SMKN 2 Guntal Siapkan Lulusan Siap Saing


Selasa, 26 April 2016 - 02:52:02 WIB

AROSUKA, HALUAN—Me­nyadari pentingnya ke­mam­puan lulusan, SMKN 2 Gunung Talang menerapkan proses dengan menge­depan­kan praktek dibanding teori. Dalam Proses Belajar Me­ngajar (PBM), hanya se­kitar 35 persen bicara teori. Se­lebihnya atau se­kitar 65 per­sen siswa di­tuntut ber­karya sesuai de­ngan jurusan ma­sing-ma­sing. Hal ini dila­kukan guna melahir­kan lulu­san yang siap bersaing dalam dunia kerja yang semakin kom­petitif.

Kepala SMKN 2 Gu­nung Talang  Mahyunis me­nyebutkan, sebagai SMK ‘muda’, SMKN 2 Guntal hanya memfokuskan Tiga mata pelajaran yang belum ada di SMKN lain di daerah itu. Pertama, Teknik Audio Video (TAV), Akuntansi dan Pemasaran. “Di Gu­nung Talang ada 2 SMKN, makanya kita tidak mem­buka jurusan teknik oto­motif, kelistrikan maupun pertukangan. Karena juru­san itu sudah di SMKN 1,”terang Mahyunis.

Dia mengaku, sejak mu­lai berdiri, minat siswa-siswi untuk bersekolah di SMKN 2 Guntal terus meningkat. Setidaknya, hari ini tercatat sebanyak 243 siswa yang mayoritas berasal dari kelu­arga kurang mampu tengah menuntut ilmu di sekolah itu. Jumlah tersebut jauh meningkat dibandingkan Tahun 2008 silam yang siswanya hanya berkisar 95 orang atau hanya untuk 3 lokal. Sedangkan tenaga pengajar yang alias guru mencapai 36 orang. “Tahun ini, 65 orang lulusan SMKN 2 yang akan lulus. Ini ang­katan ke-6,” katanya.

Untuk menunjang pro­ses belajar mengajar, seko­lah yang  berada di ibukota Kab. Solok Arosuka ini me­miliki 11 unit lokal belajar dengan 3 unit labor. Sejauh ini, ketersediaan labor me­mang sangat mem­bantu ak­ti­fitas siswa-siswi di SMNK 2 Guntal. Berbagai karya siswa-siswi sudah dapat di­manfaatkan. Seperti siswa jurusan TAV, telah mampu membuat ampli, speker dan langsung mencetak kotak speaker.

Berbekal kemampuan tersebut, Mahyunis optimis lulusan SMKN 2 Guntal dapat menerjang kerasnya persaingan dunia  kerja.

Bebas Uang Pembangunan

Di sisi lain, menyadari mayoritas siswanya yang hampir 95 persen meru­pakan anak petani dan bu­ruh, pihak Sekolah justru tidak membe­bankan biaya pembangunan pada orang­tua  murid. Seti­daknya, sis­wa SMKN 2 Guntal hanya membayar Sumbangan Pe­nyelenggaraan Pendidikan (SPP) sebesar Rp1,2 juta dalam 1 tahun.

Hal ini juga dibenarkan oleh salah seorang mantan guru SMKN 2, Zaldi Nofra,  untuk membantu me­ri­ngan­kan beban siswa, pihak Se­ko­lah selalu mengupayakan Bantuan Siswa Miskin (BS­M) dan bantuan dari Badan Amil Zakat (BAZ) Ka­bu­paten Solok “Ada 4 orang siswa kelas III yang lulus tahun ini tanpa membayar,” kata Zaldi yang berpindah tugas ke Kantor Bupati Solok. (h/ndi)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 02 Mei 2017 - 02:23:15 WIB

    SMKN 1 Bukittinggi Optimis Raih Adiwiyata Nasional

    SMKN 1 Bukittinggi Optimis Raih Adiwiyata Nasional BUKITTINGGI, HALUAN – Jelang penilaian Adiwiyata Nasional, SMKN 1 Bukittinggi terus berbenah. Sekolah yang telah sukses meraih penghargaan sebagai sekolah Adiwiyata Provinsi pada tahun 2016 tersebut, tak henti-hentinya mela.
  • Senin, 17 Oktober 2016 - 00:33:37 WIB

    SMKN 1 Wakil Solsel untuk Tingkat Provinsi

    SOLSEL, HALUAN — SMKN 1 Solok Selatan (Solsel) terpilih mewakili Kabu­paten Solsel melaju ketingkat Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) dalam Lomba Sekolah Sehat (LSS) setingkat SMA/sederajat..
  • Senin, 01 Agustus 2016 - 03:09:10 WIB

    SMKN 1 Solsel Halal bi Halal

    SMKN 1 Solsel Halal bi Halal SOLSEL, HALUAN — Kepala SMKN 1 Solok Selatan (Solsel), Novrizon me­ngatakan, untuk mewujudkan hubungan yang harmonis, diperlukan adanya sila­turrahmi. Sebab silaturrahmi tidak ada batas waktu. Setidaknya hal ini disam­p.
  • Selasa, 17 Mei 2016 - 03:18:20 WIB

    187 Siswa SMKN 1 Ikuti Prakerin

    SAWAHLUNTO, HALUAN — Jelang tutup semester genap, SMKN 1 Sawahlunto kembali mengirim 187 siswanya untuk melaksanakan Praktek Kerja Industri (Pra­kerin) di berbagai dunia usaha, industri dan pemerintahan tersebar diwilayah .
  • Senin, 11 April 2016 - 04:09:20 WIB

    SMKN 2 Solsel Beternak Ayam Pedaging

    SOLSEL,HALUAN—Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Solok Selatan (Solsel) capai omzet Rp2 juta per bulan dari hasil budidaya ternak ayam pedaging. SMKN 2 Solsel merupakan sekolah keju­ruan peternakan dan perkebunan..
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]