Kerap Dikeluhkan Masyarakat

PDAM Diminta Berikan Layanan Maksimal


Kamis, 21 April 2016 - 02:49:24 WIB

PADANG, HALUAN— Ko­misi II DPRD Padang me­minta Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Pa­dang  agar bisa serius mem­berikan layanan yang mak­simal terhadap masyarakat.

Hal tadi disampaikan DP­RD berkaitan dengan masih banyaknya laporan dari ma­syarakat  tentang layanan PDAM yang  masih buruk atau jauh dari harapan.

Ketua Komisi II DPRD Pa­dang, Elly Thrisyanti me­nga­takan,  berbagai keluhan dite­rima dari masyarakat  tadi bera­gam. Mulai dari air yang selalu mati pasca turunnya hujan, air yang keruh dan tak layak kosum­si serta hal-hal yang lainnya.

“Saya rasa tak benar ka­rena hujan air jadi macet. Karenanya kami beberapa kali menyampaikan pada PD­AM agar persoalan yang ada diatasi atau dicari solusinya. Semua adalah tanggungjawab mereka,” kata Elly Thrisyanti saat ditemui di ruangannya, Rabu (20/4).

Tak hanya menjadi kelu­han dari masyarakat, pada pem­bahasan LKPJ antara Komisi II dengan PDAM beberapa waktu lalu juga terungkap, kebocoran pipa PDAM mengalami pening­katan dibanding tahun se­belumnya.

“Tahun 2014 kebocoran pipa PDAM tersebut berada diangka 24 persen, namun pada pembahasan LKPJ ta­hun 2015 yang kita laksanakan beberapa waktu lalu disam­paikan kebocoran pipa naik  menjadi 28 persen,” sebutnya.

Dikatakan Elly, menyikapi masalah tadi DPRD tak akan ting­gal diam. Pada masa si­dang kedua yang akan dimulai Mei mendatang DPRD be­rencana akan memanggil pe­ru­sahaan bersangkutan. PD­AM  diminta untuk serius memperbaiki kinerja dan pe­la­­yanan yang mereka punya.

“Ini akan menjadi prio­rotas oleh Komisi II untuk dicarikan solusinya oleh PD­AM.  Air merupakan kebu­tuhan men­dasar,  jika pela­yanan PDAM tak pernah mak­simal, yang akan diru­gikan tentunya ma­syarakat,” tegas Elly.

Politisi partai Gerindra ini juga tak menampik, PDAM memang pernah memaparkan beberapa rencana jangka pan­jang yang akan dilakukan untuk mengatasi per­soalan yang ada.

Diantaranya membuka in­ta­ke-intake yang baru pada ka­wa­san kerja yang di­miliki, be­ker­jasa­ma dengan dinas kehutanan mela­kukan re­boi­sasi atau penghijauan yang nantinya bisa menjadi sum­ber air.

“Kemudian ada juga wa­cana memanfaatkan air laut menjadi sumber air yang akan dialirkan ke rumah ma­sya­rakat. Tapi un­tuk yang ini baru wacana karena biaya akan cukup besar, se­dangkan AP­BD kita ter­­ba­tas,” ucap­nya. (h/len)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]