STIT Syekh Burhanuddin Siapkan Diri Jadi Institut


Senin, 25 April 2016 - 13:10:20 WIB
STIT Syekh Burhanuddin Siapkan Diri Jadi Institut

PARIAMAN, HALUAN — Wakil Bupati Padang Pariaman Suhatri Boer mendorong Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Syekh Bur­hanuddin Pariaman beralih status menjadi institut. Menurutnya, dengan prestasi sejauh ini sudah seharusnya STIT meningkatkan statusnya.

“Berpijak dari per­ja­lanan STIT, sudah se­wajar­nya untuk menjadi sebuah institut, makanya dengan bantuan kita bersama-sama keinginan ini bisa di­wujud­kan,” ucap Suhatri Boer saat membuka kuliah umum bersama narasumber Dirut PT Semen Padang Benny Wendry dan Anggota DPR RI Refrizal di Kampus STIT, Sabtu (23/4).

Baca Juga : Sebagai Peserta JKN-KIS Adalah Kebutuhan Wajib Bagi Usia Lanjut

Ia juga menyarankan, komunikasi dengan ber­bagai pihak terkait perlu dilakukan dan para alum­ni­pun harus membantu ke­ma­juan sekolah ini menjadi yang terbaik. Dengan akre­ditasi B yang diraih kini, semua pihak berkewajiban untuk mendorong kampus ini meraih akreditasi A.

“Mahasiswa yang belajar di STIT harus rajin, karena kecemerlangan sebuah per­guruan tinggi itu tidak luput dari prestasi mahasiswa yang ada di lingkungannya. Oleh sebab itu mari kita semua, terutama di ling­kungan STIT, untuk terus berbenah mewujudkan ST­IT menjadi sebuah institut terkemuka di daerah ini,” harap Wabup.

Baca Juga : Zona Orange, Sawahlunto Larang Pesta Perkawinan

Pimpinan STIT Syekh Burhanuddin Pariaman Ra­syi­dah,SPd, MPd menga­takan, peluang untuk men­jadi institut bagi sekolah tinggi ini terbuka lebar. Pihak kampus sendiri sudah diundang oleh Dirjen Pen­di­dikan Islam di Jakarta untuk menyampaikan ran­cangan perubahan menjadi institut.

“Senin ini (25/4) kami berangkat menyampaikan rancangan tersebut.  Di­harap­kan tahun 2017  STIT sudah bisa menjadi sebuah institut di daerah ini dengan nama Institut Agama Is­lam,” harap Rasyidah.

STIT sendiri memiliki satu fakultas yaitu Fakultas Tarbiyah dan saat ini sedang mengajukan penambahan Fakultas Ekonomi dan Bis­nis Islam (FEBI). Fakultas ini akan memiliki jurusan Ekonomi Islam, Perbankan Syariah. Kemudian juga akan diajukan Fakultas Sya­ri­ah dengan jurusan Alu­sa’diyah (As) dan hukum-hukum Islam.

Persiapan lainnya, juga telah disiapkan seperti pro­posal untuk penambahan jurusan dan persiapan untuk alih status, dari STIT ke institut. STIT saat ini juga akan membuka program pasca sarjana dalam waktu dekat ini. 

“Kami berharap para mahasiswa yang sudah me­namat­kan pendidikan di kampus ini dapat melan­jutkan pasca sarjananya disini. Kami ber­harap semua persyaratan bisa diikuti, sehingga STIT berubah menjadi institut terwujud,” kata pimpinan STIT tersebut.

Terkait tenaga dosen, menurut Rasyidah, sejalan dengan penambahan jurusan maka tenaga dosen sebanyak 36 orang dengan predikat S2 dan S3 juga disiapkan. (h/tri)

 

 

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]