Takut Didemo

Banyak Gubernur Ajukan Pemekaran Daerah


Rabu, 27 April 2016 - 03:00:07 WIB

JAKARTA, HALUAN — Wakil Presiden Jusuf Kalla mengungkapkan, banyak kepala daerah yang meminta pemekaran bagi daerahnya kepada pemerintah pusat. Namun, permintaan pemekaran itu dilakukan secara terpaksa lantaran takut didemo.

“Karena banyak daerah gubernurnya katanya ter­paksa teken perjanjian kare­na alasan takut didemo,” ujar Kalla di Jakarta, Selasa (26/4).

Wapres menganggap per­mintaan pemekaran dae­rah karena ketakutan itu tak beralasan. Ia pun m­enya­yangkan jika para kepala daerah sampai harus mem­bawa wacana itu ke tingkat pusat.

Meski demikian, Kalla menegaskan bahwa peme­rintah pusat tidak akan me­ngabulkan permintaan terse­but. Pemerintah sudah memberlakukan mora­tori­um pemekaran daerah baru.

“Jadi semua sampah di­bawa ke pusat. Di daerah sudah ditandatangani pada­hal tidak mau,” kata Wap­res.

“Hanya terpaksa saja, daripada ada korban maka kami umumkan saja seka­lian sekarang, tidak ada pemekaran,” lanjut dia.

Sebelumnya, Wapres me­­je­laskan, pemekaran da­e­rah baru berpotensi meng­gerus anggaran pemerintah pusat. Hal itu karena daerah baru pasti membutuhkan banyak dana untuk pem­bangunannya.

Sementara itu, tutur Kal­­la, pertumbuhan eko­nomi nasional tidak sebaik bebe­rapa tahun silam. Bah­kan, ia menyebutkan ang­garan pemerintah menga­lami defisit.(h/kcm)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]