Bus Mandala Nyaris Seruduk Rumah Warga


Rabu, 27 April 2016 - 03:39:57 WIB
Bus Mandala Nyaris Seruduk Rumah Warga Bus Mandala remuk setelah terguling ketika mencoba mendahului kendaraan di depannya. Akibat Peristiwa naas bus mengalami rusak berat. (RAHMAT HIDAYAT)

Agam, Haluan — Bus bus Antar Kota Dalam Pro­vinsi (AKDP) jurusan Pa­dang-Pasaman, Mandala dengan nomor polisi BA 9752 SU, nyaris meng­han­tam rumah penduduk da­lam kecelakaan tunggal yang terjadi persisnya di ruas jalan Padang Cakur, Jorong Bawan Tuo, Kenagarian Bawan, Kecamatan Ampek Nagari, Senin malam sekitar pukul 19.00 WIB.

Dalam kejadian tersebut belasan korban mengalami luka berat maupun ringan, namun peristiwa tersebut tidak sampai merenggut korban jiwa. Berdasarkan  informasi yang dihimpun di lapangan bus Mandala ter­guling setelah mencoba men­dahului kendaraan di­depannya. Akibat Peristiwa naas bus mengalami rusak berat.  

Adapaun ke enam pe­numpang yang mengalami luka berat adalah Siti Nu­raini (50), Mansurdin (55 ) Supir Syefri Andre (26) Zufrizal (51), Sumardi (48 ), Hasim (1). Korban me­ngalami luka sebagian pada bagian kepala, dan men­derita patah tulang, akibat benturan. Paska kejadian korban langsung di larikan di RSUD Lubuk Basung, kemudian lima orang kor­ban yang mengalami patah tulang di rujuk ke Padang.

Sementara korban yang mengalami luka ringan ada­lah, Susi Siswanti (23)  Deni Junaidi (32), Ernawati (34), Juli Herni (61), Saminam (43), Fatwa Handayani (26), Winda Wati (23), Wahyuni Okta (31), setelah kejadian mereka mendapatkan pera­watan di Puskesmas Bawan.

Salah seorang saksi ke­jadian Jhonder mengatakan, penduduk setempat me­ngaku melihat ada dua bus yang kejar-jejaran namun bus satu lagi tidak diketahui bernama apa. Pada situasi itu kondisi jalan cukup licin, bus Mandala yang ringsek itu mencoba mendahuli bus di depan, tetapi sopir kehi­langan kendali. 

Menurutnya, bus itu ring­sek didekat gudang jagung, mobil­ terhempas dalam ke­daan berdiri, di tahan kabel jaringan tenaga rendah, kalau tidak sudah sampai m­e­nye­ruduk rumah warga. M­as­y­a­rat yang mendengar den­tuman keras akibat peritiwa itu kemudian memberikan pertolongan dengan cepat. Ada korban yang terjip dan darah berceceran.

Kepala Satuan La­lu­lintas (Satlantas) Kepo­lisian Resor (Polres) Agam AKP Arnanda Putra, Selasa (26/4), mengatakan, bus Man­dala tersebut dikedarai oleh Syefri Andre dari kota Pa­dang menuju Pasaman Ba­rat. Ini merupakan kece­lakaan tunggal, kejadian berawal saat bus Mandala melaju dengan kecepatan tinggi hilang kendali di Padang Kucur.

Menurut pengakuan so­pir, bus mengalami putus bola-bola stir sehingga ia tidak mampu menguasai ster mobil tersebut. Ia juga mengaku terkejut mengapa ster saat itu sangat sulit dikendalikan. Sopir sudah mencoba menghindari terja­dinya peritwa tersebut. Na­mun menurut pe­nyelidikan sementara bus itu dipacu dengan kecepatan mak­si­mal sehingga menye­bab­kan pesertiwa tersebut.

“ Sopri Syefri Andre tidak bisa mengendalikan kendaraannya karena me­laju dengan kecepatan tin­g­gi, akibatnya bus men­galami slip dan hilang kendali. Apalagi ketika itu jalan licin akibat gerimis,” ungkapnya.

Arnanda me­nam­bah­kan, akibat insiden tersebut, kerugian materil sekitar Rp30 Juta.  mengaku saat ini ma­sih melakukan pedala­man lebih lanjut terkait kejadian itu. Ia juga me­ngim­bau agar para sopir untuk tidak mengendarai kendaraan terlalu kencang sehingga lepas kendali dise­babkan mulusnya jalur yang membentang dari jalur Lu­buk Basung sampai Pelem­bayan. (h/yat)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]