Kasus Pengadaan Alkes

Mantan Sekretaris Dinkes Pessel Dituntut 7 Tahun Penjara


Rabu, 27 April 2016 - 03:55:35 WIB

PADANG, HALUAN — Man­­tan Sekretaris Dinas Ke­se­hatan Kabupaten (Din­kes) Pesisir Selatan, Abdul Kani, yang menjadi terdakwa dalam kasus pengadaan alat-alat Kesehatan (Alkes) pada 2012 lalu dituntut oleh Jaksa Pe­nuntut Umum (JPU) Ke­­­jak­saan Negeri (Kejari) Pa­dang dengan tuntutan 7 tahun penjara. Selasa (26/4).

Dalam pembacaan tun­tutan, JPU Vavanda Putra mengatakan, terdakwa ter­bukti melanggar pasal 2 jo pasal 18 UU Nomor 31 ta­hun 1999 tentang pem­be­rantasan tindak pidana ko­rupsi, sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU nomor 20 tahun 2001 ten­tang perubahan UU 31 ta­hun 1999 tentang pem­be­rantasan tindak pidana ko­rupsi jo pasal 55 ayat 1 poin 1 KUHP.

Selain menuntut ter­dak­wa dengan tuntutan 7 tahun pen­jara, terdakwa juga di­tuntut membayar denda se­besar Rp200 juta subsider 4 bulan kurungan penjara. Se­dangkan berdasarkan audit Badan Pe­ngawasan Ke­ua­ngan dan Pem­bangunan (BPKP) Sumbar, negara me­nga­lami kerugian sebesar Rp379.068.182 da­lam kasus ini.

Dalam sidang pem­ba­caan tuntutan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipi­kor) Padang, terdakwa yang didam­pingi Penasehat Hukum (PH) Riri Suharja dan Yunizal Cha­niago akan menyampaikan nota pem­belaan terhadap tuntutan tersebut.

“Kami akan mengajukan pledoi atas tuntutan ter­sebut,” kata PH terdakwa dalam persidangan.

Kasus ini dimulai saat Bupati Pesisir Selatan me­nge­luarkan SK tertanggal 12 Januari 2012 untuk pro­gram Pengadaan Penin­g­katan dan Perbaikan Sa­rana-Prasarana Puskesmas, dan Puskesmas Pembantu (Pustu). Anggaran untuk program itu berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) pada 2012 sebesar Rp1,5 miliar. Setelah men­dapatkan rekanan yang akan melakukan pengadaan, ke­mudian dibuat kontrak berisi 15 item barang yang harus diadakan.

Namun, setelah pem­bayaran proyek dilakukan, ditemukan sejumlah tipe alat yang telah diadakan tersebut tidak sesuai dengan atu­ran dalam Perpres No­mor 54 tahun 2012, se­hing­ga diduga me­nye­babkan kerugian nega­ra sebesar Rp379.068.182.

Selanjutnya, sidang yang diketuai oleh Fahmiron dan didampingi hakim anggota Sapta Diharja dan Emria akan dilanjutkan pekan de­pan dengan agenda pem­belan dari PH terdakwa. (h/isq)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu, 27 Juni 2020 - 22:55:17 WIB

    Jadi Modal Usaha, Mantan Napi Dibantu Kambing Betina

    Jadi Modal Usaha, Mantan Napi Dibantu Kambing Betina HARIANHALUAN.COM - Mantan Nara Nidana (napi) menerima bantuan dari Kapolsek Tanjung Baru, Kabupaten Tanah Datar, Ipda Evi Hendri Susanto, berupa seekor kambing betina. Kemudian bantuan itu langsung diberikan kepada yang bersa.
  • Selasa, 23 Juni 2020 - 11:52:51 WIB

    Mantan Wawako Padang Panjang dan Istri Positif Covid-19

    Mantan Wawako Padang Panjang dan Istri Positif Covid-19 HARIANHALUAN.COM - Dua warga Padang Panjang yang dilaporkan positif terkonfirmasi virus Corona atau Covid-19 di Padang Panjang ternyata mantan wakil walikota bersama istrinya. Saat ini tracking menyeluruh sedang dilakukan apa.
  • Selasa, 14 April 2020 - 23:57:09 WIB

    Mantan Bupati Pasaman Benny Utama Sambangi Warga Terdampak Banjir di Cubadak

    Mantan Bupati Pasaman Benny Utama Sambangi Warga Terdampak Banjir di Cubadak PASAMAN, HARIANHALUAN.COM - Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Benny Utama, mengunjungi warga terdampak bencana banjir di Nagari Cubadak, Kecamatan Duakoto, di tengah pandemi virus corona (Covid-19) melanda Kabupaten Pasam.
  • Selasa, 13 Agustus 2019 - 23:20:59 WIB

    Gegara Pungli, Mantan Kepala UPTD Ini Divonis 1,6 Tahun Penjara

    Gegara Pungli, Mantan Kepala UPTD Ini Divonis 1,6 Tahun Penjara PADANG, HARIANHALUAN.COM - Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Kelas I A Padang menjatuhkan hukuman pidana kepada mantan kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Laboratoriu.
  • Jumat, 19 Juli 2019 - 14:08:37 WIB

    Latih Mantan Pecandu Narkoba, BLK Padang Terima Penghargaan dari BNN Sumbar

    Latih Mantan Pecandu Narkoba, BLK Padang Terima Penghargaan dari BNN Sumbar PADANG, HARIANHALUAN.COM--Balai Latihan Kerja ( BLK) Padang mendapat Penghargaan dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatera Barat dalam rangka mendukung program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Pered.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]