Pemko Intensifkan Pengawasan Bangli


Sabtu, 23 April 2016 - 04:38:13 WIB

PADANG, HALUAN — Masih ba­nyak­nya bangunan yang berdiri tanpa mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) di Kota Padang, membuat Pemko Padang kewalahan menata ruang kota.

Dinas Tata Ruang dan Tata Bangunan (TRTB) Kota Padang akan mengintensifkan petugas di lapangan guna mengawasi bangunan liar (bangli) tanpa IMB, baik yang sudah didirikan maupun yang akan dibangun.

Kepala Bidang Pengawasan dan Penertiban Dinas TRTB, Ridho Satria S.STP pada Haluan, Jumat (22/4), mengatakan masih melakukan koordinasi dengan pihak kelurahan, kecamatan dan Satpol Pamong Praja.

“Kami sedang melakukan koordinasi dengan pihak kelurahan dan kecamatan untuk mendata mana bangunan yang tidak memiliki IMB. Kemudian kita akan akan memperingati pemilik bangunan.

Jika peringatan kita nantinya tidak digubris maka kita akan berkoordinasi dengan Satpol PP untuk tindakan penyegelan maupun pembongkaran,” kata Ridho di ruang kerjanya. 

Disampaikannya, peningkatan terhadap pengawasan ini dilakukan untuk menertibkan bangunan-bangunan yang tidak sesuai dengan standar bangunan, tata ruang, dan lingkungan.

“Jika hal ini terus terjadi, penyebaran pemukiman tidak bisa diatur dan bisa ber­dampak buruk terhadap orang banyak,” ungkapnya lagi lebih jauh.

Dikatakannya, setiap IMB yang dike­luarkan, pasti petugas akan melakukan pengujian lapangan. Di sini akan dilihat beberapa aspek standarisasi bangunan sesuai dengan Perda No 7 Tahun 2015. 

Dari data yang berhasil dihimpun oleh Haluan, di luar pembongkaran bangunan liar di Jalan Bypass, pada tahun 2014 terdapat 644 bangunan yang melakukan pelanggaran pemanfaatan Ruang dan IMB.

“Seluruhnya  yang melanggar sudah diberi­kan Surat Peringatan Pertama (SP I). Kemu­dian sebanyak 117 bangunan di berikan SP II dan 44 bangunan diberikan SP III.

Kemudian totalnya sebanyak 35 bangunan akhirnya disegel dan 6 bangunan dibongkar karena pemilik bangunan tetap membandel,” tambahnya lagi.

Dikatakannya lagi, pada tahun 2015, terdapat SP I yang dikeluarkan sebanyak 821, lalu sebanyak 147 bangunan mendapatkan SP II dan sebanyak 21 bangunan mendapatkan SP III. 

“Sedangkan totalnya pada 2015, sebanyak 46 bangunan di segel dan 3 bangunan dilakukan pembongkaran,” pungkasnya lagi.

Ridho juga menjelaskan rencana penga­wasan secara berkelanjutan yang dilakukan oleh Dinas TRTB Kota Padang ini bukan untuk mendiskriminasi pemilik bangunan.

Melainkan untuk mengatur dam menata bagaimana bangunan sebagaimana mestinya. Tujuan kami untuk mengawasi ini tidak lain untuk mengatur dan menata bangunan dan tata ruangnya saja.

Agar setiap bangunan tidak mengganggu atau merugikan orang lain. Namun, bila didapati petugas kami yang bermain di lapangan nantinya, harap langsung melaporkan oknum tersebut ke Dinas TRTB,” tutupnya. (h/mg-ang/mg-ysn)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]