5 Salah Kaprah dalam Mengontrol Gula Darah


Sabtu, 23 April 2016 - 00:54:22 WIB
5 Salah Kaprah dalam Mengontrol Gula Darah

Kontrol gula da­rah pada pasien dia­be­tes memiliki tiga atu­­ran utama. Sayang­nya, ma­­sih ada kesalah­pahaman ter­kait atu­ran-aturan terse­but.

Prof Sidartawan Soe­gon­do, Guru Besar Ilmu Pe­nya­kit Dalam, Fakultas Ke­­dok­teran, Universitas In­do­ne­sia, mengatakan gula da­rah bisa dikontrol dengan me­lakukan tiga hal. Apa sa­ja?

“Pertama adalah penga­turan pola makan, kedua aktivitas fisik dan ketiga adalah penggunaan obat,” tuturnya.

Lalu, apa saja kesalah­pahaman terkait aturan-aturan tersebut? Berikut 5 di antaranya.

1. Pantangan makan

dr Dewi Friska, MKK dari Ilmu Kedokteran Ko­munitas, Fakultas Kedok­teran Universitas Indonesia mengatakan pasien diabetes sebenarnya tidak memiliki pantangan makan. Hanya saja, porsi makannya yang harus diperhatikan.

“Misalnya ketan, kan itu bisa menaikkan gula darah tinggi sekali. Boleh saja makan tapi jangan banyak-banyak dan jangan nambah. Kalau icip-icip saja tidak masalah,” tuturnya.

2. Aktivitas fisik

Dijelaskan Prof Sidar­tawan, aktivitas fisik bagi pasien diabetes bukanlah olahraga berat. Jalan cepat selama 30 menit saja sudah dapat membantu pasien diabetes mengontrol gula darah.

“Kalau disebut olahraga, nanti catur dibilang olah­ra­ga. Makanya disebut ak­ti­vi­tas fisik, 30 menit, 3 kali da­lam seminggu,” ungkap­nya.

3. Ketergantungan obat

Ketergantungan obat me­rupakan salah paham dalam terapi diabetes. Di­jelas­kan dr Dewi, pasien bukannya mengalami keter­gantungan obat, tapi me­mang membutuhkan obat tersebut seumur hidup.

“Kalau pankreas tidak bisa menghasilkan insulin, tentunya butuh bantuan dari luar tubuh kan supaya insu­linnya ada. Jadi bukan ke­ter­gantungan, tapi memang membutuhkan. Salah per­sepsi saja,” tuturnya.

4. Makanan, obat dan aktivitas fisik

dr Dewi mengatakan pa­sien diabetes harus me­la­ku­kan penatalaksanaan dia­betes secara tepat dan tera­tur. Dalam artian, se­muanya harus dilakukan mulai dari mengatur pola makan, mi­num obat rutin dan mela­kukan aktivitas fisik.

“Tidak bisa salah satu­nya saja. Misalnya atur ma­kan saja tapi aktivitas fisik jarang dan tidak minum obat. Atau minum obat saja tapi makan tidak dijaga. Harus dilakukan tiga-tiga­nya,” paparnya.

5. Penyakit orang kaya

Ditegaskan dr Indah Su­ci dari KDK-FKUI Kayu Pu­tih, diabetes kini bukan la­gi ma­salah kesehatan yang me­ngancam orang-orang ber­penghasilan besar. Ma­sya­rakat kelas menengah ke ba­wah memiliki risiko pa­ling besar mengidap diabe­tes.

“Karena kalau kelas atas kan bisa milih makanannya. Ma­kan daging yang tanpa le­mak atau nasinya rendah ka­lori. Sementara kalau me­nengah ke bawah kan peng­ha­silan pas-pasan jadi variasi ma­kanan tidak ba­nyak,” ung­kap dr Suci. (*)




Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
BERITA TERKAIT

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Ahad, 02 September 2018 - 11:03:00 WIB

    Sudah 75% Warga Solok Selatan Jadi Peserta BPJS Kesehatan

    Sudah 75% Warga  Solok Selatan Jadi  Peserta BPJS Kesehatan Masyarakat Solok Selatan (Solsel) yang memanfaatkan jaminan sosial kesehatan berjumlah 134.781 orang atau 75,4 persen dari jumlah penduduk di kabupaten ini sebanyak 178.687 orang. .
  • Ahad, 30 April 2017 - 15:38:58 WIB

    5 Destinasi Wisata di Berau, Keindahan Yang Tak Boleh Terlewatkan

    5 Destinasi Wisata di Berau, Keindahan Yang Tak Boleh Terlewatkan Mendengar nama Berau, mungkin nggak akan kebayang kalau bakal liburan ke sana. Tapi kalau mendengar kata Pulau Derawan, pasti yang terbayang adalah pasir pantai indah yang bikin betah dan nggak kepengen pulang..
  • Sabtu, 13 Agustus 2016 - 02:26:47 WIB

    Ririn Salon dan Spa Diskon 50 Persen Setiap Selasa

    Ririn Salon dan Spa Diskon 50 Persen Setiap Selasa Ririn Salon dan Spa mem­berikan banyak promo menarik bagi pe­langgannya. Salon milik Rila Mahdalena ini berpusat di Jalan Raden Saleh Sakato No 3 Padang dan cabangnya di Jalan Nurtanio No 96 Tabing..
  • Sabtu, 06 Agustus 2016 - 01:18:46 WIB

    Waspadai 5 Gejala Sakit pada Anak

    Waspadai 5 Gejala Sakit pada Anak “Jika anak terlihat sangat lemah ketika menderita gejala penyakit, orang tua perlu memanggil dokter atau membawanya ke UGD rumah sakit,” ungkap Barton Schmitt, MD, seorang dokter anak pada Call Center Rumah Sakit Anak .
  • Sabtu, 23 April 2016 - 00:59:23 WIB

    Koperasi Primkoppol Resort Pessel Kantongi SHU Rp976,5 Juta

    Koperasi Primkoppol Resort Pessel Kantongi SHU Rp976,5 Juta Koperasi Primkoppol Resort Pesisir Selatan merupakan salah satu koperasi yang bergerak dalam kegiatan Simpan Pinjam(SP), jasa dan warung serba ada (Waserda). Keberadaan koperasi ini terus menggeliat dan berkembang sesuai hara.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM