14 Tim Fasilitator Perpustakaan Ikuti Pelatihan Komputer


Kamis, 21 April 2016 - 11:13:19 WIB

PAYAKUMBUH, HALUAN — Sebanyak 14 orang pemerima bantuan komputer dari Perpuseru (Perpustakaan Seru), program kerjasama Coco-Cola Foundation Indonesia (CCFI) dengan Kantor Arsip dan Perpus­takaan (KAP) Payakumbuh, bersitungkin mengikuti pelatihan komputer dasar dan internet, di ruang perpustakaan Payakum­buh, Senin-Selasa (18-19/4).

Kepala KAP Payakumbuh, Drs.H.­Zulrefri Rabu ((20/4) di ruang kerjanya mengatakan, program ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan sosialisasi pengem­bangan perpustakaan kelurahan berbasis Teknologi Informasi Komunukasi (TIT) tanggal  (29-2) lalu. Peserta pelatihan dibimbing 4 orang tim fasilitator perpus­takaan daeah yakni Adrika Arlis dan M. Fiqy Efka, Mardiati dan Sustri Yohana didampingi Kasi Perpustakaan Nur Akmal. 

Dijelaskannya, perpuseru tidak hanya bikin kemajuan, tapi program ini meru­pakan bentuk kegiatan kerjasama sinergis antara CCFI dan  Bill  and Melinda Gates Foundation. Perusahaan besar ini sangat peduli terhadap bidang perpustakaan sebagai sarana belajar sepanjang hayat dan fasilitasi yang sangat efektif dalam mem­bangun kegemaran membaca masyarakat Indonesia umumnya.

Direktur Program Perpuseru CCFI Erlyn Sulistyaningsih, ketika dihubungi wartawan lewat telepon genggamnya me­ngatakan, visi dari program ini untuk memperkuat masyarakat Indonesia dengan mentransformasi perpustakaan umum/daerah menjadi pusat belajar masyarakat yang terbuka, mudah diakses, kreatif dan mampu memberi kesempatan-kesempatan baru.

Dampak yang telah dirasakan dian­taranya peningkatan pendapatan masya­rakat, menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan pengetahuan kesehatan, serta terciptanya peer support group dalam pengembangan usaha di antara ma­sya­rakat,” ujar Erlyn.

Peserta yang dilatih tim fasilitator perpustakaan daerah Payakumbuh itu diantaranya, Andesta Erni , Wiwi Susanti, Arief Budiman (Limbukan), Fermansyah, Mhd. Affandi (Padang Tangah Payobadar), Wasnita, Nova Eka Murni, Sesrayati ( Payolansek), Yusra, Arrohma, Renita Wirda, Yosi Amzir (Payonibung), Syukra­warti dan Reni Sri Wahyuni (Payobasung).

Menurut Wiwi Susanti dan Fermansyah, di negara yang sudah maju, perpustakaan umum merupakan cermin kemajuan masya­rakatnya, karena perpustakaan adalah bagian dari kebutuhan hidup sehari-hari. Dengan adanya perpustakaan kelurahan, tentunya masyarakat tidak akan berbon­dong-bondong lagi ke perpustakaan daerah. (h/zkf)

 

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]