Terminal Barang Turunkan Target PAD


Rabu, 27 April 2016 - 02:38:59 WIB

DUMAI, HALUAN — Dinas Perhubungan Kota Dumai UPT Terminal Barang meng­usulkan penurunan target pendapatan retribusi jasa parkir terminal barang pada anggaran perubahan 2016, dari awal Rp18 miliar menjadi Rp14 miliar.

Disampaikan Kepala Unit Pelaksana Teknis Terminal Barang Kota Dumai, Indra Syahputra, usulan pengurangan target sebesar Rp4 miliar ini, karena tren penu­runan harga minyak kelapa sawit di pasaran dan peralihan moda transportasi peng­angkutan dari darat ke laut.

“Target penerimaan retribusi jasa parkir terpaksa kita ajukan penurunan karena berbagai kondisi yang tidak memungkinkan dengan angka Rp18 miliar setahun,” kata Indra kepada pers.

Dijelaskan dia, alasan lain agar target PAD dikurangi karena sejauh ini sistem pengelolaan penarikan retribusi jasa parkir belum optimal dan masih manual akibat kurang mendapat suntikan dana dari pemerintah.

Akibat lain karena ada pembangunan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) diluar Kota Dumai sehingga konsentrasi penyaluran minyak sawit oleh pelaku usaha jadi terpe­cah karena lebih efektif melalui jalur laut.

“Ini membuat target penerimaan ditu­runkan, ditambah lagi mekanisme pe­mungutan retribusi belum dikelola dengan baik dan tidak kunjung mendapat suntikan dana dari pemerintah,” jelasnya.

Sementara, Kepala Dinas Perhubungan Dumai Bambang Soemantri akan ber­kordinasi dengan pengelola Terminal Barang untuk meningkatkan pendapatan dan mengoptimalkan pengawasan.

“Tren penurunan juga diprediksi bakal terjadi pada 2017 depan dari target awal Rp18 miliar jadi Rp14 miliar setahun,” ujarnya.

Dinas Perhubungan Dumai juga beren­cana akan mengubah nama terminal barang ini menjadi tempat parkir khusus kendaraan angkutan barang, dalam rangka mem­pertahankan aset daerah dan optimalkan fungsi.

Selain itu, akan membangun tiga ter­minal pembantu di sejumlah pintu masuk perbatasan agar sistem penarikan retribusi pajak parkir kendaraan masuk tertib dan menekan potensi pungutan liar. (h/hr)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu, 08 Oktober 2016 - 02:43:56 WIB
    SEJAK DIBANGUN TAHUN 2010

    Terminal Pelabuhan Roro Belum Digunakan

    DUMAI, HALUAN — Sejak dibangun tahun 2010, Terminal Pelabuhan Roro di Dumai, hingga saat ini belum digu­nakan dan telah banyak yang rusak. Proyek APBN yang berniliai miliaran rupiah itu pun terbengkalai dan belum ada serah.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]