75 Pedagang dan Pelaku Usaha Dilatih Metrologi Legal


Senin, 25 April 2016 - 13:23:26 WIB

PAYAKUMBUH, HALUAN — Sebanyak 75 Orang Pedagang dan pelaku Usaha yang memiliki dan menggunakan alat-alat Ukur, Takar, Timbang dan Per­lengkapannya (UTTP) se-Kota Paya­kumbuh dilatih dan diberikan penge­tahuan tentang metrologi legal. Kegia­tan yang digelar Dinas Koperasi, UM­KM, Perindustrian dan Perdagangan ini berlangsung Kamis (21/4) lalu di Aula Fakultas Pertanian Unand (Gedung Gambir), Jalan Jendral Sudirman Paya­kumbuh.

 “Kegiatan itu dibuka Walikota diwakili Sekretaris Dinas Koperindag, setempat Andri Narwan. Sedang nara­sum­ber dari UPTD Balai Metrologi Provinsi Sumatera Barat Usman, dan Ketua MUI Kota Payakumbuh H.Mis­mardi,” ujar Kabid Perindustrian Dinas Koperindag setempat, Mise, kemarin.

Ia menyebutkan, peserta sosialisasi diikuti sebanyak 75 orang terdiri dari 50 dari Pedagang Pasar Ibuh, pelaku usaha 11 orang dan 14 orang dari pengecer dan distributor pupuk yang ada di Kota Payakumbuh. Maksudnya untuk me­ning­katkan sumber daya dan penge­tahuan para pemilik dan pengguna UTTP serta melaksanakan amanat UU No.8 Tahun 1999 tentang perlindungan konsumen.

Disamping itu juga untuk melindungi konsumen serta pelaku usaha dari hal-hal yang berpotensi merugikan dalam pembelian barang, misalnya berat barang yang sesuai dengan standar berat (1 kg=10 ons). Kegiatan sosialisasi Metrologi Legal di Kota Payakumbuh karena sebelumnya terpilih sebagai salah satu  daerah Kab/Kota yang diusulkan dan mendapat predikat Pasar Tertib Ukur Tahun 2016.

Sekretaris Dinas Koperindag, Andri Nawar mengatakan, adanya ketidak seimbangan kedudukan konsumen dan pelaku usaha baik ditinjau dari segi ekonomi maupun segi teknis, sangat perlu dijembatani  melalui berbagai upaya diantaranya melalui gerakan perlindungan konsumen, yang pada akhirnya konsumen dapat menkonsumsi suatu barang/jasa yang diinginkan secara aman dan terlindungi sebagai landasan hukum perlindungan terhadap kon­sumen.

”Sehingga pengguna alat UTTP sesuai dengan semestinya, serta tercip­tanya pasar tertib ukur dan terlin­dunginya konsumen dan pelaku usaha  dari potensi kerugian yang mungkin terjadi dalam hal takaran ukuran dan timbangan akibat kelalaian alat UTTP,” sebut Andri Narwan. (h/zkf)

 

 

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]