Resmikan Pasar Rakyat

Puan Minta Pemda Fasilitasi Pasar dan Usaha Mikro


Senin, 02 Mei 2016 - 04:22:36 WIB
Puan Minta Pemda Fasilitasi Pasar dan Usaha Mikro MENKO Puan Maharani membagikan bantuan sosial kepada keluarga harapan di Limapuluh Kota.

LIMAPULUH KOTA, HLUAN — Pasar menjadi salah satu mata rantai ekonomi kerakyatan, tempat masyarakat berinteraksi menjalankan aktivitas perdagangan. Karena itu, seluruh pasar tradisional di daerah harus dijaga, dilengkapi fasilitas dan kebersihannya.

Pemerintah daerah dapat berkoordinasi dengan Menko untuk terus memfasilitasi pem­bangunan-pembangunan pasar rakyat, disamping men­dorong peningkatan usaha mikro.

Baca Juga : Menparekraf Bakal Undang Investor Kembangkan The Gate of Minangkabau di Padang Panjang

Menko Pembangunan Ma­nusia dan Kebudayaan, Puan Maharani, mengatakan hal itu, saat melakukan kunjungan kerja ke Limapuluh Kota, Sabtu (3/4). Dia meminta pemerintah daerah bersama masyarakat terus mem­fasili­tasi pembangunan pasar tradi­sional di daerahnya. Sebab, pasar menjadi salah satu mata rantai ekonomi kerakyatan, tempat masyarakat berinte­raksi menjalankan aktifitas perdagangan.

Dalam kunjungan kerja­nya itu, Puan tampak didam­pingi sejumlah pejabat dan staf dari Kementerian PMK. Turut hadir mendampingi, Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit, Anggota DPR RI PDIP asal pemilihan Sumbar, Alek Indra Lukman, serta Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi dan Wabup Fe­rizal Ridwan.

Baca Juga : Padang Panjang Teken Dokumen PKS Optimalisasi Pemungutan Pajak Pusat dan Pajak Daerah

Terlihat juga, Kepala BKKBN Pusat, Surya Chan­dra Surapati serta unsur Mus­pida Limapuluh Kota. Keda­tangan Menko PMK Puan Maharani ke Limapuluh Kota, mendapat sambutan hangat masyarakat dan Pemerintah Kabupaten setempat. Selain membawa bantuan sosial dan meresmikan pasar, Puan juga didaulat meresmikan salah satu program Nasional Revo­lusi Mental, Sayang Jompo.

Peresmian gedung baru Pasar Rakyat Sarilamak, yang difasilitasi oleh Pemkab Lima­puluh Kota, menjadi agenda utama Puan Maharani, karena program tersebut berkaitan langsung dengan program Kemendag serta Gerakan Revolusi Mental. “Pengem­bangan pasar rakyat ini, kita tekankan untuk terus diting­katkan,” pesan Puan.

Baca Juga : Legislator Sumbar: Watek Ducati Menyajikan Suasana Asri

Pasar Rakyat, katanya, akan berdampak langsung terhadap peningkatan ekono­mi masyarakat, jika dikelola dengan baik dan profesional. Pemerintah berikut masya­rakat daerah ditekankan, agar menyelaraskan pemanfaatan pasar dengan kearifan lokal. Salah satunya, melalui pen­jualan barang industri lokal, hasil usaha mikro yang di­kelola masyarakat.

Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi, sangat berterima kasih atas kepedulian Peme­rin­tah Pusat khususnya Men­ko PMK, dalam mendorong pembangunan sumber daya dan usaha mikro sebagai sum­ber ekonomi kerakyatan. Dia melaporkan, sejauh ini Pem­kab terus berupaya menyel­a­raskan pelbagai program Pu­sat terkait pembangunan.

Baca Juga : Menparekraf Siapkan Ombilin Sawahlunto jadi Wisata Heritage

Dikatakan, upaya pemba­ngunan sumber daya manusia dan ekonomi, melalui Gera­kan Revolusi Mental, di Lima­puluh Kota, selain mendorong pengembangan industri lokal, Pemkab juga berupaya mem­bangun garakan sosial dan gotong royong. Salah satunya membangun kesadaran mas­ya­rakat terhadap kegiatan sosial, bertema gerakan nasio­nal orang tua asuh jompo.

Selain itu, gerakan ‘Sato Sakaki Membangun Nagari’ juga dicanangkan untuk pe­nye­larasan pembangunan an­ta­ra ranah dan rantau. Daerah Limapuluh Kota, memiliki banyak kearifan lokal yang dapat digarap maksimal. Ber­bagai potensi daerah seperti di Bidang Pariwisata juga ber­peluang dikembangkan.

“Meski masih tertinggal dibanding daerah lain, kami optimis daerah ini mampu maju dan berkembang ke depan. Sebab, banyak sekali potensi daerah yang bisa di­garap. Kami berharap Pusat dan pemerintah tingkat II, dapat mengakomodir dan turut membantu, upaya kami terutama dalam membangun infrastuktur dan ekonomi kerakyatan,” tuturnya. 

Dalam peresmian pasar, putri mantan Presiden RI Megawati Soekarno Putri ini, langsung menyerahkan bantuan sosial dari Kemensos dan Kemenkop RI. Bantuan terkait Program Keluarga Harapan (PKH) itu berupa bantuan dana dan barang. Di Limapuluh Kota, Puan membagikan bantuan dana untuk 10 Keluarga, 300 paket bantuan sandang, 1 bantuan KUBE dan 1 motor TRC.

Kemudian juga bantuan merek dan design bagi 10 IKM, MP ASI, Mesin Jahit Bordir, 8 BKB KIT, Al Qur’an hingga sertifikat Hak Ke­kayaan Intelektual bagi UKM. Usai peresmian Pasar Rakyat Sarilamak, Menko Puan juga sempat mengunjungi dua ka­wasan destinasi wisata Limapuluh Kota, Lembah Harau dan Kelok Sembilan. (h/zkf)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]