Kabur, Napi Rutan Painan Ditangkap Lagi


Sabtu, 23 April 2016 - 04:47:50 WIB
Kabur, Napi Rutan Painan Ditangkap Lagi ALFREDO (tengah), Kapolres Pessel AKBP Deni Yuhasdi SIK (kanan), Kasat Reskrim AKP Muhardi Ilyas SIK (kiri), saat diwawancarai sejumlah awak media diruangan Resum. Jumat (22/4). (HARIDMAN)

PAINAN, HALUAN — Pelarian terpidana Rutan Klas II B Painan, Alfredo (26) yang memantik ketegangan wartawan dengan petugas di rutan tersebut, berakhir di tangan polisi, Jumat (22/4) subuh, sekitar pukul 04.30 WIB. Edo, sapaan akrabnya, ditangkap jajaran Polres Pesisir Selatan, di kafe Intan di Kampung Labuhan, Kenagarian Kayu Sebatang Kecamatan Ranah Pesisir, Kabupaten Pesisir Selatan.

Menurut Kapolres Pessel AKBP Deni Yuhasdi, SIK, sebelum tertangkap, Edo sempat melarikan diri ke luar Sumbar, tepatnya ke Bengkulu. Bengkulu, adalah kota kedua pelariannya, setelah sebe­lumnya, ia sempat menyentuh Padang, begitu kabur dari rutan. Dari Padang, ia menuju Beng­kulu, dan akhirnya kembali ke orang tuanya.

“Café tempat ia tertangkap itu merupakan kafe milik orang tuanya,”sebut perwira asal Gu­nung Pangilun, Kota Padang ini.

Ditambahkan Deni, saat pe­nangkapan terjadi, Edo juga hendak melarikan diri, namun berhasil digagalkan saat itu. Untuk selanjutnya akan kami serahkan kembali ke pihak Ru­tan Kelas II B Painan untuk diproses lebih lanjut,” terang mantan Kasubdit Bin Gakkum Ditlantas Polda Sumbar ini yang didampingi oleh Kasat Reskrim Muhardi Ilyas.

Sementara itu, menurut kete­rangan Edo kepada sejumlah awak media yang hadir saat itu, bahwa selama dirinya dalam pelarian, Idris (KPR Kelas II B Painan-red) kerap menelpon orangtuanya untuk menyerahkan diri, dan selama itu pula dirinya merasa dalam ketakutan dan kecemasan.

“Sebelumnya, di saat saya menjalani proses masa tahanan (Rutan Kelas II B Painan), Idris pernah berjanji untuk mengu­rangi masa tahanan saya (Re­misi), dan saat itu pula saya dipekerjakan sebagai kuli ba­ngunan di rumahnya (mencat Rumah Idris) dan digaji Rp 30 ribu perhari, namun uangnya tidak pernah saya terima sepe­serpun saat itu, Idris cuma men­janjikan saja,” katanya.

Disebutkan Edo, ia disuruh Idris membeli paku ke toko bangunan, yang lokasinya berada diluar Rutan, dan saat itu petugas jaga juga mengizinkannya, karena di buku laporan dituliskan atas perintah Idris selaku KPR saat itu.

“Akhirnya pada hari Kamis (14/4), sekira jam 15.30 WIB disanalah saya manfaatkan si­tuasi tersebut, saat itu suasana dalam keadaan sepi karena orang lagi sholat Dzuhur, dan saya langsung melarikan diri menuju arah Padang, tak lama di Padang saya pergi ke Bengkulu, kemu­dian barulah balik ke Kampung,” terang Edo panjang lebar.

Berdasarkan keterangan yang diucapkan Edo saat itu, ternyata sangat jauh berbeda dengan kete­rangan Idris selaku KPR saat itu, dimana saat itu ketika rakan-rekan media mengadakan aksi di halaman Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Painan, diri­nya mengaku kepada Karutan Edy Mansah SH, bahwa Edo kabur saat membersihkan sam­pah yang ada disekitar lokasi Rutan.

Sebelumnya, terkait dengan pelarian Edo, Kepala Pe­nga­manan Rutan (KPR) Painan, Idris sempat melakukan pele­cehan terhadap profesi jurnalis yang hendak melakukan kon­firmasi berita ke pihak Rutan. Dua orang wartawan, Robby Octora Romanza (wartawan Padang TV) dan Okis Mar­diansyah (wartawan Koran Pa­dang) diusir dan dihardik.

Tak puas dengan perlakukan Idris, kedua wartawan ini  akhir­nya melapor ke pihak kepolisian dengan nomor polisi LP/76/B/IV/2016/SPKT-1 sekitar pukul 12.00 WIB. Keduanya merasa tidak senang atas sikap terlapor yang telah keluar dari tupoksinya sebagai KPR. Mereka berharap, kasus ini dapat ditindaklanjuti oleh pihak berwajib.

Solidaritas dari wartawan-pun muncul, mengecam sikap Idris yang terkesan melecehkan tugas jurnalistik. Sebagai bentuk solidaritas, wartawan Padang dan Painan menggalang aksi demo di Kanwil Kemenkum HAM Sum­bar dan Painan. Mereka men­desak Idris dicopot dari jaba­tannya. (h/har/mat)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]