Terbaik Tingkat Nasional

Wahyu Kuasai Delapan Jenis Alat Musik


Selasa, 26 April 2016 - 14:48:02 WIB
Wahyu Kuasai Delapan Jenis Alat Musik Wahyu, pemusik cilik terbaik tingkat nasional foto bersama dengan Wabup Limapuluh Kota, Ferizal Ridwan dan Sekdakab, Yendri Tomas. (ZUL)

LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Raut kegem­biraan terpancar di wajah Wahyu Ferdian (12), saat namanya dipanggil oleh pro­to­koler humas untuk berdiri di depan barisan ribuan ASN peserta apel akbar, usai pe­ringatan hari Otonomi Dae­rah di GOR Singa Harau, Sarilamak, Senin (25/4). Dia adalah pemenang lomba kate­gori pemain musik terbaik nasional 2016 ini.

Bocah laki-laki asal Taeh Baruah, Kecamatan Paya­kumbuh yang masih duduk di bangku kelas VI SD ini, dino­batkan sebagai juara pertama dalam kategori pemain alat musik terbaik, dalam ajang Festival Nasional Musik (FN­M) 2016 yang digelar Ke­metrian Pendidikan dan Ke­budayaan RI di Patigi, Mau­tong, Sulawesi Utara, 22-23 April 2016 lalu.

Mengenakan pakaian se­ko­lah merah-putih, Wahyu tampak gembira, senyumnya sumringah ke setiap anggota protokoler yang berdiri di depannya. Begitu berdiri di depan bersama para tokoh berprestasi lainnya, Wahyu yang bersekolah di SDN 01 Taeh, itu pun diberikan peng­hargaan berupa plakat daerah diserahkan Wabup, Ferizal Ridwan di hadapan Sekdakab Yendri Tomas dan Ketua Sang­gar Bahana Nada Murni dari Gugus II, Kecamatan Payakumbuh, Eldarefni.

Plakat itu, merupakan penghargaan kedua yang dite­rima putra pasangan suami istri Zefriendi dan Linda Efrita ini, setelah ia diu­mumkan sebagai juara di Patigi, prestasi gemilang Wah­yu, yang berhasil menyabet juara terbaik musik nasional, tidak terlepas dari kerja keras banyak pihak. Diantaranya Group Musik Gugus II Pa­yakumbuh, ungkap Ketua Sanggar Bahana Nada Murni, Eldarefni.

Sanggar Bahana Nada Mu­rni dari Gugus II, sebe­lumnya ditunjuk mewakili Sumbar. Mendapat mandat dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sumbar, Kepala Sekolah SDN 06 Taeh Baruah, bertolak ke Sulawesi Utara. Ia pun memboyong serta para anak asuhnya, didampingi para pengurus lain, dian­taranya Joni Muda (pelatih) Toni Ismaldi (penata artistik) Dana Barani (penata rias dan busana).

Selain Wahyu, ada lima anak sanggar musik lainnya, yang ikut serta mewakili Sum­bar mengikuti ajang nasional ini. Mereka antara lain, Nur­hafizal, Rendi Febrian, Dita Anggraini, Elsa Adrianti dan Widia Rahma Suci, yang bera­sal dari sejumlah perwakilan sekolah SD di Kecamatan Payakumbuh, kata Eldarefni lagi. 

 “Ajang FNM 2016 yang digelar Kemendikbud, me­miliki tiga kategori lomba, meliputi kategori pemain musik terbaik, penata musik terbaik, serta penampilan musik terbaik. Adapun, Wah­yu berhasil menang pada kate­gori pemain musik terbaik, setelah ia sukses menam­pilkan permainan musiknya, memakai 8 alat musik dae­rah,” tuturnya.

Dikatakan, alat musik dae­rah Minang yang dibawakan Wahyu, antara lain berna­matalempong, bansi, tasa, simbel, gendang, talempong melodi, talempong akor dan tontong. “Pada festival terse­but, gugus II mengangkat tema berjudul ‘Mandapek’. Manda­pek, merupakan baha­sa daerah yang berarti ber­untung, prestasi ini akan terus kami pertahankan,” sebutnya. (h/zkf)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]