak lagi memproduksi calon induk lele sangkuriang, tetapi memproduksi benih lele sangkuriang jenis F2 atau lebih dikenal dengan sebutan produksi benih tebar lele sang­kuriang jenis F2.

Target tahun ini, kata Ilham didampingi staf teknis Zulkarnain, sebanyak 3,6 juta ekor dengan tujuan pasar antar provinsi selain lokal.

Kini pemijahan-pemijahan se­benarnya sedang jalan, tetapi karena ketidak adaan cacing sutera sebagai pakan utama benih lele yang beru menetas atau benih lele yang berusia 1 dua hari setelah menetas, kondisi pemijahan ter­paksa melihat ke­adaan pakan. (h/tri).

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]