Lomba Baca Kitab Kuning PKS

Muhammad Sa’id Juara Pertama


Selasa, 19 April 2016 - 03:22:31 WIB
Muhammad Sa’id Juara Pertama

PADANG, HALUAN—Ke­tua DPW PKS Sumbar H Irsyad Syafar mengatakan, kitab ku­ning merupakan sumber lite­ratur fiqih, hadis yang ditulis dalam bahasa arab gundul. Untuk itu, dasar dari seorang kyai adalah memahami dan me­nerapkan isi yang ada da­lam kitab kuning.

Menurutnya, kitab ku­ning adalah sebuah warisan yang perlu dilestarikan, dipelajari untuk kejayaan umat islam di indonesia. Lebih dari 200 Pondok Pesantren (Ponpes) yang didirikan PKS yang juga diajarkan membaca dan me­mahami kitab kuning.

“Kitab kuning adalah wa­risan para sahabat, ulama seluruh indonesia. Makanya kami ingin melestarikan dan memasyarakatkan kitab ku­ning, bukan hanya membaca tapi juga sekaligus me­ma­hami isi dari kitab kuning,” ujarnya, Senin (18/4).

Ia juga berencana, ke de­pan­nya lomba kitab kuning akan dimulai dari kabupaten kota hingga ke provinsi. Hal tersebut tidak lain untuk melestarikan, dan mem­budayakan membaca kitab kuning tidak hanya pada kalangan santri tapi juga pada masyarakat umum.

Untuk itu, agar ma­sya­rakat khususnya para santri lebih mengenal isi kitab kuning, sekaligus dalam rangka memperingati milad ke 18 DPW PKS menga­dakan lomba baca kitab kuning yang telah dise­leng­garakan kemarin, Minggu (17/4) di DPW PKS Sum­bar.

Lomba diikuti oleh le­bih dari 56 orang peserta, dan kitab yang dibaca da­lam lomba tersebut adalah kitab Mu’in karya Sywikh Ahmad Zainuddin bin Ab­dul Aziz Al Ma’bari Al Malibari Al Fannani Asy Syafi’i.

Dalam babak penyi­sihan yang sudah dilakukan, juara 1 diraih oleh Muhammad Sai’d yang berasal dari Pon­pes MTI Pasia Ampek Ang­kek Kabupaten Agam, juara 2 Elva Mahmudi dari Pon­pes Nurul Yaqin Padang Pariaman, dan juara 3 M Husnul Mubarak dari Pon­pes Andalusia Solok Sela­tan. Serta harapan 1 Muham­mad Nasri, harapan 2 Ak­mal Syarif, dan harapan 3 Rudi Nurjamal. Juara 1 tingkat sumbar akan mengi­kuti lomba pada tingkat nasional yang akan dilak­sanakan pada tanggal 24 April 2016 oleh Fraksi PKS DPR RI di kantor DPP PKS pusat.

Ketua Wilayah Sum­bagut DPP PKS H Her­manto yang juga anggota LPKS DPR RI mengatakan, tradisi membaca kitab ku­ning sangat kuat di daerah jawa, dan diikuti di Sumatra, dan Kalimantan. Ia me­ngatakan isi kitab kuning sendiri sangat lengkap, dan mudah dipahami makanya sering dipelajari di pesan­tren. Ia juga berharap, de­ngan adanya lomba ini bu­kan hanya menjadi ajang kompetisi atau mencari sang juara saja tapi lebih pada mendalami isinya un­tuk direalisasikan dalam kehidupan.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abid yang juga hadir saat pembukaan acara lomba kitab kuning mengatakan, kalau dari kecil sudah be­lajar kitab kuning maka saat besar akan terbiasa dan akan lebih memahami isinya. Perlunya mempelajari kitab kuning bukan hanya untuk kehidupan sehari-hari saja, tapi pada pendidikan politik memang harus dimulai dari pendidikan agama.

Ia juga berharap lomba ini akan diikuti juga oleh kabupaten kota, agar la­hirnya para ustad dan ustad­zah yang berilmu penge­tahuan yang seiring dengan perkembangan saat ini. Ser­ta, memotivasi partai lain­nya untuk melestarikan ba­ca kitab kuning. (h/rin)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]