Mulai 1 Mei

Kredit Bunga Rendah Diluncurkan


Selasa, 26 April 2016 - 03:19:06 WIB

PADANG, HALUAN — Pemegang saham Bank Nagari menyepakati agar bank milik daerah ini segera merealisasi program kredit berbunga rendah. Kredit itu ditujukan khusus untuk pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Sumatera Barat (Sumbar) untuk meningkatkan pengembangan UMKM.

Gubernur Sumbar, Ir­wan Prayitno usai mengikuti Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank Na­gari di Hotel Mercure, Senin (25/4), mengatakan, RUPS tersebut memutuskan, Bank Nagari ke depannya akan mendorong pertumbuhan dan pengembangan UMKM melalui kredit ringan. Pro­gram tersebut akan mendu­kung pertumbuhan UMKM di Sumbar, dengan menar­getkan sejumlah pelaku usaha di Sumbar naik kelas.

Menurut Irwan, pro­gram itu dapat mendorong pertumbuhan ekonomi aki­bat banyaknya dampak kre­dit peduli ekonomi rakyat tersebut.

Ia menuturkan, jika pe­la­ku usaha sudah naik kelas dari sebelumnya, mi­kro naik menjadi kecil, kecil menjadi menengah. Ini jelas dam­paknya sangat besar, maka­nya diutamakan untuk kre­dit produktif.

“Dari 84 persen pelaku mikro di Sumbar, pada umum­nya terkendala dalam perkembangan usaha kare­na kesulitan akses modal. Sementara untuk ketekunan dan kemampuan pelaku usaha sudah jelas terbukti kemapuannya,” jelas Irwan.

Keyakinan tersebut, kata Irwan, dapat dilihat dari banyaknya pelaku UMKM yang tetap bertahan dalam usahanya. Jika tidak mampu dan menguntungkan sudah pasti pelaku tersebut akan meninggalkan usahanya.

“Buktinya mereka masih bertahan sampai sekarang, itu buktinya mereka sudah paham dan memiliki ke­mam­puan usaha. Oleh se­bab itu kami menyimpulkan pelaku usaha tersebut hanya tergantung dengan modal,” ujarnya.

Ia menginformasikan, program Kredit Peduli Eko­no­mi Rakyat (KPER) terse­but sudah dapat dinikmati ma­syarakat mulai 1 Mei 2016 karena Bank Nagari su­dah bisa mempersiapkan per­syaratan dan indikator yang bisa mendapatkan KP­ER tersebut. Acuannya ma­sih tetap sesuai dengan sya­rat pencairan kredit lain­nya.

“Yang pasti usaha terse­but harus terwujud dan ban­kable. Karena targetnya pelaku usaha, jadi ini hanya kredit produktif, tidak kon­sumtif,” sebutnya.

Ia menerangkan, seka­rang 84 persen pengusaha di Sumbar mayoritas pengu­saha mikro. Pengusaha kelas kecil hanya 14 persen. Ke­mudian, koperasi juga hanya kelas kecil, ditambah de­ngan kegiatan ekonomi lain­nya seperti perdagangan, industri rumahan yang ska­la­nya di bawah Rp100 juta. Oleh sebab itu, cara me­ngembangkan usaha yang bergerak dikelas itu adalah memberikan modal.

“Kalau ilmu pengusaha sudah tahu, semangat sudah ada, cuma saat ini yang kurang modal. Sebenarnya perhatian pemerintah cukup tinggi karena sudah ada KUR dan bantuan Jam­krida. Untuk lebih maju lagi, kami meluncurkan program ini,” jabarnya.

Ia mengakui, dengan program tersebut, Bank Nagari berkesempatan me­ningkatkan nasabah yang produktif dan konsumtif dengan perbandingan 60-40. Meski Bank Nagari tidak untung, tapi dampaknya sangat besar.

Sementara itu, Pejabat Sementara (Pjs) Dirut Bank Nagari Syafrizal, didampingi Direktur Kredit dan Syariah Hendri menyebutkan, pro­gram tersebut akan men­dukung peningkatan jumlah nasabah Bank Nagari ka­rena secara tak langsung mendukung capaian target Bank Nagari.

“Ini akan mendukung program kami nantinya. Akan semakin banyak nasa­bah yang dapat dijangkau, karena dengan bunga ren­dah,” tutupnya. (h/ows)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu, 17 Juni 2020 - 09:30:07 WIB

    Dirut BRI: Kalau Bank Tidak Mau Salurkan Kredit, Ya Tutup Saja

    Dirut BRI: Kalau Bank Tidak Mau Salurkan Kredit, Ya Tutup Saja HARIANHALUAN.COM - Direktur Utama Bank Rakyat Indonesia (BRI), Sunarso, menjamin bahwa bank dengan likuiditas yang sehat akan tetap menyalurkan kredit kepada nasabah. Ungkapan itu ia lontarkan untuk menjawab pertanyaan pesert.
  • Kamis, 11 Juni 2020 - 07:41:50 WIB

    Kabar Gembira, Pelaku Usaha Mikro Dapat Keringanan Kredit 6 Bulan

    Kabar Gembira, Pelaku Usaha Mikro Dapat Keringanan Kredit 6 Bulan HARIANHALUAN.COM - Badan Layanan Umum (BLU) Pusat Investasi Pemerintah (PIP) mencatat ada sekitar 1,77 juta debitur kredit ultra mikro yang mendapat insentif akibat usahanya terdampak COVID-19..
  • Sabtu, 02 Mei 2020 - 16:02:21 WIB

    Per 1 Mei 2020, BNI Beri Keringanan Penagihan Kartu Kredit

    Per 1 Mei 2020, BNI Beri Keringanan Penagihan Kartu Kredit JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Satu lagi kebijakan baru dari Bank Indonesia (BI) mulai berlaku 1 Mei 2020 ini, yaitu Kebijakan Penyelenggaraan Kartu Kredit Masa Covid 19 sesuai surat BI No. 22/263/DKSP/Srt/B tanggal 15 April 2.
  • Kamis, 30 April 2020 - 21:20:59 WIB

    Hore! Bunga Kartu Kredit Turun Besok

    Hore! Bunga Kartu Kredit Turun Besok JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Bank Indonesia (BI) memangkas bunga kartu kredit dari maksimum 2,25% per bulan menjadi maksimum 2% per bulan. Berdasarkan keterangan resmi BI, kebijakan berlaku efektif 1 Mei 2020..
  • Selasa, 14 April 2020 - 19:02:25 WIB

    Mulai 1 Mei, Pengguna Kartu Kredit Bisa Nikmati Kemudahan Ini

    Mulai 1 Mei, Pengguna Kartu Kredit Bisa Nikmati Kemudahan Ini JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Bank Indonesia (BI) memberikan kelonggaran untuk kebijakan kartu kredit. Gubernur BI Perry Warjiyo mengungkapkan pelonggaran ini berupa penurunan batas maksimum suku bunga..
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]