Penggunaan Fasum untuk Pribadi

Dewan : Segel Kalau Bandel


Selasa, 19 April 2016 - 03:24:40 WIB
Dewan : Segel Kalau Bandel

PADANG, HALUAN— Komisi III DPRD (Bidang Pembangunan) Padang meminta  Pemko menindak tegas oknum masyarakat yang memanfaatkan fasilitas umum (fasum) untuk kepentingan pribadi.

Melalui tindakan tegas diharapkan ada efek jera yang dimunculkan sehingga per­buatan yang sama tidak dilakukan oleh pihak yang lainnya.

Hal tadi  disampaikan pihak DPRD menanggapi masih adanya oknum pengusaha yang memanfaatkan fasilitas umum untuk kepentingan pribadi.

“Layangkan surat peringatan. Jika tak diindahkan, bangunannya langsung disegel saja. Selanjutnya berikan sanksi yang tegas untuk mereka yang bertanggungjawab ter­hadap pendirian bangunan,” sebut Ketua Komisi III DPRD, Helmi Moesim saat ditemui diruangannya, Senin (18/4).

Dikatakan Helmi jika tindakan tegas tak diambil, diakuatirkan hal serupa akan ditiru oleh yang lain.

DPRD, tambahnya, akan mendukung penuh langkah yang akan diambil oleh Pemko melalui dinas terkait yang berwenang menangani ini.

 “Kami mendukung, sebab pemanfaatan fasilitas umum untuk kepentingan pribadi nyata-nyata telah melanggar Perda Nomor 11 tahun 2011 tentang ketertiban umum,” ungkap dia.

Setali tiga uang, Anggota Komisi III DPRD Padang, Arpendi Dt Bagindo juga mengatakan, memang tak boleh ada pem­biaran  untuk mereka yang memanfaatkan fasum dengan tujuan menguntungkan diri sendiri.

 “Apalagi jika bangunan yang didirikan itu digunakan untuk mencari kekayaan. Itu jelas salah besar, dinas yang bertanggungjawab menangani ini tak usah fikir-fikir, jika ditemui ada persoalan seperti itu langsung  tindak saja,” kata Dt Arpendi.

Tak hanya itu, Dt Arpendi juga meng­ingatkan, dalam menegakkan aturan pihak berwenang jangan sampai pandang bulu. Pengusaha ataupun masyarakat biasa mesti mendapat sanksi yang sama jika melakukan pelanggaran.

“Kemudian, Sat Pol PP atau pihak yang lain yang bertanggungjawab dengan ini jangan sampai ada yang bermain. Jika terbukti salah, tindak dan proses sesuai aturan yang ada,” sebut Arpendi.

Terkait ini, sebuah hotel yang bernama Havila Marantha  dan berlokasi di Jalan Bandar Pulau Karam, Kecamatan Padang Barat dikabarkan telah berdiri di atas fasilitas umum. Sebahagian badan hotel menutupi drainase yang terletak di depan  bangunan tersebut didirikan.

Meski telah telah dilayangkan surat peringatan sebanyak dua kali oleh Camat Padang Barat, Arfian, belum ada tanda kalau pemilik hotel akan membongkar bangu­nannya. (h/len/ade)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]