Jalur Dua Bypass Ditenggat Agustus

16 Titik Masih Proses Pengadilan


Kamis, 21 April 2016 - 02:50:15 WIB
16 Titik Masih Proses Pengadilan

PADANG, HALUAN—Pembangunan Jalur dua Bypass yang menggunakan dana pinjaman dari Korea Selatan sebesar Rp800 Miliar ditargetkan tuntaskan Agustus mendatang. Namun, hingga akhir April ini masih ada beberapa titik lahan yang masih dalam proses pengadilan.

Dari pantauan Haluan kemarin (20/4), di sepanjang Jalan Bypass masih banyak alat berat yang bekerja untuk menuntaskan pengerjaan. Ruas jalanpun masih banyak yang  dikerjakan.

Menurut salah seorang pengguna jalan Doni, ia op­timis pengerjaan tuntas tahun ini. Apalagi masih ada lahan yang belum tuntas.

“Kalau saya lihat dengan kasat mata, jalan Bypass ini masih banyak yang sedang proses pengerjaan. Paling cepat tuntas akhir tahun atau 2017 mendatang,”tutur Doni.

Namun, Doni berharap penuntasan cepat dilakukan mengingat semenjak kawasan Bypass dalam proses penger­jaan, banjir sering terjadi.

“Saya juga tidak mengerti, tetapi kenyataan seperti itu. Apalagi pada musim hu­jan,” kata Doni.

Padahal jalan ini meng­hubungkan Pelabuhan Teluk Bayur dan Bandara Interna­sional Minangkabau (BIM).

Adapun, jalan Bypass Pa­dang yang menghubungkan BIM menuju Pelabuhan Teluk Bayur itu dibuat dengan lebar total 40 meter. Badan jalan dibuat 2x7 meter, ditambah median jalan 2,5 meter dan bahu jalan kiri dan kanan masing-masing 2 meter.

Menurut Asisten 1 ­Pemko Padang, Vidal Triza soal pem­bangunan Jalan Bypass secara kasat mata memang masih dalam proses. Namun, pem­bebasan lahan sudah tuntas tinggal beberapa titik yang masih dalam pengadilan. Se­kitar 16 titik masih dalam proses pengadilan dan pe­merintah tidak bisa ikut cam­pur kalau dalam perkara.

“Tinggal menunggu hasil pengadilan,”katanya.

Jika jalan Bypass tuntas, maka masyarakat Kota Pa­dang juga yang akan mera­sakan hasilnya. Karena jalan Bypass di bikin indah dengan total panjang 27 kilometer, sepanjang 5 kilometer dari Simpang Gaung hingga Lubuk Begalung dibuat dengan kons­truksi rigid pavement (beton semen).

“Sisanya sepanjang 22 kilometer dari Simpang Lu­buk Begalung hingga fly over Duku dibuat berkonstruksi flexible pavement atau aspal beton.Jalan ini nanti digu­nakan untuk kendaraan ang­kutan barang dan kendaraan pribadi. Jadi kualitas jalan juga mengikuti.

Makanya kita minta ma­sya­rakat mendukung penuh seluruhnya karena untuk ma­syarakat juga hasilnya, pere­konomian masyarakat sepan­jang By Pass akan mening­kat,”pungkasnya.

Selain itu, jalan empat lajur dengan dua jalur yang akan membelah Kota Padang, jalur itu juga dilengkapi de­ngan empat fly over, yakni di Simpang Lubuk Begalung, Simpang Ketaping, Simpang Balai Baru, dan Simpang Lubuk Minturun”Mudah-mu­dahan cepat tuntas,” tutup­nya.(h/ows)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]