Keselamatan Kawasan Rel Kereta Disosialisasikan


Senin, 02 Mei 2016 - 04:28:26 WIB
Keselamatan Kawasan Rel Kereta Disosialisasikan

PADANG,HALUAN — Tingkat kecelakaan  yang melibatkan kereta api di  Sumatera Barat dan Kota Padang cukup tinggi.

Perlintasan sebidang antara jalur kereta dan jalan raya menjadi pemicunya. Di antaranya, padatnya volume kendaraan, tidak adanya palang pintu perlintasan, serta rel kereta yang melintang lurus, miring, maupun melengkung.

Baca Juga : Pesantren Ramadan 1442 H Resmi Dibuka, Wali Kota Padang: Agar Memberikan Manfaat

Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Sumbar , Amran , kemarin mengatakan pihaknya sudah melakukan sosialisasi keselamatan kepada masyarakat yang ada di kawasan rel kereta api.

Ia menambahkan, pada perlintasan antara Jalur KA dengan jalan, warga atau pengemudi kendaraan wajib mendahu­lukan kereta api melintas.

Baca Juga : Ny Genny Hendri Septa Jabat Ketua Yayasan Pertiwi Kota Padang

“Bagi pengendara kendaraan harus waspada. Sebelum melintasi perlintasan KA supaya berhenti dulu, tengok kanan kiri untuk meyakinkan tidak ada KA yang akan lewat, karena kalau KA sudah lewat tidak bisa berhenti lagi,” ujar Amran.

Sementara itu, Ia juga membenarkan bila tidak semua perlintasan kereta api memiliki penjaga dan palang pintu otoma­tis.

Baca Juga : Penertiban Balap Liar di Padang, Seorang Personel Polisi Ditabrak

“Palang pintu dan petugas hanya pendukung. Sebab terkadang petugas bisa ketiduran atau mesin palang pintu bisa konslet. Jadi yang utama ada pada rambu-rambu dan kewaspadaan pengguna jalan,” tuturnya.

Lebih lanjut, Amran menyampaikan terkadang masyarakat ada yang nakal membuka jalur tanpa izin.

Baca Juga : Batang Arau Disiapkan untuk Berlabuhnya KRI Dewa Ruci pada Festival Jalur Rempah dan Pelayaran Muhibah Budaya Tahun 2021

Minimal di perlintasan ada peringatan suara untuk meminimalisir kecelakaan. (h/ows)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]