Prioritaskan Bypass Jalur Dua


Jumat, 22 April 2016 - 04:06:13 WIB

Masyarakat luas sudah pasti mendam­bakan jalan bypass jalur dua dari Teluk Bayur Padang ke Bandara Internasional Minangkabau (BIM) Padang Pariaman bisa diselesaikan sesuai target atau tepat waktu. Jalan ini ditargetkan selesai Agustus mendatang atau tak sampai empat bulan lagi.  

Bypass jalur dua dibangun dengan lebar to­tal 40 meter. Badan jalan dibuat 2 x 7 me­ter, ditambah median jalan 2,5 meter dan ba­hu jalan kiri dan kanan masing-masing 2 me­ter. Total panjang jalan keseluruhannya 27 km.

Menurut Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Jalan Bypass dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional II Opu­keni­gara, perkembangan proyek Bypass dua jalur hingga saat ini sudah menyentuh 80 persen. Namun, proyek ini belum bisa dituntaskan mengingat masih tersisanya kurang lebih 4 kilometer lahan yang menghambat proyek ini.

Opukenigara memastikan bagi lahan yang belum bebas ini akan ditinggalkan saja pengerjaannya, mengingat batas waktu yang diberikan pihak kotraktor untuk proyek ini hingga Agustus mendatang.

Jika melewati tenggat waktu maka pihak PPK akan kena denda oleh kontraktor yang jumlahnya cukup besar.  Maka langkahnya diserah terimakan saja dengan kontraktor.

Untuk solusi pengerjaan lahan yang masih belum bebas, rencananya akan dianggarkan melalui Anggaran Pen­dapatan dan Belanja Negara (APBN). Namun untuk pengajuannya anggaran ini tentu butuh proses.

Kekhawatiran pun muncul bahwa pe­ker­jaan bypass jalur dua ini tidak dapat diselesaikan menjelang tenggat waktu yang disepakati.

Kita tahu, Pemerintah Kota Padang sudah berusaha keras untuk menyelesaikan persoalan tanah yang terkena jalur dua bypass. Namun upaya yang dilakukan masih menemui kendala. Belum semua lahan berhasil dibebaskan.

Harapan masyarakat, Pemko Padang dapat segera menyelesaikan persoalan pembebasan lahan yang menjadi kendala kelanjutan  bypass jalur dua. Meski sangat kasip, masih ada waktu untuk melakukan pendekatan kepada pemilik lahan.

Pemko Padang perlu fokus dan serius untuk membebaskan lahan pada 16 titik. Walikota dan Wakil Walikota Padang tentunya sangat memahami persoalan yang dihadapi. Dengan memberikan perhatian serius dan fokus, mudah-mudahan segala kendala yang menghambat selama ini bisa dituntaskan.

Sangat disayangkan sekali jika proyek untuk kepentingan masyarakat luas ini tidak bisa diselesaikan sesuai kontrak kerja gara-gara terkendala pembebasan lahan.

Pembangunan bypass jalur dua ini selain untuk mengatasi mengatasi ke­macetan lalu lintas, juga memberikan efek besar terhadap daerah sekitar.

Selama ini sudah terbukti, pemba­ngunan jalan mampu memberikan ke­sejahteraan bagi warga sekitar. Mereka bisa mendirikan ruko dan membuka lapangan usaha. 

Kehadiran bypass jalur dua ini juga mampu mengubah wajah Kota Padang lebih cantik.  Karena itu, masyarakat kita harap­kan memberikan dukungan bagaimana masalah pembebasan lahan ini dapat dituntaskan. Semoga. ***

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]