Blok Masela

Persiapan Tenaga Kerja Mulai Dibahas


Rabu, 20 April 2016 - 02:35:32 WIB
Persiapan Tenaga Kerja Mulai Dibahas Diperkirakan itu sekitar 380.000 orang tenaga kerja di berbagai bidang dibutuhkan untuk Blok Masela.

JAKARTA, HALUAN —Menteri Koordinator Kemaritiman Rizal Ramli menggelar rapat dengan Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri di Jakarta, Selasa (19/4).

Usai rapat, keduanya mengaku membahas se­jum­lah persoalan. Salah satu­nya  terkait persiapan te­naga kerja di sekitar Blok Masela, Maluku. “Tadi me­mang kita bahas juga kasus seperti Masela. Sebetulnya yang terjadi ini kan peru­bahan paradigma mengelola sumber daya alam,” ujar Rizal Ramli.

Menurut ia, paradigma pengelolaan sumber daya alam (SDA) dengan hanya mengeruk dan mengekspor harus ditinggalkan. Bagi Rizal Ramli perlu para­digma baru sehingga penge­lolaan SDA bisa membe­rikan nilai tambah kepada masyakarat yang lebih luas.

Menurut Rizal lebih lan­jut perubahan paradigma pengelolaan SDA itu akan dilakukan di Blok Masela. Nantinya, pemerintah akan membangun suatu kawasan industri yang terintegrasi di sekitar Blok Masela.

Tak hanya industri LNG, tapi juga industri pupuk. “Tapi untuk itu, harus disi­apkan sumber dayanya. Tadi dijelaskan, kira-kira berapa orang tenaga kerja yang bisa diciptakan kalau ini bisa menjadi industri terinteg­rasi. Diperkirakan itu seki­tar totalnya 380.000 orang di berbagai bidang,” kata dia.

Pemerintah, lanjut Ri­zal, akan menyiapkan Balai Latihan Kerja (BLK), uni­ver­sitas, hing­ga politeknik untuk mem­per­siapkan te­naga kerja di Masela. Untuk mencip­takan kawasan in­dustri yang terintegrasi di Masela, Presiden Jokowi sudah menugaskan Rizal untuk me­lakukan kunju­ngannya ke Bintulu Serawak yang mampu menciptakan kawasan industri yang terin­tegrasi.

Sementara itu, Menaker Hanif Dhakiri akan beru­paya untuk memperbanyak BLK di sejumlah daerah. Saat ini tutur dia, ada sejum­lah BLK yang merupakan bantuan dari sejumlah ne­gara misalnya dari Jepang dan Jerman. “Ini kami mau dorong masif. beberapa BLK kami, misalnya di Se­rang udah merupakan ban­tuan dari Pemerintah Aus­tria, di Bekasi juga bantuan Jepang, lalu ada BLK dari Jerman di bandung,” ucap Hanif. (h/kcm)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]