Pendidikan Kejuruan di Indonesia Masih Tertinggal


Jumat, 22 April 2016 - 04:00:45 WIB

BANDUNG, HALUAN — Pendidikan kejuruan di Indonesia dinilai masih tertinggal. Me­nurut Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Sodik Mujahid, kondisi saat ini membutuhkan tantangan dan peluang yang begitu gencar terhadap kualitas sumber daya manusia.

Namun, hal tersebut belum diimbangi dengan keterampilan maksimal ya­ng dipero­leh dari pen­didi­kan kejuruan. Padahal, tan­tangan ekonomi global su­dah di depan mata.

“Saat ini jumlah pen­didikan kejuruan tak seban­ding dengan tantangan. Saya khawatir ada MEA (masya­rakat ekonomi ASEAN) na­nti kita bisa kalah,” ujar Sodik usai menjadi pem­bicara pada Southeast Asia Leaders Sum­mit (SEALS) 2016 di Ge­dung Graha Sa­nusi Kampus Unpad, Rabu (20/4).

Sodik mengatakan, re­for­masi pendidikan ke­ju­ru­an di Indonesia masih mi­nim. Karena, di kelas me­neng­ah, sumber daya ma­nusia pendidikannya belum mengarah ke pema­tangan keterampilan. Tahap awal yang harus dilakukan adalah dengan memperbaiki sistem kebijakan pendidikan na­sio­nalnya. Namun, harus disokong oleh kebijakan pemerintah daerah.

Saat ini, kata Sodik, di Indonesia pen­didikan ber­basis keterampilan dan ke­juru­an belum menjadi hal yang utama. Baik dalam pendidikan tingkat me­neng­ah hingga tinggi. Kondisi tersebut, berbeda dengan pendidikan di Eropa. Di sana, pendidikan kejuruan di tiap tingkat memiliki perbedaan yang mencolok.

“Pendidikan di sana le­bih memfokuskan pada ke­juru­an untuk memenuhi kebutuhan industri,” katanya.

Keterampilan yang di­miliki SDM, kata Sodik, pasti akan mengurangi pe­nga­ngguran. Menurutnya, tidak sedikit lulusan SMA bahkan perguruan tinggi yang menganggur, se­dang­kan lulusan SMK lebih mu­dah men­dapat­kan peker­jaan. Untuk itu, dalam se­tiap pendidikan hendaknya diikuti dengan ke­te­ram­pilan khusus.

Sodik mengatakan, ke­te­rampilan khusus yang di­miliki sebaiknya bisa me­micu tim­bul­nya iklim bisnis yang baru.

Sodik pun mengakui, saat ini minat generasi muda sudah mulai marak menjadi seorang pengusaha. Mes­kipun, minat terhadap po­litik dan birokrat minim, akan tetapi dengan semakin banyaknya pengusaha muda menjadi terobosan baru dalam penciptaan lapangan kerja. (h/rol)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]