Arrival Boy: Limbah Rumah Sakit Berbahaya dan Beracun


Kamis, 21 April 2016 - 13:14:03 WIB

SIJUNNUNG, HALUAN — Badan Ling­kung­an Hidup, Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (BLHPMPT) Kabu­paten Sijunjung mengelar sosialisasi penge­lolaan  limbah bahan berbahaya dan beracun (LB3). Sosialisasi LB3 bagi aparatur pus­kes­mas, rumah sakit dan pelaku industri didaerah ini, dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Sijunjung, Arrival Boy  di aula RSUD Sijunjung, Rabu (20/4).

Dihadapan peserta, Wakil Bupati Arrival Boy  mengatakan, industri, rumah sakit, puskesmas, klinik dan industri adalah tempat yang menghasilkan berbagai jenis limbah, baik berbentuk cair maupun padat. Selain ber­ben­tuk cair dan padat, sam­bung Arrival Boy, limbah yang dihasilkan puskesmas, rumah sakit, klinik dan in­dustri, berbahaya dan bera­cun. “Pus­kesmas, RS (Rumah Sakit), klinik dan industri, adalah tempat penghasil limbah B3 dan non B3, baik berbentuk cair dan padat,” kata Wabup.

Mengingat bahaya  limbah tersebut, Wabup minta, aparatur puskesmas, rumah sakit, klinik-klinik dan pelaku industri yang menanggani limbah agar mengelola limbah tersebut dengan baik. Wabup sendiri menga­kui, masih sedikit puskesmas dan rumah sakit, klinik dan industri di daerah ini yang telah mengelola limbahnya dengan baik dan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Kepala BLHPMT, Syukri menyebutkan sosialisasi pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun dikuti aparatur puskesmas, rumah sakit, klinik dan pelaku industri didaerah ini. Sosialisasi sehari itu menghadirkan narasumber dari lingkungan hidup Kabupaten Sijunjung, Bapedalda Provinsi Sumbar dan Wasda Bape­dalda Provinsi Sumbar. (h/azn)

 

 

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]