UMKM

Hellines, Bangun Rumah dengan Usaha Rakik Maco


Senin, 25 April 2016 - 03:13:10 WIB
Hellines, Bangun Rumah dengan Usaha Rakik Maco HELLINES menggoreng rakik maco di rumahnya, di Lapau Baanjuang RT03/ RWIII Gunung Sarik, Kecamatan Kuranji, Padang, Minggu (24/4). (RUSDI BAIS)

PADANG, HALUAN — Faktor eko­nomi sangat menentukan untuk membangun rumah tangga bahagia. Untuk itu, pengertian pasangan suami-isteri sangat diperlukan. Bila pendapatan sang suami dirasa kurang mencukupi, isteri pun mencari pen­dapatan alternatif untuk menutupi kekurangan terse­but. Inilah yang dilakukan Hellines Darti (38), isteri Yosrizal (39), karyawan biasa di sebuah perusahaan swasta di Padang.

Anak pertama dari enam bersaudara, kelahiran Pa­dang, 28 April 1978, ini  membuat kue kacang seli­mut di rumahnya, di Lapau Baanjuang RT03/ RWIII Gunung Sarik, Kecamatan Kuranji, Padang. Setiap hari ia membuat kue, lalu   ia titipkan di warung-warung terdekat. Karena penda­patan masih jauh dari hara­pan, ia beralih membuat rakik (rempeyek) maco.

Usaha yang dirintis sejak tahun 2011, itu kini kian berkembang. Rakik maco buatan Hellines yang diberi merek “Rakik Fauzan” cu­kup terkenal di Kota Pa­dang. Produk itu telah mem­punyai izin dari Dinas Kesehatan dan label halal. Produksinya berkisar 350 hingga 400 bungkus per minggu. Satu bungkus berisi 25 keping, dijual Rp9.000 hingga Rp10.000. Dalam seminggu, omzetnya rata-rata sekitar Rp3,5 juta atau sekitar Rp14 juta per bulan.

Pemasaran tidak ada mas­alah, karena sudah ada pe­nampungnya, yaitu bebe­ra­pa pusat perdagangan oleh-oleh dan rumah makan di Padang. Yang menjadi ma­salah, katanya, sulitnya men­dapatkan tenaga kerja. “Se­belumnya saya dibantu dua pekerja, kini sudah ber­hen­ti. Kalau ada tambahan te­naga kerja, produksi tentu le­bih tinggi lagi,” ujarnya ke­pada Haluan, Minggu (24/4).

Selain rakik maco, Hel­li­nes juga membuat rakik kacang, rakik ebi, kalau ada pesanan. Begitu pula halnya dengan kue kacang selimut. Sejak sang suami kena PHK (pemutusan hubungan ker­ja) pada 2015, kini sepe­nuhnya membantu Hellines membuat rakik, termasuk untuk mengantarkan kepa­da pelanggan.

Bahkan dengan peng­hasilan rakik maco, Hel­lines mampu membangun kembali rumahnya yang hancur diguncang gempa pada 2009. “Rumah saya hampir rata dengan tanah akibat digoyang gempa. Alhamdulillah, kini saya sudah bisa membangunnya kembali,” tutur Hellines Darti, tamatan SMEA Nege­ri 2 Padang tahun 1997.

Ia memulai usaha ini saat ekonomi keluarga sa­ngat sulit. Kondisi rumah masih berantakan setelah hancur digoyang gempa 2009. Karena ia tak me­miliki modal, ia membeli kuali dengan meminjam uang ibunya sebanyak Rp­100.000. Uang itu digu­nakan untuk membuat kue kacang selimut, namun ha­sil­nya kurang memuaskan. Kemudian ia mencoba mem­­buat rakik maco, ter­nyata cukup menjanjikan. Karena itu, usaha ini dite­ruskan tanpa meninggalkan kue kacang selimut.

“Saya membuat kue ka­cang selimut kalau ada pesa­nan. Biasanya permintaan me­ningkat pesat saat menje­lang lebaran, bisa mencapai 100 Kg dengan harga pen­jua­lan Rp50.000 per Kg. Be­lum lagi, rakik maco, rakik ka­cang dan rakik ebi,” jelas­nya.

Permintaan pasar makin meningkat, tapi modal Hel­lines sangat terbatas. Ia lalu mengajukan kredit lunak (dana CSR) ke salah satu BUMN di Padang. Hasilnya gagal. Ia pun tak berhenti di situ. Kemudian, ia mema­sukkan permohonan kredit ke salah satu bank di Pa­dang. Dari sana itu men­dapatkan dana Rp7 juta. Ia menggunakan sebagian da­na untuk membangun ru­mah. Baru satu jalan, bank menawarkan pinjaman lagi. Ia menyetujuinya dengan mengambil Rp20 juta. “Ci­cilan tiap bulan saya bayar dengan uang penjualan ra­kik, September 2016 men­datang lunas,” katanya.

Menurut Hellines, rakik maco dan kue kacang seli­mut buatannya juga ada yang dibawa ke berbagai provinsi di Indonesia dan Malaysia dijadikan oleh-oleh, baik orang Padang yang pulang dari rantau maupun turis yang datang ke Padang. (h/rb)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]