Sawahlunto Serahkan LKPD 2015 ke BPK RI Sumbar


Kamis, 21 April 2016 - 13:39:44 WIB
Sawahlunto Serahkan LKPD 2015 ke BPK RI Sumbar Wakil Walikota Sawahlunto Ismed, menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun anggaran 2015, langsung ke tangan Kepala Perwakilan BPK RI Sumbar, Eldy Mustafa, Rabu (20/4). (HUMAS)

PADANG, HALUAN — De­ng­an penuh keyakinan, Wakil Walikota Sawahlunto Ismed, menyerahkan Laporan Ke­uang­an Pemerintah Daerah (LKPD) tahun anggaran 2015, langsung ke tangan Kepala Perwakilan BPK RI Sumbar, Eldy Mustafa, Rabu (20/4). “LKPD 2015 disusun telah disesuaikan dengan aturan yang ada. Terutama, terkait dengan pencatatan aset daerah, yang sebelumnya menjadi kendala utama bagi Sawahlunto, dalam meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP),” ujar Ismed, di gedung BPK RI Sumbar.

Ismed yang hadir di­dam­pingi Inspektorat dan Dinas Pendapatan Pengelolaan Ke­uang­an dan Asset Daerah (DP­P­KAD) mengungkapkan, Kota Sawahlunto memiliki lebih dari 80 persen asset kota lama, merupakan milik BUMN.

Padahal, kawasan kota la­ma yang dijadikan titik berat pengembangan sektor pari­wi­sata, sangat membutuhkan renovasi dan perbaikan, yang tentunya memerlukan tidak sedikit pembiayaan.  “Sa­wah­lunto sangat berharap, mudah-mudahan opini WTP dapat tercapai dalam LKPD tahun 2015, yang kita serahkan ini,” ungkap Ismed.

Kepala Perwakilan BPK RI Sumbar, Eldi Mustafa usai menerima LKPD 2015 Kota Sawahlunto mengatakan, pi­hak­nya akan melanjutkan de­ng­an pemeriksaan selama 40 hari, dengan tiga tenaga pemeriksa.

Bagi BPK RI, lanjut pria kelahiran Tanahdatar itu, opini WTP bukan diberikan, me­lain­kan hasil pemeriksaan. Jika sudah sesuai standar, ujarnya, daerah terkait pasti WTP. Ada rumus dan standarnya. Mudah-mudahan apa yang diinginkan Sawahlunto bisa tercapai. “Ya­ng paling penting, diakhir pemeriksaan tim akan men­yam­paikan temuannya, untuk ditanggapi pihak SKPD. Di akhir. Pemeriksaan, pasti su­dah bisa dirasakan, WTP atau tidaknya,” ujarnya.

Terkait masalah aset BU­MN yang direnovasi dan di­per­baiki dengan menggunakan uang daerah, Eldi Mustafa mengatakan hal itu tidak men­jadi masalah. Namun yang dicatatkan hanya biaya per­baikan semata, bukan fisiknya secara keseluruhan yang di­catat menjadi aset.

Sebelumnya, demi ter­ca­pai­nya target opini wajar tanpa pengecualian, Pemerintah Sa­wah­lunto melakukan kon­sul­tasi dengan Badan Pemeriksa Keuangan RI Perwakilan Su­ma­tera Barat.

Konsultasi yang dilakukan kala itu langsung oleh Walikota Sawahlunto, Ali Yusuf ber­sama Kepala DPPKAD Sawah­lunto, Buyung Lapau, didam­pingi Kepala Bidang Asset, Afridarman dan Inspektorat Sawahlunto itu, diterima Ke­pala Perwakilan BPK RI Sum­bar, Eldy Mustafa.

Sawahlunto memfokuskan konsultasi terhadap penge­lolaan dan pencatatan asset daerah, yang selama ini men­jadi sandungan bagi kota wisata tambang berbudaya itu, untuk memperoleh opini WTP da­lam laporan hasil pemeriksaan keuangan.

Menurut Bapak tiga anak kelahiran 11 Mei 1970 itu, sebagai kota yang memiliki visi mengembangkan pariwisata, aset kawasan kota lama Sa­wah­lunto sebagian besar dimiliki BUMN, yakni PT. Bukit Asam dan Kereta Api Indo­nesia. ”Dalam infrastruktur, khu­susnya di kawasan kota lama, pemerintah daerah tidak bisa berbuat banyak. Pasalnya, 80 persen aset kota lama dimiliki BUMN. Sementara, agar Sa­wah­lunto lebih maju, daerah membutuhkan aset itu untuk diperbaiki ataupun di­re­no­vasi,” ujarnya.

Yang tidak kalah pen­ting­nya, semenjak berkurangnya aktifitas perusahaan baik PT. Bukit Asam maupun KAI, membuat banyak aset kedua perusahaan tersebut tidak di­dayagunakan dan tak terurus, sehingga memperburuk wajah kota.

Beberapa aset itu di­antara­nya gedung peninggalan ber­se­jarah, mulai dari museum, gedung pusat kebudayaan, mess PT. Bukit Asam, dimanfaatkan dengan direnovasi guna men­dukung pertumbuhan sektor pariwisata Sawahlunto. (h/dil)

 

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Ahad, 03 Juli 2016 - 16:05:04 WIB

    Satu Korban Ledakan Tambang Batu Bara Sawahlunto Meninggal Dunia

    Satu Korban Ledakan Tambang Batu Bara Sawahlunto Meninggal Dunia PADANG, HALUAN – Siswoko (46), salah seorang korban ledakan tambang batu bara dalam WIUP PT NAL, Sawahlunto meninggal dunia di Ruang Rawat (RR) Luka Bakar Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr M Djamil, Padang, Sabtu (2/7) sekit.
  • Rabu, 08 Juni 2016 - 15:33:44 WIB

    Stok Premium dan Pertamax di Sawahlunto Habis

    Stok Premium dan Pertamax di Sawahlunto Habis SAWAHLUNTO, HALUAN- Dampak dari tidak dioperasikannya terminal bahan bakar minyak (TBBM) Teluk Kabung akibat terjadinya kerusuhan di arela filling point TBBM teluk kabung, Selasa (7/6).Stok bahan bakar di dua SPBU di Sawahlun.
  • Senin, 24 Agustus 2015 - 18:26:32 WIB

    Pelajar Sawahlunto Perumus Suara Anak Indonesia

    SAWAHLUNTO, HALUAN - Satu dari 12 tim perumus kesepakatan Kongres Anak Indonesia 2015, merupakan putra Sawahlunto. Dia adalah Renaldo Pratama, pelajar yang kini masih duduk di kelas XII SMA Negeri 2 Sawahlunto.

    Kesepakatan.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]