Pemerintah Pusat Bangun Sekolah Termegah Senilai 2 Miliar


Senin, 25 April 2016 - 03:26:38 WIB

LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Pemerintah pusat akan membangun sekolah termegah di Kabupaten Limapuluh Kota dengan dana senilai dua miliar rupiah. Sekolah dengan nama SMPN 4 Bukit Barisan tersebut akan dilengkapi dengan ruangan kelas, kantor majelis guru, labor, perpustakaan, musala, toilet, taman-taman hingga pagar keliling dan penunjang lainnya. 

“Seluruh biaya pem­bangu­nan sekolah baru ini ditanggung oleh pemerintah pusat. Polanya pem­bangu­nan­nya pun sekali jalan dengan berbagai fasilitas sekolah,” terang Kepala Bidang Pendidikan Dasar dan Menengah Dinas Pen­didikan Kabupaten Lima­puluh Kota Arius Ali saat sosialisasi pembangunan SMPN 4 dengan tokoh-tokoh masyarakat Bukit Barisan pada Sabtu (23/4). 

Tak tanggung-tanggung, konsep pembangunannya pun sudah modern serta ditangani oleh konsultan perencana serta dan re­ka­nan professional yang di­tun­juk pemerintah pusat.

“Dari desainnya, SMPN 4 ini nantinya akan jadi sekolah termegah di Kabu­paten Limapuluh Kota,” terangnya. 

Rencananya, SMPN 4 Bukit Barisan akan di­bang­un di Jorong Guntuang, Nagari Banja Loweh. Di­jelas­kan Arius  Ali, se­tidak­nya ada lima SD yang be­rada sekitar Kecamatan Bukit Barisan sebagai pen­dukung berdirinya SMPN 4 Bukit Barisan tersebut. 

“Rencananya, Juni men­datang peletakan batu per­tama pembangunan SMPN 4 Bukit Barisan dilakukan. Meski demikian, pe­ne­rima­an siswa baru tahun ajaran 2016/2017 sudah dila­ku­kan. Dan siswanya pun di­titip di beberapa sekolah lain hingga selesainya pem­bangunan SMPN 4 Bukit Barisan. Direncanakan, pe­m­bangu­nan sekolah yang komplit fasilitas itu mem­butuhkan waktu hingga en­am bulan ke depan,” terangnya lagi. 

Berdirinya SMPN 4 Bu­kit Barisan itu, tak terlepas dari upaya dan perjuangan bersama  tokoh masyarakat setempat terutama Harlen. Pegawai Dinas Pendidikan Kabupaten Limapuluh Ko­ta tersebut, awalnya prihatin dengan kondisi anak didik Bukit Barisan lulusan SD. 

Umumnya, lulusan SD dari Kecamatan Bukit Ba­risan lebih mengejar jauh-jauh luar Kecamatan Bukit Ba­risan  hingga berpisah de­ngan orang tua demi me­lan­jutkan pendidikan me­reka. Dari sana, Harlen se­ka­ligus mantan Kepala UPT Pen­didikan Suliki itu beru­paya melobi pe­me­rint­an pusat untuk meminta di­bangun­nya satu SMPN Na­sio­nal di Keca­matan Bukit Barisan. 

Setelah seluruh per­sya­ratan dilengkapi, akhirnya pemerintah pusat men­ye­tujui pembangunan SMPN 4 Bukit Barisan dengan fasilitas lengkap itu hingga memberi anggaran sebesar dua miliar rupiah.

“Di Indonesia, pe­me­rin­tah pusat hanya mem­bangun sebanyak  54 SMP baru yang  lengkap fa­sili­tasnya. Satu di antaranya dibangun di Ka­bupaten Li­ma­puluh Kota,” terang Harlen. 

Harlen berharap, ke de­pan dengan adanya SMP­N 4 Bukit Barisan itu, se­tidak­nya mampu meningkatkan mutu pendidikan Kabu­paten Limapuluh Kota.

“Selama ini, anak-anak harus bersekolah jauh ke­luar dari Kecamatan Bukit Ba­risan. Berapa biaya yang dibutuhkan untuk itu. Be­lum lagi pengaruh ling­kungan terhadap anak yang terpisah dengan orang tua. Dengan adanya SMPN 4 ini, setidak­nya mampu me­ngu­rangi be­ban ekonomi ma­sya­rakat dan orang tua bisa 24 jam mengawasi an­ak-anak me­reka,” terangnya lagi.  

Tokoh masyarakat Bu­kit Barisan serta orang tua mu­rid SD sekitar Kecamatan Bukit Barisan menyambut baik berdirinya SMPN 4 tersebut. Masyarakat me­nilai, dengan adanya SMPN 4 tersebut, Kecamatan Bu­kit Barisan tidak lagi dipan­dang sebelah mata ke depannya.  “Ini salah satu langkah un­tuk me­ma­ju­ka­n daerah ka­mi,” ucap to­koh-tokoh Ke­ca­matan Bukit Barisan. (h/ddg)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]