Persepsi Diharapkan Majukan Peternakan Sumbar


Senin, 25 April 2016 - 15:43:11 WIB

PADANG, HALUAN — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumbar, Hen­­dra Irwan Rahim me­min­ta kepada DPP Persepsi (Per­himpunan Ilmu Sosial Eko­nomi Peternakan) yang baru dilantik agar bisa mem­berikan pokok pikiran tentang peter­nakan di Sumbar. Karena sela­ma ini DPRD menilai peter­nakan Sumbar masih butuh penyempurnaan.

Hal itu diungkapkan Ketua DP­RD Sumbar, Hendra Irwan Ra­him saat jamuan makan ma­lam dengan Forum Pimpi­nan Pendidikan Tinggi Peter­nakan Indonesia (FPPTPI) dan DPP Persepsi di Gedung DPRD Sumbar Jumat, (22/4) malam.

“DPP Persepsi yang di dalamnya banyak ahli-ahli peternakan, orang-orang yang berkompeten dalam di bidang peternakan tentu mempunyai pokok pikiran yang bagus di bidang peternakan. Pokok pikiran ini lah yang saat ini dibutuhkan Sumbar, mengi­ngat saat ini masih dalam pembahasan RPJMD. Sehing­ga pokok pikiran ini bisa masuk ke RPJMD terse­but,” ungkap Hendra.

Dalam kesempatan itu Hen­­dra juga mempromosikan pariwisata di Sumbar kepada anggota FPPTPI dan DPP Persepsi yang berisi ahli peter­nakan yang berasal dari selu­ruh Indonesia seperti, Jawa, Sulawesi, Bali, dan Makasar.

“Banyak tempat wisata yang bisa dikunjungi di Sum­bar. Sumbar hampir mirip dengan Bali. Dimana ada wisa­ta pantai, danau dan juga kulinernya yang luar biasa. Apalagi saat ini Provinsi Sum­bar sangat fokus dengan pari­wisa­tanya. Ambil yang bagus­nya, tinggal yang buruk. Cerita yang baiknya di luar sana,” ujarnya.

Ketua Umum DPP Persep­si pusat, Budi Kuntoro menye­butkan, forum yang baru ter­ben­tuk ini akan bisa menjadi wadah ekonomi untuk pe­ngem­bangan peternakan di Indonesia dan Sumbar khusus­nya. Persepsi ke depan bisa memberikan standar minimal dari sarjana peternakan yang ada di Persepsi untuk bersaing baik dalam regional maupun di Asia Tenggara.

“Ini kota bersejarah bagi lahirnya Persepsi. Jadi, dengan bergabungnya ahli peternakan di Persepsi bisa memberikan sumbangan di dunia pe­ter­nakan. Apalagi saat ini pe­ternakan masih menjadi ma­sa­lah di Indo­ne­sia,” pung­kas­nya.

Dekan Faterna Unand Dr. Ir. Jafrinur menyebutkan FPP­TPI tahun ini dihadiri 74 pimpinan perguruan tinggi peternakan di Indonesia. Ini jumlah paling banyak dihadiri delegasi jika dibanding tahun sebelumnya. Salah satu agenda Musyawarah Nasional (Mu­nas) FPPTPI adalah mem­be­dah kurikulum ilmu peter­nakan berstandar nasional dan berdaya saing tingkat ASEAN.

“Semua ini tak terlepas dari mulai diterapkannya Masya­rakat Ekonomi Asean (MEA) sejak awal tahun ini. Makanya, bila lulusan Ilmu Peternakan tak didorong berdaya saing ASEAN, tentunya sulit ber­saing dengan lulusan yang sama dari negara ASEAN lainya,”katanya.

Dr. Jafrinur mengusulkan perlunya diselenggarakannya pendidikan khusus profesi bagi sarjana peternakan guna me­ningkatkan keterampilan me­masuki dunia kerja. “Saat ini lulusan Fakultas Tek­nik sudah ada pendidikan prof­esi untuk mengambil gelar in­sinyur. Hal yang sama tentu per­lu dila­kukan oleh lulusan Il­mu Peter­nakan,”ujarnya. (h/isr)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu, 16 Maret 2016 - 03:51:07 WIB
    Sertijab Dirut RSUP Dr M Djamil

    Samakan Persepsi Demi Akreditasi

    Samakan Persepsi Demi Akreditasi PADANG, HALUAN — Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr M Djamil Padang mempunyai waktu sekitar dua bulan jelang kedatangan Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) untuk proses reakreditasi. Setiap ele­men di rumah sakit rujukan na.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]