Sawit Akan Ditukar Manggis


Rabu, 27 April 2016 - 14:48:06 WIB

Agam, Haluan — Pemerintah Kecamatan Ampek Nagari mendorong masyarakat mengalihkan areal perkebunan sawit mereka di wilayah ketinggian dengan tanaman yang lebih produktif. Dulu tanaman sawit menjadi idola para petani, banyak bibit sawit yang ditanam namun sekarang hasilnya tidak seperti yang diharapkan.

“Tidak sedikit petani kecewa, karena karena buah sawit mereka tidak seperti yang diharapakan. Oleh karena itu ada upaya petani mengganti tanaman sawitnya dengan komoditas yang lebih cocok serta produktif untuk lahan mereka,” kata Camat Ampek Nagari Idrus Dt. Rajo Angek Nan Kuniang, Selasa (26/4).

Ia menjealskan, di Ampek Nagari cukup banyak banyak petani yang me­nanam bibit sawit kurang berkualitas, apalagi tanaman tersebut banyak ditanam di lahan kering dan perbukitan di Nagari Sitalang, Batu Kam­biang, dan Sitanang, termasuk sebagian di Nagari Bawan. Luasnya diperkirakan bisa mencapai ribuan hektar.

Menurutnya, karena keluhan itu pihaknya juga berencana memotivasi petani untuk mengganti tanaman sawit di lahan kering, dan lahan perbukitan, dengan komoditas lain. Adapun yang menjadi buah yang cukup dilirik petani saat ini adalah manggis. Pihak juga akan berkordinasi Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dis­hutbun), dan Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (Dipertahornak).

Dikatakannya, tanaman ini sangat tidak bagus bila ditanam di lahan perbukitan dan lahan kering. Karen tanaman sawit baru ideal ahan rawa, dan gambut. Bila ditanam di lahan kering di perbukitan, hasilnya tidak memuaskan karena tanaman sawit mem­butuhkan air. Sementara kebe­radaan tanaman sawit di perbukitan, juga memiliki resiko tersendiri. “ Terkait dengan gagasan ini kita tentunya berkordinasi Dinas Kehu­tanan dan Perkebunan (Dishutbun), dan Dinas Pertanian Tanaman Pa­ngan Hortikultura dan Peternakan. Karena mereka yang paling tahu sekait tanaman apa cocok ditanam di lahan kering dan per­bukitan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, untuk meng­alihkan lahan-lahan tersebut tentu harus berproses. Secara bertahap langkah ini sangat bagus. “Kita akan mencoba menggantinya dengan komoditas yang diinginkan petani, dan sesuai pula dengan kemampuan pihak SKPD terkait di Pemkab Agam,” jelasnya. (h/yat)

 

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]