Warga Lubuk Buaya Dibegal Tiga Pemuda


Selasa, 03 Mei 2016 - 03:53:10 WIB
Warga Lubuk Buaya Dibegal Tiga Pemuda KETIGA pelaku begal, Riko Agustian (34), Erik Eriando (28), Hari Zulhendri (30) ditangkap jajaran Polsekta Koto Tangah tak lama setelah merampas sepeda motor milik Syafrul Chan (57), warga Padang Sarai Kecamatan Koto Tangah pada Senin (2/5) dinihari di kawasan Blok A Pasar Raya Kota Padang. (MUHAMMAD AIDIL)

PADANG, HALUAN —  Was­­­pada, teror pelaku begal kembali mewarnai aksi keja­hatan di Padang. Kali ini Syafri Chan (57), yang jadi korban oleh tiga pemuda sekaligus di kawasan Blok A Pasar Raya Padang, Minggu (1/5) dinihari.

Pelaku merampas sepe­da motor warga Komplek Lubuk Sejahtera Lestari Blok Gayo Nomor 5 RT 02 RW 08 Kelu­rahan Lubuk Buaya Keca­mat­an Koto Ta­ngah ini, setelah sebe­lumnya diancam akan di­han­tam ba­lok kayo. Takut akan kes­e­la­matannya te­ran­cam, korban pasrah saja sepeda motornya diba­wa pelaku.

Baca Juga : Jadwal Shalat untuk Kota Padang dan Sekitarnya Rabu 03 Maret 2021

Selang sehari, ketiga pelaku ditangkap petugas di Lubuk Buaya. Anggota Ops­nal Polsek Koto Tangah yang berpura-pura hendak mem­beli sepeda motor, ber­ha­sil memancing pelaku lalu me­nangkap mereka, Se­nin (2/5) sekitar pukul 11.00 WIB.

Kapolsek Koto Tangah, Kompol Jon Hendri menu­turkan, setelah menga­man­kan pelaku dan sepeda mo­tor curiannya, petugas me­lacak kepemilikan se­peda motor ke Samsat Padang. Dari iden­tifikasi, diketahui salah satu sepeda motor yang disita petugas dari pelaku adalah milik Syafri Chan, korban begal di kawa­san Pasar Raya Padang itu.

Baca Juga : Peringati Setahun Covid-19, Hendri Septa Beberkan Prosesi PBM Tatap Muka di Kota Padang

“Perburuan dan penye­lidik­an kami membuahkan hasil dimana sesaat sebelum ditangkap, tim Opsnal Res­krim Polsekta Koto Tangah akan bertransaksi dengan pelaku. Sesaat setelah ber­tran­saksi dengan petu­gas, ketiganya langsung dibekuk di batas kota tersebut,” papar Jon Hendri.

Dari tangan ketiga pela­ku, polisi berhasil meng­a­mankan dua unit sepeda motor jenis Honda Vario dan Yamaha X-Ride dengan no­mor polisi (nopol) BA 5272 BV. “Pelaku dijerat dengan pasal 365 KUHP, pencurian dengan tindak kekerasan, dengan ancaman hukuman maksimal 12 ta­hun kurungan penjara,” tukasnya.

Baca Juga : Padang Diguyur Hujan Lebat, Rumah Warga Mulai Digenangi Air

Menurut Kapolsek lagi, ketiga pelaku Riko Agustian (34), warga Marapalam, Ke­ca­matan Padang Timur, E­rik Eriando (28) warga Kam­pung Jawa Dalam Ke­ca­ma­tan Pa­dang Barat, dan Ha­ri Zul­hendri (30) warga Padang Sarai, Kecamatan Koto Ta­ngah  belakangan dike­tahui juga pernah terlibat berbagai kasus seperti penganiayaan, narkoba, dan curanmor.

Awal kejadian ketika keti­ga tersangka ini ber­pura-pura berjalan kaki di tengah jalan. Ketika sepeda motor yang dikendarai ca­lon kor­ban melintasi ja­lanan terse­but dan salah satu pelaku, Erik berpura-pura tertabrak oleh korban. Hari yang de­ngan pintarnya ber­main ak­ting dan men­cari-cari kesa­lahan hingga me­ngan­cam akan memukul­kan balok ke tubuh korban.

Baca Juga : Geledah Kamar Hunian Warga Binaan, Rutan Padang Temukan 10 Sajam

Untuk mendalami kasus pencurian dengan tindak ke­ke­­rasaan ini yang bela­kangan kerap disebut de­ngan aksi begal itu, petugas masih mela­kukan pengem­bangan terha­dap tersangka. (h/mg-adl)

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]