Ormas Islam Sebut ada Pemurtadan


Sabtu, 23 April 2016 - 04:46:30 WIB

PADANG, HALUAN – Sejumlah ormas Islam mengadu ke Gubernur Irwan Pra­yitno menyusul masih adanya indikasi gerakan aliran sesat dan pemurtadan yang beraktifitas di Sumatera Barat, Jumat (22/4). Mereka cemas apabila aktifitas ini terus bergerak dan berkembang akan mem­bahayakan generasi muda serta keamanan daerah Sumatera Barat.

Kelompok Ormas yang hadir pada pertemuan di Gubernuran itu antara lain perwakilan dari NU, Muhammadiyah, Tarbiyah Islamiyah, MUI, GP Anshor, Perti, ICMI, Bundo Kanduang, PW Aisyah, dan IPTI Sumatera Barat.

Ketua Tarbiyah Islamiyah Sumatera Barat, Boy Lestari Datuak Palindih menuturkan dari pantauan kawan-kawan or­mas Islam di beberapa wilayah Sumatera Barat, masih ada ak­tifitas aliran sesat yang aktif untuk mempengaruhi umat islam, khu­susnya anak muda. Apabila kon­disi ini terus dibiarkan terus, maka akan mengancam perkem­bangan dan Imej tentang Islam itu sendiri.

“Harapan kita agar aliran sesat ini seperti Syi’ah dan yang lainnya bisa dipantau lebih aktif. Pasalnya, dengan adanya akti­fitas aliran sesat seperti ini jelas membahayakan agama Islam sendiri. Khususnya umat islam yang tersebar di Sumatera Barat,” kata Boy saat audiensi kepada Gubernur.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua MUI Sumatera Barat, Gusrizal Gazahar. Ia mengatakan aktifitas aliran sesat yang berja­lan di Sumatera Barat saat ini berupa merusak pemahaman landasan ajaran yang telah disam­paikan oleh Nabi Muhammad SAW dan Ahlul Sunnah Wal’jamaah.

“Walaupun sekarang ini su­dah zaman reformasi dimana bebas beraktifitas, namun sangat disayangkan adanya usaha untuk melencengkan ajaran Islam dari ajaran Nabi Muhammad SAW. Seperti aliran Syi’ah dan aliran lain yang bertentangan dengan Ahlul Sunnah Wal’jamaah,” kata Gusrizal.

Disamping itu, Gusrizal juga mengatakan selain ancaman aliran sesat, di beberapa wilayah Sumatera Barat juga bergerilya oknum-oknum yang gigih untuk mencuci pemikiran umat mus­lim. Sehingga beberapa orang yang beragama Islam keluar dari ajaran nabi Muhammad SAW.

“Secara diam-diam dan ter­organisir, ada beberapa wilayah di Sumatera Barat ini dimasuki oleh orang-orang yang gigih untuk membunuh karakter aga­ma Islam. Para penduduk dicuci otaknya sehingga mau saja keluar dari agama Islam. Jelas hal ini adalah perbuatan yang terse­lubung,” kata Gusrizal lagi.

Sementara itu Gubernur Su­ma­tera Barat, Irwan Prayitno mengatakan pertemuan saat ini adalah puncak dari kejenuhan para ormas akan nasib perkem­bangan dan perjalanan agama Islam di Sumatera Barat yang sudah dirasuki oleh aliran Islam dan pemurtadan. Untuk itu, pemerintah nantinya akan ber­koordinasi dan merangkul segala pihak yang bisa menjadi tumpuan untuk menyelesaikan persoalan ini.

“Ke depan kita akan lebih aktif untuk memantau dan me­ngawasi gerakan aliran sesat serta aktifitas permutadan yang terjadi di beberapa Wilayah Sumbar ini dengan pihak yang ber­kom­petensi dalam persoalan ini,” kata Gubernur.

Ia juga menuturkan aliran sesat dan pemurtadan ini sudah lama didengar dan sekarang sudah ada tindak lanjut dari pemerintah dalam mengawasi aktifitas ini. Namun, karena adanya keterbatasan ruang gerak dan beberapa hal lainnya, akti­fitas ini masih terus berlanjut.

“Kita akan mensinergikan secara maksimal ke depannya untuk memecahkan persoalan ini. Karena aliran sesat dan pemurtadan ini sudah lama berlangsung. Mudah-mudahan dalam waktu dekat jawaban yang kita semua inginkan bisa ditemu­kan,” katanya lagi. (h/mg-ang)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Senin, 20 Januari 2020 - 21:24:04 WIB

    Diskominfo dan Humas Kota Padang Bersinergi Dalam Publikasi Informasi

    Diskominfo dan Humas Kota Padang Bersinergi Dalam Publikasi Informasi PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Kadis Kominfo Rudi Rinaldi bersama Kabag. Humas Amrizal Rengganis dan pejabat lainnya gelar Coffee Morning, usai acara apel rutin tiap pagi, salah satu kewajiban bagi ASN, Senin (20/1/2020) diruang.
  • Kamis, 13 September 2018 - 11:30:30 WIB

    Padang Dapat Kuota Terbesar di Sumbar, Ada 558 Formasi CPNS

    Padang Dapat Kuota Terbesar di Sumbar, Ada 558 Formasi CPNS PADANG, HARIANHALUAN.COM--Terkait kuota Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Sekretaris Daerah Kota Padang, Asnel mengatakan, Padang mendapatkan kuota yang lebih besar dari Agam, yakni mencapai 558 orang. Penerimaan guru SD meru.
  • Sabtu, 24 Maret 2018 - 01:00:52 WIB

    ASN Agen Perubahan Reformasi Birokrasi

    ASN Agen Perubahan Reformasi Birokrasi PADANG, HALUAN - Sebanyak 97 Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemko Padang mengikuti "Workshop Agen Perubahan Reformasi Birokrasi Pemerintahan Kota Padang Tahun 2018" di Hotel Grand Inna Muara Padang, kemarin. .
  • Ahad, 11 Juni 2017 - 21:57:15 WIB

    Pemko Padang Ajukan 5.436 ribu Formasi CPNS

    Pemko Padang Ajukan 5.436 ribu Formasi CPNS PADANG,HALUAN—Tahun ini Pemerintah Kota Padang mengajukan 5.436 ribu formasi calon pegawai negeri sipil (CPNS) ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (KemenPAN-RB), Minggu (1.
  • Senin, 09 Januari 2017 - 10:14:10 WIB

    Polisi Amankan 8 Anggota Ormas Pemuda

    PADANG, HALUAN –Delapan orang anggota organisasi kemasyarakatan (ormas) kepemudaan, diamankan polisi karena diduga mau melakukan razia (sweeping) ke sejumlah tempat hiburan, Sabtu malam (7/1). .
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]