Kanwil Kemenkum dan HAM Sumbar

Aktifkan Wartel dan e-Money di Lapas/Rutan


Kamis, 28 April 2016 - 04:56:44 WIB
Aktifkan Wartel dan e-Money di Lapas/Rutan

PADANG, HALUAN — Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kanwil Kemenkum dan HAM) Sumbar akan mengaktifkan kembali warung telkom (wartel) dan e-money di 22 Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan (Rutan) yang ada di Sumbar. Hal ini untuk antisipasi tindak kriminalitas yang dilakukan di dalam maupun di luar Lapas/Rutan.

Kepala Kanwil Kemen­kum dan HAM Sumbar An­sa­ruddin ditemui di Rutan Anak Aie, Kelurahan Bati­puah Panjang, Kecamatan Koto Tangah di sela upacara Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) Rabu, (27/4) menga­takan, seperti diinstruk­sikan Menteri Dalam Nege­ri (Mendagri) agar semua Lapas/Rutan di Indonesia harus mengaktifkan kem­bali wartel dan e-money, maka ke depan Lapas/Rutan di Sumbar dengan bekerja sama dengan pihak perban­kan dan provider akan me­ng­aktifkan sistem ini kem­bali mulai tahun ini.

“Ini sebenarnya sudah ada sejak lama, namun be­lum begitu efektif. Maka tahun ini akan kita aktifkan lagi. Kita akan bekerjasama dengan provider yang terla­ten untuk wartel dan per­ban­kan untuk e-mo­ney,” katanya.

Tujuan diaktifkan kem­bali wartel ini kata Ansa­rud­din untuk mengan­tisi­pasi agar tidak ada nara­pidana yang sembunyi-sembunyi untuk membawa masuk alat komunikasi ke dalam La­pas/Rutan. “De­ngan hadir­nya wartel akan memu­dah­kan untuk napi nantinya berkomunikasi dengan ke­luarga. Dan lagi apa yang menjadi pem­bicaraan akan mudah ter­pantau,”ujarnya.

Sementara pengaktifan e-money agar nantinya ti­dak ada lagi napi dengan petugas melakukan tinda­kan me­lang­gar dengan peng­­gunaan uang tunai seperti sebelum­nya. “Nan­ti dengan e-money keluar­ga hanya tinggal me­ngi­rim via rekening. Sehing­ga na­pi dengan mudah ber­be­lanja meng­gunakan e-mo­ney ini,”pungkasnya.

Ansaruddin juga mene­kankan, dengan peng­gu­naan e-money juga akan terendus napi dengan tran­saksi yang mencurigakan karena untuk batasan uang di dalam kartu e-money nantinya tidak bo­leh lebih dari Rp1 juta. “Ketika mereka ingin ma­kan enak keluarga bisa me­ngirim melalui e-money. Tapi, tidak boleh berjuta-juta karena ini akan dipantau oleh pengawas keuangan juga nan­tinya,”tukasnya.

Dilanjutkannya, untuk pengawasan selain me­nam­­bah jumlah petugas jaga sekitar 150 orang Kanwil Kemenkum dan HAM juga akan memperbanyak CCTV (Close Circuit Television) di 22 Lapas/Rutan yang tersebar di Sumbar.

“Hari Bakti Pema­sya­rakatan ini momentum bagi kita untuk berbenah. Apa­kah itu dari perbaikan ma­na­jemen pengawasan, juga untuk mengatasi kelebihan kapasitas Lapas/Ru­tan,” tukasnya.

Kanwil Kemenkum dan HAM menargetkan lima tahun ke depan masalah over capacity Lapas/Rutan di Sumbar akan tuntas. (h/isr)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu, 16 Oktober 2019 - 17:12:05 WIB

    Wah Keren!! Bendi Online Padang Akan Diaktifkan Lagi

    Wah Keren!! Bendi Online Padang Akan Diaktifkan Lagi PADANG, HARIANHALUAN,COM - Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Padang berencana akan kembali mengaktifkan bendi online. Namun kali ini bendi online tidak akan mempunyai aplikasi tersendiri, melainkan bergabung de.
  • Ahad, 14 Juni 2015 - 19:54:19 WIB

    Dikti Nonaktifkan 7 PTS di Sumbar

    Tujuh PTS di Sumbar dinonaktifkan. Sementara dua PTS lainnya mendapat ‘lampu merah’ dari Kopertis Wilayah X.

    .
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]