Jelang Munaslub Golkar

Mahyudin Keberatan Setor Rp20 Miliar ke Panitia


Kamis, 21 April 2016 - 02:17:39 WIB

JAKARTA, HA LUAN — Bakal calon ketua umum Partai Golkar Mahyudin merasa berkeberatan jika calon ketua umum Partai Golkar menyetor Rp20 miliar kepada panitia Munas Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar yang akan digelar pada Mei.

“Saya setuju calon ketua umum menyetor kepada panitia untuk membantu biaya penyelenggaraan, tapi jangan sampai sebesar itu,” kata Mahyudin dalam dis­kusi ”Babak Baru Parpol di Indonesia” yang dis­e­leng­garakanJenggala Cen­ter, di Jakarta, Senin (20/4).

Mahyudin merasa tidak sanggup membayar Rp20 miliar. “Dengan apa saya bayar Rp20 miliar. Laporan harta kekayaan saya saja ke Komisi Pemberantasan Ko­rupsi (KPK) hanya Rp11 miliar. Terus dari mana uangnya saya ambilkan,” kata Wakil Ketua MPR itu.

Mantan Bupati Kutai Ti­mur itu hanya mampu mem­bantu panitia Mu­nas­lub Rp1 hingga Rp2 miliar. “Kalau Rp1 sampai Rp2 miliar saya masih sanggup dan bisa saya ambil dari tabungan saya,” ujar Ma­hyudin.

Namun jika yang di­wa­canakan panitia Munaslub itu diterapkan, yaitu setiap calon ketua umum me­nye­tor Rp 20 milar, dia tidak akan mem­bayar, tapi dia akan tetap men­daftarkan diri untuk maju sebagai calon ketua umum. “Kalau pencalonan saya ditolak panitia karena tidak bayar Rp20 miliar akan saya bawa ke ranah hukum,” ancaman Mahyudin.

Menurut Mahyudin, per­helatan Munaslub itu bisa dilakukan secara sederhana dan tidak perlu memakan biaya Rp75 miliar seperti yang dianggarkan pihak pa­nitia.”Kalau pendapat saya bisa dilakukan secara se­der­hana dengan anggaran yang murah. Di asrama haji pun bisa dilakukan seperti Muk­tamar PPP,” tutur Mahyudin.

Karena keterbatasan da­na yang dimilikinya, dia maju sebagai calon ketua umum tidak membawa “ten­tengan” atau “isi tas” tapi dengan program-program yang akan mengembalikan kejayaan Partai Golkar. “Visi saya mengembalikan kejayaan Partai Golkar. 

Sekarang terserah pe­me­gang suara,” jabar Mayhudin. Menurutnya, Partai Golkar sudah mulai kehilangan arah cita-citanya, yaitu Indonesia yang maju dan rakyat sejahtera. “Seharusnya tidak perlu ba­nyak program, kembali saja melihat sejarah masa lalu Golkar,” sebutnya.

Untuk membesar Gol­kar yang belakangan ini terpuruk karena konflik internal,  kata Mahyudin, tidak perlu dengan banyak terori, tapi cukup belajar saja sama pimpinan Golkar terdahulu.

“Munaslub merupakan solusi untuk memperbaiki Gol­kar dengan mencari pim­­­pinan baru tanpa di­war­nai de­ngan politik tran­sak­sional,” kata Mahyudin yang mengaku bakal calon ketua umum Golkar termuda dari s­e­jumlah nama yang mun­cul. (h/sam)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]