Khalawi: Sumbar Lumbung Air Bersih

Maninjau dan Singkarak Prioritas Revitalisasi


Kamis, 28 April 2016 - 04:41:37 WIB
Maninjau dan Singkarak Prioritas Revitalisasi Ir H Khalawi AH M Sc MM.

PADANG, HALUAN — Dari 15 danau di Indonesia yang akan direvitalisasi oleh pe­me­rintah, dua danau berada di Sumatera Barat yakni Danau Singkarak dan danau Maninjau  menjadi  prioritas utama pemerintahan Jokowi-Jk.

Ir H Khalawi AH M Sc MM. Staf Ahli Menteri  Ke­men­teri­an Pe­kerjaan Umum da­n Perumahan Ra­kyat(PUPR)  Bi­dang Tek­nologi industri dan Li­ng­kungan men­je­las­kan, 15 danau be­sar yang akan di­re­vitalisasi ter­se­but ada­lah Danau Toba, Sing­karak, Maninjau, dan Kerinci di Pulau Su­matera, Danau Rawa Pening di Pulau Jawa, Danau Sen­tarum dan Danau Semayang di Pulau Kalimantan, Da­nau Tempe, Poso, Limboto, Tondano dan Matano di Pulau Sulawesi, Danau Ba­tur di Pulau Bali, serta Danau Sentani di Pulau Papua. “Dari “tiga prioritas di Sumatra untuk ditangani melalui Gerakan Nasional Kemitraan  Penyelamatan Air (GN-KPA)  yakni yakni Danau Singkarak dan Ma­ninjau,” ujar pejabat PU pusat ini.

Menurut  Khalawi da­lam kegiatan Pem­binaan Revitalisasi Gerakan Na­sio­nal – Ke­mitra­an Penye­lama­tan Air (GN-KPA) di Hotel Mercure Rabu (27/4), sebanyak 506 sungai di Sumbar memiliki potensi sebagai lumbung air. Na­mun, juga dapat me­nim­bulkan bencana disaat mu­sim hujan. Oleh sebab itu perlu koordinasi antara pemerintah pusat dan pe­merintah daerah untuk me­n­yelamatkan kualitas dan kuantitas air.

Khalawi menambahkan ditingkat na­si­o­nal telah disepakati sasaran lokasi revitalisasi GN-KPA yaitu Pemulihan danau pada 15 danau, 15 Daerah Aliran Sungai (DAS), prioritas dari 108 DAS kritis, 44 Bendungan, 100 Embung, 100 Situ. “Air harus di­selamatkan, karena sungai sangat banyak dan me­ru­pakan potensi lumbung air. Tetapi juga sebagai bencana jika hujan terjadi,”  jelasnya.

Ia menambahkan, di­per­lukan upaya bersama pe­merintah pusat dan daerah dalam pengelolaan sumber air. “Inti perlu di­selamat­kan kuantitas maupun kualitas air, sehingga anak cucu mendapatkan air dan tidak kekurangan untuk masa depan, serta makhluk hidup. Peningkatan populasi pen­duduk sangat signifikan menurunkan kualitas dan kuantitas  air. Karena ke­butuhan masyarakat yang semakin meningkat menjadi eksploitasi terhadap eko­sistem air,” terangnya.

Ia  juga mengapresisai pelaksanaan  di Sumbar telah dimulai tahun 2008 dengan kegiatan, Penghijauan hulu Batang Kuranji, Sosialisasi GN-KPA Sumbar, Penghijauan di Situ Mega Melit, Simawang, Kabupaten Tanah Datar, Penghijauan di SMA N 16 Padang. Pembuatan Biopori di SMA N 5 Padang dan SMA 12 N Padang. Dilanjutkan tahun 2014 dengan Pem­bentukan Tim GN-KPA Provinsi Sumbar.

Sementara itu, Gubernur Sumbar  Irwan Prayitno mengatakan bahwa pelaksanaan GN-KPA di Sumbar telah dimulai tahun 2008. “Tentunya kegiatan yang telah dilak­sanakan masih belum sempurna, oleh sebab itu perlu diadakan kegiatan revitalisasi ini”, tambah Irwan Prayitno. Ia menambahkan, dari 15 danau prioritas, terdapat dua  danau di Sumbar yang akan direvitalisasi yakni Danau Maninjau dan Danau Singkarak. Dari 108 DAS kritis terdapat 2 DAS yakni DAS Anai, dan DAS Kuranji.”Semoga dengan adanya MoU dari delapan  kementerian dan penajaman program revitalisasi GN-KPA 2016-2020 dapat men­cegah kekurangan ketersedian air serta menjaga dan me­lestarikan sumber air untuk kehidupan masyarakat,”pungkasnya.

Lanjutnya, Sumbar menargetkan agar air terus tersedia untuk manusia serta menjaga stabilitas dan mencegah kerusakan hutan. “Pemerintah Provinsi Sumbar telah membuat beberapa program seperti penghijauan dan biopori disekolah, serta melakukan sosialisasi kepada stakeholder terkait,”katanya.

Tetapi hal tersebut belum mantap, kata Irwan Prayitno sehingga hari ini dibuatkan program revitalisasi. Karena tahun 2005 lalu telah dicanang­kan, sekarang direvitalisasi lagi dengan menghadirkan narasumber di­bidang­nya untuk memberi semangat dan mengak­tifkan kembali. “Gerakan ini lebih proaktif, jika suatu waktu kekurangan air, serta untuk masa depan,” ujarnya. (h/ows/dn)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu, 27 Agustus 2016 - 11:22:23 WIB

    10 Ribu Bibit Pohon Hijaukan Salingka Maninjau

    10 Ribu Bibit Pohon Hijaukan Salingka Maninjau AGAM, HALUAN - Ketua Yayasan Hutan Lestari Indonesia (YHLI) Ardedi Tanjung mengatakan, pihaknya akan memperbaiki hulu hutan di salingka Danau Maninjau dengan menanam sekitar 10.000 bibit pohon pelindung dan buah-buahan..
  • Senin, 01 Agustus 2016 - 04:16:31 WIB

    Perantau Maninjau Gelar Halalbihalal

    PADANG, HALUAN — Per­satuan Perantau Kenagarian Ma­ninjau (PPKM) me­nga­dakan silaturrahmi dan ha­lal­bihalal dalam rangka me­ning­­katkan rasa persau­daraan dan keakraban, Ming­gu (31/7). Kegiatan yang dilak­s.
  • Jumat, 23 Januari 2015 - 19:59:55 WIB

    Hindari Singkarak Bernasib Seperti Maninjau

    BUAT PERDA PEMBATASAN KERAMBA

    PADANG, HALUAN — Untuk menghindari keja­dian tahunan  kematian ikan Danau Maninjau juga  menimpa Danau Singkarak, Dewan Perwa­kilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumbar m.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]