Pemko Ajukan Persyaratan

15 Salon Diizinkan Buka Kembali


Senin, 25 April 2016 - 03:43:42 WIB

PADANG, HALUAN — Dari 26 salon plus-plus yang berada di Komplek Padang Teater lantai 2 Pasar Raya Padang yang sudah disegel Pemko Padang, hanya 15 salonan diantaranya diizin­kan buka kembali. Selebihnya, ada sekitar 11 salon tidak diper­bolehkan buka kembali.

Keputusan tersebut sudah melalui rapat terbuka antara sejumlah salonan dengan pihak Dinas Pasar yang juga melibatkan SK4, Jumat (22/4) di Kantor Dinas Pasar.

Dalam rapat, sempat terjadi keri­cuhan sengit antara pihak salon dengan petugas pasar. Mereka yang dilarang buka tidak terima dan maksa untuk diperbolehkan buka kembali seperti yang lain.

Kepala Dinas Pasar Padang Endrizal pada Haluan, Minggu (24/4) menyam­paikan bahwa yang diperbo­lehkan buka tersebut posisi salonnya berada di depan dan di pinggir sekitar 15 salon.

Selebihnya, salon yang dibagian dalam tidak diperbolehkan buka karena sudah terlalu meresahkan dan menyalahi kode etik salon yang sebenarnya.

“Di bagian barat dan timur depan boleh buka kembali, namun yang di dalam dilarang. Yang buka tersebutpun diizinkan dengan sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi jika masih ingin buka. Jadi tidak sembarang buka saja. Ini kesempatan terakhir, jika masih bandel semuanya resmi ditutup,” jelasnya.

Ia juga mengatakan, syarat tersebut juga sudah melalui rapat dan musya­warah.

Seperti, salon tersebut harus me­lengkapi peralatan salon, kemudian tidak boleh memakai gaya lama yang menarik-narik orang lewat serta ber­pakaian yang sopan.

Namun, ada beberapa salon yang dilarang buka sempat berontak dan pada akhirnya meratap serta memelas.

Ternyata tidak ada toleransi se­di­kitpun, keputusan sudah bulat, seperti apapun usaha yang dilakulan tetap saja nihil. Pekerja salon tersebut harus me­nerima keputusan.

“Ini sudah merupakan sangsi tegas yang masih sempat dipermainkan. Sebe­lum­nya sudah diberikan kelonggaran namun masih saja bandel, ya terima saja nasib dan sangsi dari petugas,” pungkas­nya.

Disamping salonan, Endrizal juga menegaskan bahwa kafe yang berada di sakitar salonan tersebut juga dilarang buka. “Beberapa kafe juga tutup, tidak ada yang boleh membantah,” tegasnya. (h/win)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]