Sensus Ekonomi 2016

BPS Terjunkan 340 Ribu Petugas


Rabu, 27 April 2016 - 03:01:01 WIB
BPS Terjunkan 340 Ribu Petugas Suasana saat sosialisasi Sensus Ekonomi (SE) 2016 di sebuah daerah beberapa waktu lalu.

JAKARTA, HALUAN  — Presiden Joko Widodo (Jo­kowi) menyebut proses sen­sus ekonomi 2016 bukanlah tugas yang mudah untuk dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Nasional.

“Saya tahu bahwa sensus ekonomi 2016 bukan tugas yang mudah. Apalagi seka­rang banyak menjamur bis­nis berbasis online dan ada hasil yang ingin didapatkan, yakni data yang akurat,” kata Jokowi di Istana Nega­ra, Jakarta Pusat, Selasa (26/4).

Adapun data akurat te­r­se­but diharapkan mampu menunjukkan kondisi dan potensi ekonomi dari selu­ruh wilayah di Tanah Air.

“Kondisi dan potensi ekonomi dari yang terkecil di pedesaan, naik lagi ke kecamatan lalu ke kabu­paten. Kemudian juga pot­ret dari usaha mikro, kecil, menengah hingga besar ha­rus kita dapatkan,” ujarnya.

Pada kesempatan ini, Presiden menyampaikan ucapan selamat bertugas kepada BPS yang akan se­gera melakukan sensus ekonomi di Indonesia.

Adapun pada pelak­sana­an sensus ekonomi 2016, BPS akan menerjunkan se­kitar 340 ribu tenaga pen­dukung survei.

“Ini sebuah angka yang besar sekali, 340 ribu petu­gas lapangan tersebar di 81.789 desa dan kelurahan. Tetapi yang penting, data yang nanti diperoleh harus betul dan akurat. Itulah yang akan kami (pemerintah) pakai untuk memfor­mu­lasikan sebuah kebijakan jangka pendek, menengah maupun panjang,” tuturnya.

Untuk itu, Jokowi meng­harapkan agar seluruh ke­men­terian dan lembaga mam­pu mendukung kesuk­sesan pelaksanaan survei ini.

“Seluruh kementerian dan lembaga yang terkait saya minta untuk men­du­kung penuh keberhasilan survei ini. Juga pemprov, pemkab hingga pemkot juga mendukung sensu ekonomi 2016 yang nanti akan dilak­sanakan pada 1 hingga 31 Mei 2016,” tandasnya.(h/inl)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu, 13 Juni 2020 - 22:48:20 WIB

    Sektor Ini Paling Terdampak Pandemi COVID-19 Versi BPS

    Sektor Ini Paling Terdampak Pandemi COVID-19 Versi BPS HARIANHALUAN.COM - Survei sosial demografi Badan Pusat Statistik (BPS) kepada 87.379 responden di Indonesia menunjukkan terjadi penurunan pendapatan relatif tinggi di masa pandemi COVID-19..
  • Jumat, 01 Mei 2020 - 15:33:32 WIB

    Data Kemiskinan Kemensos Belum Diperbaruai sejak 2015, BPS Ungkap Kendalanya

    Data Kemiskinan Kemensos Belum Diperbaruai sejak 2015, BPS Ungkap Kendalanya JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Persoalan data terkait bantuan sosial masih terjadi. Data orang miskin yang digunakan Kemensos disebut tidak diperbaharui sehingga bansos jadi salah sasaran. Deputi Bidang Statistik Sosial Badan Pu.
  • Senin, 20 April 2020 - 14:39:28 WIB

    Di Tengah Pandemi Corona, BPSB Tetap Kawal Produksi Benih

    Di Tengah Pandemi Corona, BPSB Tetap Kawal Produksi Benih JAMBI, HARIANHALUAN.COM -- Memasuki musim tanam kedua dan masa pandemik Covid-19 ini, Kabupaten Jambi melalui Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Tanaman (BPSB ) tetap melaksanakan pengawalan produksi benih..
  • Senin, 28 Oktober 2019 - 12:16:35 WIB

    Sindir Eks Mentan Soal Data BPS, Ini Kata Gerindra

    Sindir Eks Mentan Soal Data BPS, Ini Kata Gerindra JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Anggota DPR dari Fraksi Gerindra, Darori Wonodipuro menilai ucapan mantan Menteri Pertanian Amran Sulaiman yang menuding data lahan sawah yang dikeluarkan BPS tidak akurat itu sangat tidak relevan..
  • Jumat, 05 Februari 2016 - 03:15:18 WIB

    Data BPS Jadi Acuan Pengurangan Kemiskinan

    JAKARTA, HALUAN — Wa­kil Presiden Jusuf Kalla mengatakan data milik Ba­dan Pusat Statistik menjadi acuan bagi kemen­terian dan lembaga pe­merintah non-ke­men­te­rian (K/L) terkait untuk mengurangi kemis­kinan di Tan.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]