Menjual Mentawai


Kamis, 21 April 2016 - 02:25:30 WIB

Kabupaten dan Kota di Sumatera Barat mulai berpacu dalam pe­ngembangan pariwisata. Masing-masing daerah di Sumbar memiliki potensi di bidang kepariwisataan ini. Satu sama lain bisa saling mendukung. Sektor yang mem­buat orang bersenang-senang ini terbukti mampu meningkatkan perekonomian masyarakat.

Kepulauan Mentawai, salah satu dari 19 daerah kabupaten dan kota di Sumbar yang turut menggiatkan pariwisata. Saat ini sedang berlangsung Festival Pesona Men­tawai (FPM) 2016. FPM ini secara resmi dibuka di Pantai Mapaddegat Tuapejat, Sipora Utara Kabupaten Kepulauan Men­tawai, Selasa (19/4) malam. Seribuan lebih wisatawan lokal dan mancanegara, sudah berada di Mentawai untuk menyaksikan rangkaian kegiatan yang akan dihelat hingga 24 April 2016 mendatang.

Asisten Deputi Pengembangan Segmen Pasar Personal Kemenpar RI, Raseno Arya mengapresiasi tingginya animo masyarakat Mentawai untuk mendukung dan berpar­tisipasi aktif dalam mensukseskan acara tersebut. Hal itu katanya, terbukti dari membeludaknya pengunjung pada malam pembukaan.

Dengan banyaknya pengunjung ke Men­tawai jelas mendatangkan pendapatan bagi ma­syarakat mulai dari yang berusaha di bi­dang transportasi, makanan, hotel dan se­ba­gainya. Hakikatnya, Festival Pesona Men­tawai dilaksanakan untuk lebih me­nge­nal­kan wilayah kepulauan ini kepada ma­sya­rakat luas, wisatawan lokal dan man­ca­ne­gara.

FPM itu menampilkan berbagai tradisi dan budaya masyarakat Kepulauan Menta­wai, antara lain tarian perang suku Menta­wai dan prosesi perkawinan masyarakat Sikabaluan dan banyak atraksi seni budaya lainnya. Selain itu, juga digelar Mentawai Pro Surf 2016 dan tur mangrove yang dipusatkan di Katiet, Sipora.

Kabupaten Kepulauan Mentawai me­mang memiliki potensi pariwisata yang be­sar. Daerah ini mempunyai ratusan lokasi se­lancar dengan 73 lokasi di antaranya me­miliki ombak berskala internasional. Dua di antaranya masuk dalam 10 tempat se­lan­car terbaik dunia. Mentawai juga me­na­warkan taman bawah laut dan pantai yang di seluruh wilayahnya. Dari sisi budaya, Men­tawai juga menawarkan orisi­nalitas su­ku asli Mentawai dengan kearifan lokal yang sangat kaya.

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai sendiri sangat sadar akan potensi yang dimiliki daerah itu. Pengembangan pariwisata adalah langkah yang sangat tepat. Toh, Mentawai sudah dikenal luas oleh dunia. Tinggal lagi bagaimana Pemkab Mentawai membenahi objek-objek wisata dan meningkatkan infrastrukturnya.

Seperti diungkapkan Bupati Kabupaten Kepulauan Mentawai Judas Sabaggalet, Mentawai jauh lebih bisa berkembang dengan pariwisata. Karena itu, pihaknya melakukan pembenahan infrastruktur secara bertahap dan penyiapan sumber daya manusia untuk mendukung langkah itu. Bahkan Pemkab Mentawai menyediakan biaya pendidikan bagi warganya yang ingin belajar di bidang kepariwisataan.

Tahun ini, Pemkab Kepulauan Mentawai menargetkan kunjungan wisatawan men­capai 10.000 orang. Sementara tahun lalu jumlah wisatawan ke Mentawai berjumlah 7.200 orang. Pemda Mentawai menargetkan pendapatan sebesar Rp2 miliar dari retribusi sektor pariwisata tahun ini.

Kita yakin, jika Pemkab Mentawai betul-betul serius mengelola pariwisata ini, akan mendatangkan kesejahteraan bagi masyarakatnya. Mari kita jual Mentawai dengan berbagai potensi wisatanya ke mancanegara. **

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]