KIE Semakin Penting

Makanan Berbahaya Banyak Beredar


Senin, 25 April 2016 - 03:31:32 WIB
Makanan Berbahaya Banyak Beredar Anggota DPR-RI, John Kenedy Azis yang didampingi Bupati Padang Pariaman, Ali Mukhni dan Ketua BPOM, Zulkifli serta Ketua Forum Kabupaten Sehat (FKS) Padang Pariaman, Rahmad Tuangku Sulaiman, memberikan penjelasan pada Sosialisasi Pemberdayaan Masyarakat melalui Komunikasi Informasi Edukasi (KIE) Obat dan Makanan, Sabtu (23/4) di Hall IKK Paritmalintang. (BUSTANUL)

PADANG PARIAMAN, HALUAN — Bupati Padang Pariaman, Ali Mukhni sangat setuju dan apresiasi dengan acara Sosialisasi Pemberdayaan Masyarakat melalui Komunikasi Informasi Edukasi (KIE) Obat dan Makanan berlangsung di aula Kantor Bupati Padang Pariaman, Paritmalintang, Sabtu (23/4). Acara tersebut dihadiri sekitar 254 undangan, sebagian besar adalah aktivis Forum Kabupaten Sehat (FKS) Kabupaten Padang Pariaman.

Kegiatan yang di­pra­ka­r­sai FKS ini diselenggarakan oleh Balai Besar Penga­wasan Obat dan Makanan (BBPOM) Padang. Tampil sebagai narasumber adalah Anggota Komisi IX DPR RI John Kennedy Azis bersama Bupati Ali Mukhni, Kepala BBPOM Zulkifli dan Ketua FKS Padang Pariaman Rah­mat Tuanku Sulaiman.

Bupati Ali Mukhni me­nga­takan, kegiatan sosia­li­sasi BPOM ini sangat bagus diadakan, karena sekarang sangat banyak makanan yang ditemukan ditengah masyarakat yang memakai alat-alat yang berbahaya. “Saya mengapresiasi BB­P­OM dan Anggota DPR RI yang memilih Kabupaten Padang Pariaman sebagai lokasi sosialisasi. Kepada peserta diharapkan bisa mengikuti sosialisasi hingga acara berakhir. Sebab, se­mua informasi yang akan diberi­kan narasumber sang­at bermanfaat,” pintanya.

Kepala BBPOM Zul­kifli menyebutkan, pihak­nya telah melakukan pe­ngam­bilan contoh makanan yang beredar di pasaran dan selanjutnya akan diteliti di laboraturium. Ia juga men­jelas­kan boraks dan for­malin sangat mem­bahaya­kan untuk ketahanan tubuh. Menurutnya, penganan me­ngan­dung boraks sulit di­kenali oleh pembeli. Oleh sebab itu pihaknya perlu bersinergi dalam menga­wasi keberadaan makanan, obat-obatan dan kosmetik dengan melibatkan tiga unsur yakni pelaku usaha, konsumen dan pemerintah.        “Sulit untuk menentukan apakah penganan mengan­dung boraks atau tidak. Hal itu berbeda apabila panga­nan mengandung formalin ataupun zat pewarna, dan kalau membeli makanan siap saji dan lain sebagainya tolong baca labelnya ter­lebih dahulu,” kata Zulkifli.

Sementara itu, Anggota DPR RI John Kennedy Az­is menyebutkan, kegiatan ini diadakan dengan banyaknya laporan dari masyarakat ter­kait makanan yang ber­bahaya untuk dikosumsi. Dan kegia­tan tersebut meru­pakan lang­kah perhatian terhadap ma­sya­rakat oleh DPR beker­ja­sama dengan BBPOM sebagai me­wujud­kan aspirasi ma­sya­rakat tentang banyaknya pen­yakit yang menyerang dengan sasaran anak usia sekolah.

Ia pun menghimbau ke­pada orangtua untuk mem­peringati anaknya agar tidak jajan sembarangan dalam upaya menyelamatkan ge­ne­rasi bangsa dari kerusakan otak dan bahaya ancaman penyakit. (h/bus)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]