Jadi Bandar Sabu, Ganda Dibekuk


Selasa, 19 April 2016 - 03:26:59 WIB
Jadi Bandar Sabu, Ganda Dibekuk TERSANGKA Ganda (40) bandar Sabu warga Nagari Saok Laweh saat diamankan di Polsek Kubung usai diringkus Tim gabungan Polres Arosuka di kediamannya, Senin (18/4). (YUTIS WANDI)

AROSUKA, HALUAN — Tim gabungan Polres Aro­suka yang terdiri dari satuan Narkoba, Intelkam dan Res­krim kembali berhasil me­ringkus seorang  bandar nar­koba jenis sabu yang bernama Ganda. Pria berusia 40 tahun itu dibekuk dike­dia­man­nya di Jorong Rangeh Nagari Saok Laweh kec. Kubung, Senin (18/4), sekitar pukul 16.15 WIB.

Bersama tersangka juga di­amankan sejumlah ba­rang bukti berupa 3 paket sabu senilai Rp8 juta, satu tim­bangan elektrik, sendok takar, kaca iptek dan plastik paket.

“Dia sudah lama menjadi target operasi dan terkenal licin dalam menjalankan ope­rasinya,” kata Kapolres Solok AKBP Reh Ngenana Depari melalui kasat Nar­koba AKP R. Sihombing didampingi ka­polsek Ku­bung AKP Amrizal di Ma­polsek Kubung, Senin (18/4) kemaren.

Kasat narkoba yang me­mimpin langsung operasi pe­nang­kapan itu me­nye­butkan, awalnya petugas ke­sulitan un­tuk menangkap pria beranak dua ini. Na­mun berkat ke­lihaian pe­tugas dalam me­man­cing tersangka bersama ba­rang haramnya, Ganda akhirnya tak bisa berkutik. Se­men­tara paket sabu yang menjadi barang da­gangannya di­temukan ter­ge­letak di da­lam kotak di atas pot bunga di halaman ru­mahnya.

“Dia ini pemain lama dan sangat protektif, tak mau jual barang sama orang baru. Kalau ada konsumen wajah baru, jangan harap barang akan ke­luar,” kata Kasat Narkoba.

Sementara itu, tersangka Ganda ketika dikonfirmasi Haluan masih dalam kondisi di bawah pengaruh narkoba me­ngaku telah menjalankan bisnis barang haramnya ini selama 3 tahun. Menurutnya, konsumen barang haramnya kebanyakan adalah pekerja swasta.

“Saya juga habis makai tadi pagi pak,” katanya tan­pa beban.

Terkait bisnisnya ini, dia me­ngaku menjalankannya lan­­taran tidak ada pilihan lain, karena pekerjaan seba­gai sopir truk sudah tak lagi mam­pu memenuhi kebu­tu­han rumah tangganya. Apa­lagi kata dia, istrinya bukan orang minang yang memi­li­ki tanah warisan untuk mem­­buat rumah. De­ngan men­jual sabu ini, pi­hak­nya mengaku telah mam­­pu mem­­beli tanah dan mem­bu­at rumah untuk ke­luarga­nya.

“Kalau tak jual ini, kapan saya bisa beli tanah dan ba­ngun rumah. Saya sebenar­nya sudah mau berhenti men­jalankan bis­nis ini dan men­cari pe­ker­jaan lain, na­mun sial sudah te­r­tang­kap duluan,” katanya enteng.

Sementara terkait ba­rang bukti berupa sabu mi­liknya ini, Ganda mengaku mendapatkan dari salah seorang temannya di Kota Solok. “ Hanya ini yang tinggal pak, tadi pagi sudah ada yang beli dan ada yang dipakai juga,” terangnya.

Saat ini tersangka Gan­da sudah diamankan di Mapolres Arosuka untuk penyidikan lebih lanjut.” Kita masih akan kem­bang­kan, apakah dia me­ru­pakan jaringan bandar nar­koba lintas Sumatera. Namun kalau bandar untuk wilayah Solok mungkin iya,” beber AKP R. Sihombing.  (h/ndi)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]