Rosadi WF Kejurnas Drag Race Putaran II dan Kejurda Drag Bike

Ratusan Pebalap Berpacu Menjadi Tercepat


Senin, 25 April 2016 - 03:21:31 WIB

PADANG, HALUAN — Rosadi WF Kejurnas Drag Race Putaran II dan Kejurda Drag Bike berlangsung sangat meriah, Minggu (24/4) kemarin. Ratusan pembalap berpacu menjadi tercepat di tengah ribuan penonton yang membanjiri Sirkuit NP Lanud Padang.

Selain itu, acara yang di­gelar oleh DKC Garda Bang­s­a Kota Padang ini turut meng­gelar kompetisi modifikasi mobil dan motor, Disk Jockey (DJ) , Graffity, dan Photografy.

Ketua pelaksana acara, Yonder WF Alvarent me­nga­takan pada perlombaan Rosadi WF Kejurnas Drag Race Putaran II dan Kejurda Drag Bike ini mem­per­lom­bakan dua jalur lurus yaitu pada jalur 201 meter dan 402 meter.  

“Dalam acara ini kami menggelar dua jalur lurus yaitu sepanjang 201 meter dan 402 meter. Selain itu, kami juga menyelenggarakan kontes modifikasi mobil dan motor, Disk Jockey (DJ) , Graffity, dan Photografy,” kata Yonder kepada Haluan.

Ia juga mengatakan mak­sud acara Rosadi WF ini dige­lar tidak lain untuk me­nye­diakan sarana dan pra­sarana bagi generasi muda yang me­miliki hobi terhadap olahraga otomotif khususnya di cabang balapan mobil dan motor di jalur lurus serta modifikasi roda empat dan dua.

“Inilah kesempatan bagi anak muda yang memiliki hobi otomotif untuk me­nya­lurkan bakatnya dan mem­perlihatkan hasil perjuangan mereka selama ini. Baik itu di cabang balapan, maupun modifikasi,” katanya lagi.

Selain itu, dengan adanya acara ini Yonder mengatakan akan terlihat bibit-bibit ber­bakat baik di cabang balapan maupun modifikasi yang selama ini tidak terlihat. Khususnya anak muda.

Sementara itu Kadispora Sumatera Barat, Priyadi Syu­kur mengapresiasi acara Ro­sadi WF Kejurnas Drag Race Putaran II dan Kejurda Drag Bike ini. Pasalnya acara ini serupa dengan program pe­me­rintah untuk mencegah anak muda ke dunia balapan liar.

“Pemerintah sangat men­dukung acara positif ini. Karena bisa menyalurkan hobi dan kreatifitas anak-anak muda yang senang di dunia otomotif. Di sini juga tempat mereka berbagi ilmu dan pengetahuan sesama pecinta otomotif. Jadi bisa me­mi­ni­malkan, bahkan meng­hilang­kan balapan liar,” kata Pri­yadi Syukur.

Ia mengharapkan dengan adanya acara ini, per­kemb­angan kepribadian dan per­gaulan anak-anak muda bisa dikendalikan secara cer­das dan bijak. Pasalnya, dengan berkumpul bersama disini, para pecinta balapan bisa saling kenal dan berdiskusi bagaimana mencari jalan keluar menyalurkan hobi balapan dengan tidak mem­buat balapan liar.

“Pastinya kita semua ti­dak setuju dengan adanya balapan liar, karena rentan dengan kecelakaan dan nar­koba. Jelas ini sangat merusak generasi penerus bangsa ini. Lebih baik menyalurkan hobi balapan ini secara bijak dan resmi. Mari para pecinta dunia otomotif berkumpul dan berdiskusi secara bijak untuk mencari solusi yang baik dan positif dalam me­nyalurkan hobi balapan mau­pun modifikasi ini,” katanya.

Dari pantauan Haluan di Sirkuit, kejuaraan Rosadi WF Kejurnas Drag Race Putaran II dan Kejurda Drag Bike sempat terhenti dengan ada­nya hujan lebat turun pada pukul 15.10 WIB. Namun kon­disi ini tidak terlalu meng­ganggu dan menyurutkan semangat peserta. Sebab sete­lah hujan mulai reda pada pukul 16.00 WIB, acara di­langsungkan kembali. Sam­pai berita ini diturunkan pukul 20.00 WIB, pemenang belum bisa diketahui. Pa­salnya kompetisi masih ber­langs­ung dan ribuan pe­non­ton masih memadati sirkuit NP Lanud. (h/mg-ang)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]